Tak terasa bahwa My Hero Academia telah berakhir. Di tahun ini, penggemar berkumpul untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Deku saat manga superhero ini ditutup. Kohei Horikoshi, pencipta My Hero Academia, menyajikan epilog emosional yang membuat penggemar terpaku. Dari awal hingga akhir, My Hero Academia berhasil membuktikan reputasinya sebagai salah satu serial terbaik. Kini, manga ini bersiap untuk merilis volume finalnya, dan volume tersebut mungkin akan memperluas akhir cerita berkat beberapa konten bonus.
Detail Volume 42: Bonus yang Menggembirakan
Kabar terbaru datang dari Jepang saat rincian pertama mengenai My Hero Academia volume 42 terungkap. Volume ini dijadwalkan rilis di Jepang pada bulan Desember mendatang dan akan dilengkapi dengan setidaknya 50 halaman konten bonus.
Menurut informasi yang beredar, volume final My Hero Academia akan memiliki total 184 halaman, jumlah yang mencengangkan untuk sebuah manga, mengingat rata-rata volume biasanya hanya memiliki sekitar 120 halaman. Untuk volume terakhir ini, My Hero Academia ingin tampil maksimal dengan menambahkan antara 50-60 halaman ekstra. Meskipun kabar ini membuat pembaca bersemangat, tidak semua halaman tersebut akan digunakan untuk menceritakan cerita baru.
Konten Tambahan dalam Volume Terakhir
Volume manga sering kali menyertakan berbagai konten tambahan seperti sketsa awal, profil karakter, serta sesi tanya jawab. Selain surat dari penulis dan catatan editor, volume terakhir My Hero Academia akan memiliki banyak konten sampingan untuk dibagikan. Meskipun begitu, jumlah halaman yang tinggi ini memunculkan spekulasi di kalangan penggemar bahwa volume 42 mungkin akan menyimpan materi cerita baru. Hal ini tentu saja diinginkan banyak orang.
My Hero Academia merupakan salah satu judul terbesar dalam dunia manga, dan perjalanan 10 tahunnya sangat mengesankan. Horikoshi tidak pernah mengecewakan selama masa jabatannya, dan ia telah menyajikan cerita superhero yang luar biasa. Setelah menyelesaikan arc Final War, My Hero Academia diberikan beberapa minggu untuk menelusuri epilog, yang merupakan hal langka dalam industri ini. Kepopuleran manga ini memungkinkan untuk mengucapkan selamat tinggal dengan pelan, namun penggemar tetap menginginkan lebih. Timeskip yang terjadi di chapter terakhir membuat banyak penggemar ingin melihat lebih banyak momen dari tahun-tahun yang terlewat. Jika beruntung, Horikoshi mungkin akan mengisi kekosongan tersebut dalam volume 42.
Meskipun tambahan konten epilog akan sangat dihargai oleh penggemar, akhir dari My Hero Academia sudah cukup kuat tanpa kehadirannya. Epilog manga ini menyajikan momen emosional dan menyentuh semua karakter favorit kita. Dari Bakugo hingga keluarga Todoroki, bahkan La Brava, manga ini hampir tidak meninggalkan siapa pun.
Namun, satu hal yang masih menjadi tanda tanya adalah fakta bahwa My Hero Academia tidak pernah memperkenalkan ayah Deku, yang masih menjadi masalah tersendiri untuk saat ini.
Epilog My Hero Academia merupakan sajian langka bagi pembaca, tetapi bab terakhirnya meninggalkan beberapa penggemar merasa tidak puas. Jadwal timeskip yang padat mengompres banyak informasi menjadi hanya beberapa halaman, meninggalkan banyak pertanyaan tentang bagaimana tahun terakhir Deku di SMA U.A. berlangsung. Mengingat judul manga ini, pembaca ingin melihat lebih banyak dari momen-momen tersebut, tetapi akhir cerita harus bergerak maju. Di akhir, manga ini memberi kesempatan kepada Deku untuk kembali ke mimpinya, sementara teman-temannya menunggu di sisi. Akhirnya, meski menunggu cukup lama, My Hero Academia dapat berbangga atas pencapaian yang telah diraihnya. Jika mereka memutuskan untuk memperluas akhir cerita ini, tentu saja penggemar tidak akan keberatan dengan tambahan tersebut.
