35 tahun yang lalu, empat Warrior of Light (Prajurit Cahaya) bertarung melawan ksatria yang jatuh, Garland, dalam permainan Final Fantasy pertama. Pertarungan ini bukan hanya sebuah awal melainkan prolog dari petualangan yang lebih panjang. Garland hanyalah awal dari kisah epik yang melibatkan putaran waktu yang menjebak dunia mereka, di mana pada akhirnya Garland menunggu mereka di penghujung perjalanan. Final Fantasy terus berkembang dengan total 14 sekuel utama (meskipun cerita-ceritanya tidak terhubung langsung) dan berbagai spinoff, menjadikannya salah satu waralaba video game terbesar sepanjang masa. Stranger of Paradise: Final Fantasy Origin mewakili penutupan siklus yang berbeda, membawa pemain kembali ke dunia Final Fantasy yang asli sambil mengusung berbagai elemen yang telah diperkenalkan selama tiga dekade lebih.
Latar Cerita dan Karakter
Stranger of Paradise memperkenalkan kita kepada Jack, salah satu Warrior of Light, yang bersama teman-temannya tiba di gerbang kerajaan Cornelia. Jack dan rekan-rekannya kehilangan ingatan, namun memiliki tekad kuat untuk membasmi entitas bernama Chaos. Meskipun kuil Chaos dekat, perjalanan ini jauh lebih rumit dari yang dibayangkan. Seperti dalam Final Fantasy pertama, para Warrior of Light harus mengembalikan cahaya pada empat kristal elemen yang menjaga keseimbangan dunia. Dalam perjalanan ini, mereka menemukan kebenaran yang terlupakan tentang dunia dan diri mereka sendiri sembari menghadapi monster-monster kuat, termasuk Four Fiends — pelayan-pelayan Chaos yang masing-masing menjaga kristal tersebut.
Sistem Permainan dan Pertarungan
Stranger of Paradise memadukan elemen-elemen dari permainan aksi ala Soul-like dengan gaya loot shooter seperti Destiny, disertai sistem job (pekerjaan) khas Final Fantasy yang menjadi fondasi permainan. Terdapat 27 jenis job yang bisa dibuka, dan pemain bisa memilih dua untuk Jack yang dapat diganti dengan satu tombol saja. Jack dan dua Warrior of Light lainnya (dikendalikan AI dalam mode single-player atau pemain lain dalam mode multiplayer online) terlibat dalam pertempuran brutal melawan gelombang demi gelombang monster, diakhiri dengan pertempuran epik melawan bos.
Mengalahkan musuh membutuhkan ketepatan dalam menghindar dan menahan serangan agar MP Jack terisi, yang memungkinkannya melepaskan berbagai kemampuan spesial, kekuatan job tertentu, dan serangan kombo untuk menguras kesehatan dan mengurangi break gauge (meter kekuatan) monster. Jika break gauge musuh habis, Jack bisa melancarkan serangan pamungkas yang memecah jiwa musuh sekaligus mengisi MP-nya.
Pertarungan yang intens ini menuntut fokus dan bisa berakhir fatal jika musuh berhasil menjatuhkan Jack. Setelah musuh dikalahkan, mereka sering kali menjatuhkan berbagai perlengkapan yang bisa digunakan untuk meningkatkan level equipment. Sistem level equipment ini membantu pemain memilih peralatan yang sesuai dengan strategi atau otomatis mengoptimalkan gear untuk menghadapi misi berikutnya. Bagi yang ingin pengalaman yang lebih mudah, tersedia juga mode “Story” dan opsi tambahan “Casual Mode” yang menjadikan game lebih dapat diakses.
Eksplorasi dan Job System
Stranger of Paradise hampir sepenuhnya berfokus pada pertarungan. Setiap misi mengirim pemain ke lokasi yang terinspirasi dari dunia Final Fantasy lainnya, seperti arsitektur futuristik dari Final Fantasy XV atau cahaya hijau energi mako dari Final Fantasy VII. Namun, aspek eksplorasi dalam game ini terasa minim. Tidak ada teka-teki atau segmen platforming; Jack hanya bergerak dari ruangan ke ruangan untuk menghadapi musuh yang ada.
Sistem job memberikan variasi yang menyegarkan, setidaknya untuk sebagian besar permainan. Membuka job baru dan menggantinya dengan mudah memungkinkan pemain bereksperimen. Fitur job affinity, yang didapatkan melalui peralatan dan skill, juga membuat job yang tidak aktif tetap mendapatkan pengalaman. Hal ini mencegah pemain merasa jenuh dalam proses grinding.
Meskipun membuka job baru terasa menyenangkan, setelah pemain mencapai level tertinggi pada job tertentu, variasi mulai berkurang. Pada akhir permainan, musuh hanya menjadi versi yang sedikit lebih kuat dari musuh-musuh sebelumnya, membuat tantangan terasa berulang.
Kisah Gelap dengan Sentuhan Meta
Stranger of Paradise memberikan sentuhan gelap pada cerita Final Fantasy dengan sedikit pendekatan meta. Referensi pada level desain bukan hanya sekadar telur paskah, tetapi menjadi latar belakang yang relevan untuk cerita. Kehilangan ingatan para Warrior of Light juga menjadi elemen penting dalam alur cerita, meskipun terkadang sulit untuk terikat dengan karakter yang dialognya lebih banyak berisi obsesi mereka terhadap Chaos. Dialog yang kurang dalam dan performa suara yang biasa membuat pemain sulit terikat secara emosional dengan karakter.
Sayangnya, pacing cerita terasa lambat, dengan jeda panjang antar adegan yang hanya berisi pertempuran melawan monster. Desain yang memungkinkan Jack dan teman-temannya tetap mengenakan peralatan tempur selama cutscene — termasuk helm yang menutupi wajah — membuat momen dramatis sering kali terasa aneh. Padahal, cerita dalam game ini berpotensi epik dengan tragedi tentang perlawanan terhadap status quo, dan beberapa momen berhasil menyentuh emosi. Game ini mungkin akan lebih kuat jika dirancang lebih pendek dan fokus pada narasi.
