Hubungi Kami

7 Kuliner Legendaris Sekitar Alun-alun Bandung, Ada Warkop Berusia Hampir 1 Abad

Bandung selalu menjadi destinasi favorit bagi wisatawan, terutama dari Jakarta, untuk menghabiskan akhir pekan. Kota ini menawarkan berbagai pilihan wisata, mulai dari alam hingga kuliner yang menggugah selera. Salah satu kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan wisatawan adalah Alun-alun Bandung, yang juga merupakan surganya kuliner legendaris. Berikut adalah tujuh tempat kuliner legendaris yang bisa Anda coba saat berkunjung ke sekitar Alun-alun Bandung.

1. Warung Kopi Purnama – Menikmati Kopi dan Roti Srikaya Klasik

Warung Kopi Purnama telah berdiri sejak tahun 1930-an dan menjadi salah satu kedai kopi tertua di Bandung. Terletak di Jalan Alkateri No.22, warung ini masih mempertahankan nuansa klasik era kolonial Belanda dengan furnitur dan hiasan dinding bernuansa tempo dulu.

Menu andalannya adalah roti srikaya yang dibuat dengan resep turun-temurun serta kopi hitam panas yang menggunakan bubuk kopi Aroma, pabrik kopi legendaris di Bandung. Harga makanan di sini cukup terjangkau, berkisar antara Rp 15.000 – Rp 45.000. Warung Kopi Purnama buka setiap hari pukul 06.30 – 22.00 WIB. Jika membawa kendaraan, sebaiknya parkir di sekitar Alun-alun Bandung dan berjalan kaki sekitar 10 menit ke lokasi.

2. Sate DJ – Sate dengan Bumbu Kering Unik

Bagi pencinta sate, Sate DJ menawarkan pengalaman berbeda. Berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, sekitar 10 menit berjalan kaki dari Alun-alun Bandung, warung sate ini menyajikan sate berbumbu kering dengan pilihan rasa asin pedas atau asin sedang.

Sate DJ dibuat dengan cara mencelupkan daging ke bumbu rahasia sebelum dibakar hingga kering, menghasilkan cita rasa yang khas. Pilihan daging yang tersedia meliputi ayam, sapi, dan kambing, dengan harga mulai dari Rp 1.500 per tusuk untuk sate ayam dan Rp 1.700 per tusuk untuk sate sapi serta kambing. Warung ini buka setiap hari pukul 18.00 – 02.00 WIB dan tidak memiliki cabang lain.

3. Wedang Ronde Alkateri – Minuman Hangat Khas Musim Hujan

Saat udara Bandung menjadi dingin, tak ada yang lebih nikmat daripada wedang ronde. Wedang Ronde Alkateri telah beroperasi sejak 1984 dan berlokasi di Jalan Alkateri No.01, Braga.

Minuman ini terdiri dari bola-bola ronde berisi pasta kacang manis yang disajikan dengan kuah jahe dan gula. Tersedia pilihan gula putih dan gula merah, serta tingkat kehangatan jahe yang bisa disesuaikan dengan selera. Harganya sekitar Rp 20.000 per porsi. Warung ini buka Senin – Sabtu pukul 18.00 – 22.00 WIB dan disarankan datang lebih awal agar kebagian tempat duduk.

4. Sumber Hidangan – Es Krim dan Kue Klasik dari Zaman Belanda

Sumber Hidangan adalah toko roti dan es krim legendaris yang telah berdiri sejak zaman kolonial. Terletak di Jalan Braga No.20-22, tempat ini menawarkan berbagai penganan klasik, termasuk es krim noga yang memiliki rasa manis ringan dan tekstur renyah dari nougat.

Selain es krim, Sumber Hidangan juga menjual roti dan kue kering dengan nama-nama dalam bahasa Belanda. Harga es krimnya mulai dari Rp 11.500 – Rp 32.000 per porsi. Tempat ini buka Senin – Sabtu pukul 09.00 – 15.30 WIB. Karena area Braga sering macet, sebaiknya parkir di Braga City Walk dan berjalan kaki ke toko ini.

5. Toko Roti Sidodadi – Roti Jadul dengan Rasa Autentik

Toko Roti Sidodadi telah berdiri sejak 1950-an dan berlokasi di Jalan Oto Iskandardinata. Meskipun sederhana, toko ini terkenal dengan roti horn berisi vla dan roti jagung yang empuk.

Harga roti di sini cukup terjangkau, berkisar antara Rp 3.700 – Rp 4.800. Salah satu ciri khasnya adalah kemasan plastik putih dengan tulisan dan gambar bergaya jadul. Toko ini buka Senin – Sabtu pukul 10.00 – 20.00 WIB, serta tutup lebih awal pada hari Minggu pukul 15.00 WIB. Banyak pelanggan setia yang datang pagi agar bisa mendapatkan roti yang masih hangat.

6. Lotek Macan – Lotek dengan Bumbu Kacang Khas

Lotek Macan adalah salah satu tempat makan yang wajib dikunjungi bagi pencinta kuliner tradisional. Berlokasi di Jalan Macan No.1, tempat ini telah beroperasi sejak puluhan tahun lalu dan terkenal dengan lotek khas Bandung yang menggunakan bumbu kacang melimpah.

Lotek di sini memiliki rasa manis dan gurih yang khas, dengan tambahan kerupuk dan lontong sebagai pelengkap. Selain lotek, tempat ini juga menyediakan gado-gado dan rujak yang tak kalah lezat. Harga seporsi lotek berkisar antara Rp 15.000 – Rp 25.000. Lotek Macan buka setiap hari pukul 09.00 – 17.00 WIB.

7. Nasi Kalong – Kuliner Malam yang Populer

Bagi yang suka wisata kuliner malam, Nasi Kalong di Jalan Riau No.102 bisa menjadi pilihan tepat. Sesuai namanya, warung ini buka mulai pukul 19.00 hingga dini hari. Menu andalannya adalah nasi merah yang disajikan dengan berbagai lauk, seperti ayam goreng, tempe mendoan, dan tumis buncis.

Keunikan Nasi Kalong terletak pada rasa nasinya yang gurih serta pilihan lauk yang variatif. Harga makanannya mulai dari Rp 20.000 – Rp 50.000 tergantung lauk yang dipilih. Karena cukup ramai, sebaiknya datang lebih awal agar tidak perlu antre lama.

Kawasan sekitar Alun-alun Bandung tidak hanya kaya akan sejarah dan budaya, tetapi juga memiliki deretan kuliner legendaris yang patut dicoba. Dari kopi klasik di Warung Kopi Purnama hingga lotek khas di Lotek Macan, setiap tempat menawarkan cita rasa autentik yang telah bertahan selama puluhan tahun. Saat berkunjung ke Bandung, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kuliner-kuliner ikonik ini dan merasakan sejarah yang tersaji dalam setiap gigitan!

unimma

Leave a Reply

  • https://ssg.streamingmurah.com:8048
  • Copyright ©2025 by PT. Radio Unimma. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048
  • Copyright ©2025 by unimmafm. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048/stream
  • Copyright ©2025 by unimmafm All Rights Reserved