Hubungi Kami

5 Fakta Menarik Squid Game: Alasan Kostum Hijau hingga Lokasi Syuting Asli

Serial Netflix Squid Game menjadi fenomena global sejak perilisannya pada tahun 2021. Dengan konsep permainan anak-anak yang berujung maut, ketegangan dalam setiap episodenya berhasil menarik perhatian penonton dari berbagai negara. Selain alur ceritanya yang unik dan menegangkan, ada banyak fakta menarik di balik pembuatan Squid Game. Berikut lima fakta yang perlu Anda ketahui:

1. Terinspirasi dari Manga Jepang

Sutradara dan penulis naskah Squid Game, Hwang Dong Hyuk, mengungkapkan bahwa cerita serial ini terinspirasi dari manga Jepang yang ia baca bertahun-tahun lalu.

“Saat itu, aku sering ke toko buku dan membaca banyak manga. Aku ingin membuat cerita yang mirip dengan salah satu manga yang aku baca,” ujar Hwang dalam sebuah wawancara.

Beberapa manga yang diyakini menjadi inspirasinya antara lain Battle Royale dan Liar Game, yang juga mengusung konsep permainan bertahan hidup dengan taruhan nyawa.

2. Makna di Balik Kostum Hijau dan Merah Muda

Dalam serial ini, peserta permainan mengenakan seragam olahraga berwarna hijau, sementara para penjaga dan manajer permainan menggunakan jumpsuit merah muda dengan topeng hitam. Pemilihan warna ini bukan tanpa alasan.

“Kami memperhatikan kontras warna karena kedua grup memakai seragam tim,” kata Hwang. “Penggunaan seragam dengan warna yang sama dimaksudkan untuk melambangkan bagaimana individualitas dan kepribadian peserta terhapus selama permainan.”

Selain itu, warna hijau dipilih karena menyerupai seragam sekolah di Korea Selatan pada tahun 1970-an dan 1980-an, mencerminkan nostalgia masa kecil yang menjadi tema utama dalam serial ini.

3. Naskah Selesai Sejak 2009, Tapi Ditolak Berkali-Kali

Hwang Dong Hyuk telah menyelesaikan naskah Squid Game sejak tahun 2009. Namun, saat itu banyak orang meragukan konsepnya.

“Aku menyelesaikan naskahnya tahun 2009. Saat itu, orang-orang merasa ceritanya terlalu brutal, tidak umum, dan alurnya terlalu rumit,” ujar Hwang.

Karena kesulitan menemukan pendanaan, ia bahkan sempat menghentikan proyek ini dan beralih ke film lain. Namun, perkembangan industri hiburan dan meningkatnya popularitas drama bertema survival akhirnya membuka jalan bagi Squid Game untuk diproduksi lebih dari satu dekade kemudian. Kini, serial ini menjadi salah satu tontonan paling sukses di Netflix.

4. Lokasi Syuting dengan Set Nyata

Untuk membuat adegan lebih realistis, sutradara meminimalkan penggunaan efek komputer (CGI) dan lebih banyak menggunakan set nyata dalam proses produksi.

“Set dan boneka raksasa benar-benar sama dengan apa yang kita lihat di layar,” kata aktor Park Hae Soo, yang memerankan karakter Cho Sang Woo.

Sebagai contoh, boneka raksasa dalam permainan “Lampu Merah, Lampu Hijau” benar-benar ada dan ditempatkan di desa Jincheon, Korea Selatan. Setiap detail dalam desain produksi dibuat sedekat mungkin dengan realitas agar pengalaman visual yang ditampilkan lebih imersif bagi penonton.

5. 456 Peserta Asli Saat Syuting

Dalam serial ini, terdapat 456 peserta yang bersaing dalam permainan. Menariknya, jumlah ini bukan sekadar angka fiktif. Hwang Dong Hyuk benar-benar melibatkan 456 aktor dalam pengambilan gambar.

“Kami menggunakan 456 orang sungguhan di lokasi syuting. Itu membuat pengalaman terasa lebih nyata bagi para pemain dan kru,” ujar Hwang.

Seiring berjalannya syuting, banyak aktor yang dieliminasi sesuai dengan alur cerita, menciptakan suasana yang semakin kosong dan sunyi. Park Hae Soo mengaku hal ini memberikan dampak emosional baginya.

“Aku melihat mereka pulang setelah eliminasi, dan aku bisa merasakan ruangan semakin kosong. Itu juga membuatku merasa lebih kosong,” ujarnya.

unimma

Leave a Reply

  • https://ssg.streamingmurah.com:8048
  • Copyright ©2025 by PT. Radio Unimma. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048
  • Copyright ©2025 by unimmafm. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048/stream
  • Copyright ©2025 by unimmafm All Rights Reserved