Saat mendengar nama Studio Ghibli, yang pertama kali terlintas di benak banyak orang mungkin adalah karya-karya ikonik seperti Spirited Away, My Neighbor Totoro, atau Princess Mononoke. Film-film ini memang sudah menjadi legenda dalam dunia animasi dan berhasil mengukir prestasi di kancah internasional. Namun, bukan berarti karya Ghibli lainnya yang kurang dikenal tidak memiliki kualitas yang sama. Justru, ada banyak film Ghibli yang underrated tetapi tetap menghadirkan cerita menyentuh hati, visual yang menawan, serta pesan moral yang kuat.
Bagi pecinta animasi yang ingin menjelajahi lebih banyak karya Studio Ghibli di luar film-film mainstream, berikut adalah beberapa rekomendasi film Ghibli underrated yang layak untuk ditonton.
1. Whisper of the Heart (1995)
Whisper of the Heart adalah film yang disutradarai oleh Yoshifumi Kondo dan ditulis oleh Hayao Miyazaki. Tidak seperti film Ghibli lainnya yang sering kali mengangkat tema fantasi, Whisper of the Heart justru menghadirkan kisah sederhana tentang perjalanan seorang remaja dalam menemukan passion dan impiannya.
Film ini berfokus pada Shizuku Tsukishima, seorang gadis remaja yang gemar membaca dan bercita-cita menjadi seorang penulis. Ia mulai tertarik pada seorang pria bernama Seiji Amasawa, seorang pembuat biola yang memiliki tekad kuat dalam mengejar mimpinya. Hubungan mereka berkembang dengan indah, menginspirasi Shizuku untuk mengejar impiannya sendiri, meskipun harus menghadapi berbagai tantangan.
Keistimewaan film ini terletak pada pesan moralnya yang begitu relatable, terutama bagi remaja yang sedang mencari jati diri. Dengan latar kota berbukit yang digambarkan dengan detail indah, serta iringan lagu Take Me Home, Country Road dalam versi Jepang, film ini menghadirkan suasana hangat dan nostalgia yang sulit dilupakan.
2. Pom Poko (1994)
Film Pom Poko mengangkat kisah unik tentang tanuki (anjing rakun Jepang) yang memiliki kemampuan berubah bentuk menjadi manusia. Film ini tidak hanya menyajikan cerita fantasi, tetapi juga mengandung kritik sosial yang mendalam terhadap pembangunan infrastruktur yang merusak lingkungan.
Dikisahkan, para tanuki yang tinggal di perbukitan Tama mulai merasa terancam oleh proyek pembangunan besar-besaran yang menghilangkan habitat mereka. Berbagai upaya dilakukan oleh para tanuki untuk menggagalkan proyek tersebut, mulai dari menakut-nakuti manusia hingga menyamar sebagai manusia. Namun, seiring berjalannya waktu, mereka menyadari bahwa melawan perkembangan zaman bukanlah hal yang mudah.
Film ini memiliki pesan moral yang kuat tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam. Selain itu, ending film ini juga sangat emosional dan menyentuh hati, terutama ketika para tanuki yang tersisa harus memilih antara bertahan sebagai manusia atau kembali ke alam liar dengan segala konsekuensinya.
3. Only Yesterday (1991)
Only Yesterday adalah salah satu film Ghibli yang lebih bersifat introspektif dan realistis. Film ini mengisahkan perjalanan seorang wanita bernama Taeko Okajima, yang dalam perjalanannya ke pedesaan, mulai mengenang kembali masa kecilnya.
Film ini mengangkat tema nostalgia dengan sangat indah, menampilkan perbandingan antara kehidupan masa kecil dan kedewasaan. Dalam perjalanannya, Taeko mulai menyadari bahwa impian dan harapan masa kecilnya berperan besar dalam membentuk dirinya saat ini.
Only Yesterday menyuguhkan cerita yang sederhana namun sangat mendalam, mengajak penonton untuk merenungkan masa lalu mereka sendiri. Gaya animasinya juga berbeda dari film Ghibli lainnya, dengan penggunaan warna dan pencahayaan yang lebih lembut, mencerminkan suasana hati karakter utama dengan sangat baik.
4. From Up on Poppy Hill (2011)
Disutradarai oleh Goro Miyazaki, From Up on Poppy Hill adalah film yang menghadirkan kisah coming-of-age dengan latar Jepang pada era pasca-Perang Dunia II. Film ini berfokus pada kehidupan seorang gadis bernama Umi Matsuzaki, yang setiap pagi mengibarkan bendera tanda selamat sebagai penghormatan kepada ayahnya yang hilang dalam perang.
Suatu hari, ia bertemu dengan Shun Kazama, seorang siswa yang sedang berjuang menyelamatkan gedung klub sekolah dari pembongkaran. Hubungan mereka berkembang, tetapi mereka dihadapkan pada kenyataan pahit tentang masa lalu keluarga mereka yang menyimpan rahasia.
Film ini memiliki alur cerita yang sederhana, tetapi penuh dengan elemen emosional dan nuansa historis yang kental. Latar kota pelabuhan yang digambarkan dengan indah serta semangat pemuda Jepang dalam membangun kembali kehidupan mereka pascaperang menjadikan film ini sangat berkesan.
5. My Neighbors the Yamadas (1999)
Berbeda dengan film-film Ghibli lainnya yang memiliki animasi penuh detail dan warna-warni, My Neighbors the Yamadas menggunakan gaya animasi yang lebih menyerupai sketsa atau doodle. Hal ini membuat film ini sering kali dianggap tidak seperti film Ghibli pada umumnya.
Film ini mengisahkan kehidupan sehari-hari keluarga Yamada yang penuh dengan kejadian lucu dan relatable. Dengan gaya komedi slice-of-life, film ini menampilkan berbagai situasi yang bisa ditemukan dalam kehidupan keluarga mana pun, seperti hubungan antara orang tua dan anak, kehidupan pernikahan, serta tantangan menjadi orang dewasa.
Meskipun memiliki pendekatan yang ringan dan humoris, film ini tetap menyelipkan pesan-pesan moral tentang pentingnya kebersamaan dalam keluarga. Bagi yang mencari tontonan yang santai tetapi tetap bermakna, My Neighbors the Yamadas adalah pilihan yang tepat.
Studio Ghibli memang terkenal dengan film-film seperti Spirited Away, Howl’s Moving Castle, dan Princess Mononoke, tetapi masih banyak karya lain yang tidak kalah indah dan bermakna. Film-film seperti Whisper of the Heart, Pom Poko, Only Yesterday, From Up on Poppy Hill, dan My Neighbors the Yamadas adalah beberapa contoh karya Ghibli yang underrated, tetapi layak untuk mendapatkan lebih banyak apresiasi.
Masing-masing film ini memiliki keunikan tersendiri, baik dari segi cerita, animasi, maupun pesan moral yang disampaikan. Jika kamu ingin mengeksplorasi lebih jauh dunia animasi Ghibli di luar film-film mainstream, daftar ini bisa menjadi awal yang baik.
Jadi, dari semua rekomendasi ini, film Ghibli underrated mana yang ingin kamu tonton lebih dulu?
