Dalam dunia Jujutsu Kaisen, jika ada karakter lain selain Gojo dan Sukuna yang memiliki kekuatan luar biasa (overpowered), maka Yuta Okkotsu adalah jawabannya. Dalam Jujutsu Kaisen: 0, Yuta yang saat itu masih belum sepenuhnya menguasai teknik kutukan berhasil mengalahkan Geto Suguru yang sudah berada di puncak kekuatannya. Hal yang membuatnya menjadi penyihir jujutsu yang unik adalah keberadaan Orimoto Rika, kutukan tingkat tinggi yang berasal dari kekuatan Yuta sendiri.
Namun, masih banyak hal yang belum banyak diketahui tentang Yuta Okkotsu. Bisa dipastikan bahwa Yuta akan memainkan peran besar di musim selanjutnya! Nah, berikut adalah beberapa fakta menarik yang wajib kamu tahu tentangnya.
1. Menjadi Penyihir Special Grade Sejak Awal
Ketika baru masuk ke SMA Jujutsu Tokyo, Yuta sudah diberikan status Special Grade, sesuatu yang sangat langka dan mengejutkan banyak orang, termasuk Maki Zenin. Penyihir Special Grade lainnya adalah Gojo Satoru dan Geto Suguru, yang memiliki kekuatan luar biasa dari teknik kutukan mereka masing-masing. Gojo memiliki Six Eyes dan Limitless, sementara Geto bisa mengendalikan banyak roh kutukan yang telah ia serap.
Di sisi lain, Yuta memiliki Orimoto Rika, Vengeful Spirit tingkat Special Grade yang begitu kuat dan menjadi manifestasi dari energi kutukan Yuta sendiri. Keunikan lainnya adalah kemampuannya untuk meniru teknik kutukan orang lain, seperti ketika dia menggunakan Cursed Speech dengan megafon berlogo keluarga Inumaki saat bertarung melawan Geto.
Menjadi seorang penyihir Special Grade sejak awal bukan hanya membuktikan betapa besarnya potensi Yuta, tetapi juga menunjukkan betapa berbahayanya kekuatan yang dimilikinya jika tidak dikendalikan dengan baik.
2. Sempat Kehilangan Status Special Grade
Setelah berhasil “membebaskan” Rika di Jujutsu Kaisen: 0, Yuta kehilangan status Special Grade-nya. Tanpa kehadiran Rika, dia merasa kurang mampu mengendalikan kekuatan besarnya. Setelah insiden Night Parade of a Hundred Demons, Gojo mengirim Yuta ke Afrika untuk berlatih di bawah Miguel. Hasilnya? Hanya dalam waktu tiga bulan, Yuta berhasil mendapatkan kembali statusnya sebagai penyihir Special Grade dan menjadi jauh lebih kuat sebelum kembali ke Jepang menjelang Culling Game.
Pelatihan ini membuktikan bahwa Yuta tidak hanya bergantung pada kekuatan Rika. Ia memiliki energi kutukan dalam jumlah luar biasa besar yang mampu ia latih dan kendalikan sendiri. Berkat latihan kerasnya bersama Miguel, Yuta menjadi lebih mandiri dan lebih percaya diri dalam menggunakan teknik kutukannya tanpa bergantung pada Rika sepenuhnya.
3. Penyihir Jujutsu Terkuat Setelah Gojo Satoru
Gojo sangat yakin dengan potensi Yuta karena mereka berasal dari garis keturunan yang sama, yaitu Sugawara no Michizane—salah satu Big Three Vengeful Spirits dalam sejarah Jepang. Gojo bahkan pernah mengatakan bahwa energi kutukan Yuta lebih besar daripada dirinya sendiri, meskipun Gojo memiliki Six Eyes dan Limitless. Bayangkan betapa luar biasanya energi kutukan yang dimiliki Yuta!
Kini, Yuta juga bisa menyimpan dan melepaskan energi kutukannya dalam jangka waktu lima menit dengan bantuan Rika yang telah menjadi semacam “wadah” untuk energinya. Selama lima menit ini, Yuta dapat meningkatkan kekuatan fisiknya dan menggunakan teknik kutukan dengan lebih dahsyat.
Bahkan setelah Gojo disegel, Yuta mengambil langkah maju untuk melawan Kenjaku, yang saat itu mengendalikan tubuh Geto. Yuta berhasil mengeksekusi Kenjaku dan memenuhi janji kepada Gojo bahwa ia tidak akan membiarkan sahabatnya dibunuh untuk kedua kalinya.
4. Tidak Suka Bertarung
Meski memiliki kekuatan besar, Yuta sebenarnya tidak suka bertarung. Dia melihat pertarungan hanya sebagai sarana untuk melindungi orang-orang yang ia sayangi. Ketika menghadapi Ryu Ishigori di Culling Game, Yuta bahkan mengatakan kepada Ryu bahwa dia seharusnya berterima kasih kepada Yuji dan kawan-kawan karena peraturan dalam Culling Game membuatnya tidak perlu membunuh Ryu.
Namun, Yuta juga tidak menyangkal bahwa jika tidak ada peraturan tersebut, dia akan membunuh musuhnya tanpa ragu. Dia selalu bertarung dengan strategi yang efisien, hanya menggunakan kekuatan penuhnya dalam situasi mendesak. Ini membuatnya menjadi petarung yang sangat berbahaya karena selalu berpikir sebelum bertindak.
5. Mengalami Nasib yang Sama dengan Yuji
Yuta dan Yuji Itadori memiliki kesamaan dalam hal status mereka di dunia jujutsu. Yuji dijatuhi hukuman mati karena menjadi wadah bagi Sukuna, sesuatu yang membuat para petinggi jujutsu ketakutan. Hal serupa terjadi pada Yuta karena kekuatan Rika yang tidak terkendali, sehingga ia juga dijatuhi hukuman mati oleh para petinggi jujutsu.
Namun, seperti halnya Yuji yang dilindungi oleh Gojo, Yuta juga mendapatkan perlindungan yang sama. Gojo menolak perintah untuk mengeksekusi Yuta dan justru mengajaknya belajar di SMA Jujutsu Tokyo agar dapat mengendalikan kekuatannya.
6. Sudah Mencapai Mode Dewa
Setelah kekalahan Gojo melawan Sukuna, Yuta menjadi salah satu harapan terakhir dunia jujutsu. Ia telah membuktikan dirinya sebagai salah satu penyihir terkuat dengan gerakan yang efisien, ketenangan dalam pertempuran, dan keputusan yang selalu logis.
Di pertarungan melawan Kenjaku, Yuta menunjukkan bahwa dia bisa berpikir lebih jauh dari musuh-musuhnya dan menggunakan kekuatannya dengan sangat efektif. Jika ada seseorang yang bisa melampaui Gojo, kemungkinan besar orang itu adalah Yuta.
7. Yuta Tidak Terkutuk, Melainkan Diberkati
Di awal kisahnya, Yuta percaya bahwa ia dikutuk oleh Orimoto Rika dan rasa cintanya sendiri terhadapnya. Namun, setelah berhasil menghilangkan kutukan tersebut, Yuta menyadari bahwa sebenarnya ia telah diberkati—bukan dikutuk.
Dia menyadari bahwa cinta Rika, kasih sayang gurunya, dan dukungan teman-temannya adalah anugerah besar dalam hidupnya. Hal inilah yang menjadi motivasi utama Yuta dalam bertarung. Ia bertarung bukan untuk kekuasaan atau kepuasan pribadi, melainkan untuk melindungi orang-orang yang ia cintai.
Dengan sikap ini, Yuta mungkin menjadi satu-satunya yang bisa menghadapi Sukuna. Bagaimana menurutmu? Apakah Yuta akan menjadi karakter terkuat di dunia Jujutsu Kaisen? Tulis pendapatmu di kolom komentar!
