Magelang, 14 Februari 2025 – Kabupaten Magelang kembali menawarkan alternatif wisata yang unik dan menyehatkan. Salah satu yang terbaru adalah wisata petik jeruk yang kini hadir di Desa Gamol Paremono, Kecamatan Mungkid. Destinasi ini bukan hanya menawarkan pengalaman memetik jeruk segar, tetapi juga memberikan edukasi serta kesempatan untuk meningkatkan imun tubuh, terutama di tengah pandemi Covid-19.
Wisata yang Menyehatkan di Tengah Pandemi
Sejak pandemi Covid-19 melanda, banyak orang mencari cara untuk menjaga kesehatan tubuh. Salah satu cara yang populer adalah dengan mengonsumsi buah-buahan yang kaya akan vitamin C, seperti jeruk. Melihat peluang ini, pengelola wisata petik jeruk di Magelang menawarkan pengalaman langsung bagi wisatawan untuk memetik dan menikmati jeruk segar di kebun. Tak hanya itu, pengunjung juga dapat mencicipi jeruk sepuasnya, berfoto, dan bahkan membeli jeruk dengan harga yang sangat terjangkau.
Eryani (45), seorang guide wisata, menyarankan agar pengunjung melakukan reservasi terlebih dahulu untuk menjaga kenyamanan dan menghindari kerumunan. “Kami membuka wisata petik jeruk mulai pukul 07.30 hingga 16.00 WIB. Untuk menghindari kerumunan, lebih baik melakukan reservasi melalui nomor WhatsApp 0878-3421-4522,” ujarnya.
Edukasi dan Pengalaman Langsung
Wisata petik jeruk ini lebih dari sekadar liburan, melainkan juga menawarkan edukasi yang menarik, terutama bagi anak-anak. Di sini, pengunjung dapat belajar bagaimana cara menanam, merawat pohon jeruk, serta teknik memetik jeruk yang baik dan benar. Hal ini menjadikan destinasi ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga bermanfaat sebagai sarana pembelajaran.
Di kebun seluas hampir 1 hektar ini, terdapat berbagai jenis jeruk, seperti Gergah Kerinci, jeruk siam, nipis, pamelo, dan keprok. Setiap jenis jeruk memiliki rasa yang berbeda-beda, ada yang manis, asam, dan sangat segar. Badarudin, pemilik kebun, menanam pohon jeruk sejak tahun 2014 dengan bibit yang didapatkan dari Sawangan. Meskipun awalnya ia berniat menanam jeruk dengan satu jenis yang sama, akhirnya ia memutuskan untuk membeli bibit berbagai jenis jeruk karena keterbatasan pasokan.
Kemudahan Akses dan Harga Terjangkau
Akses menuju kebun jeruk ini terbilang mudah, meskipun tidak ada papan penunjuk jalan yang jelas. Namun, pengelola sengaja belum memasang rambu karena lokasi ini masih dalam tahap pengembangan. Wisatawan yang datang ke sini sebagian besar adalah rombongan keluarga, kantor, atau PKK. Meski begitu, tempat ini tetap ramai pengunjung, terutama wisatawan lokal.
Harga jeruk yang dijual di kebun ini sangat terjangkau, misalnya jeruk Gergah Kerinci dihargai Rp22.000 per kilogram, jeruk Siam Rp16.000 per kilogram, dan jeruk Nipis Rp14.000 per kilogram. Pengunjung yang datang tidak dikenakan biaya tiket masuk, sehingga mereka dapat menikmati berbagai aktivitas di kebun jeruk ini tanpa beban biaya tambahan. Pengunjung bebas mencicipi jeruk sepuasnya sebelum membeli.
Pengunjung yang Puas
Warsih, salah satu pengunjung, mengatakan bahwa ia sudah beberapa kali mengunjungi kebun jeruk ini bersama keluarganya. “Kami sangat menikmati wisata petik jeruk ini. Selain jeruknya yang segar, harganya juga sangat murah. Kegiatan memetik jeruk sendiri bersama keluarga sangat menyenankan,” kata Warsih.
Dengan harga yang terjangkau, pengalaman yang edukatif, serta manfaat kesehatan dari konsumsi jeruk yang kaya vitamin C, wisata petik jeruk di Magelang menjadi pilihan yang menarik untuk dikunjungi, terutama bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang menyenangkan dan menyehatkan.
