Hubungi Kami

Bravely Default II: Nostalgia Buatan yang Terasa Menghantui

Empat Pahlawan Cahaya dan Kristal Ajaib di Nintendo Switch

Dalam Bravely Default II, para pahlawan cahaya dan kristal magis kini melompat ke konsol Nintendo Switch. Game ini merupakan bagian terbaru dari serial JRPG bernuansa klasik yang dipimpin oleh produser Square Enix, Tomoya Asano. Walaupun merupakan instalasi ketiga, game ini diberi judul Bravely Default II, bukan Bravely Second: End Layer—sekuel langsung dari Bravely Default yang mendapat sambutan kurang hangat. Asano merancang Bravely Default sebagai sekuel Final Fantasy: The 4 Heroes of Light, sebuah game standalone yang terinspirasi dari remake Final Fantasy III dan IV. Dengan latar belakang ini, Bravely Default II secara spiritual adalah instalasi keenam dalam seri yang berakar dari NES, yang terlihat dalam kelebihan sekaligus kekurangannya.

Bravely Default II: Gaya Final Fantasy dengan Sistem Job

Mengambil banyak inspirasi dari Final Fantasy, game ini menggunakan sistem job, seperti halnya nama-nama mantra, yang juga mirip dengan game Final Fantasy klasik. Musik yang digarap REVO—juga komposer Bravely Default pertama—membawa pengaruh Nobuo Uematsu dengan melodi petualangan yang dinamis, iringan lembut untuk momen-momen emosional, dan gaya rock untuk pertempuran. Game ini menyajikan pengalaman Final Fantasy alternatif bagi para penggemar JRPG klasik yang merasa seri utama kehilangan sentuhan aslinya ketika mulai memasukkan elemen sci-fi dan visual 3D.

Plot Tradisional dengan Nuansa Eropa Abad Pertengahan

Cerita dalam Bravely Default II berlangsung di dunia penuh sihir dan monster, berlatar Eropa abad pertengahan. Kisahnya melibatkan seorang tiran bernama Adam yang ingin mengambil alih kristal cahaya. Pemain menjelajahi dunia ini sebagai pahlawan yang berkeliling ke kota-kota dengan gaya artistik seperti lukisan cat air. Cutscene menggunakan model 3D bergaya chibi, menciptakan efek seolah melihat pertunjukan boneka. Walaupun plotnya klise dan mirip dengan Final Fantasy klasik, ada unsur-unsur cerita yang menyentuh isu kontemporer, seperti perubahan iklim, perpindahan hewan, hingga kekurangan air akibat ketidakseimbangan kekuasaan yang dicetuskan oleh ambisi Adam.

Tantangan dan Sistem Pertarungan

Di game ini, sistem Brave Point (BP) diperbarui dari Bravely Default pertama. Sistem ini memungkinkan pemain menggunakan BP untuk melakukan hingga empat aksi dalam satu giliran, menunda giliran berikutnya, atau menyimpan BP untuk meningkatkan pertahanan. Melawan monster biasa, pemain bisa saja menghabisi semua musuh di awal, namun melawan bos, strategi ini butuh penyesuaian karena bos juga bisa menggunakan BP untuk mengalahkan pemain secara tiba-tiba. Dalam beberapa aspek, sistem pertarungannya terinspirasi dari game Persona, di mana serangan terhadap kelemahan musuh memang memberikan kerusakan tambahan, tetapi tidak sedramatis efek all-out attack di Persona. Meskipun ada tombol untuk mempercepat atau memperlambat pertarungan, tetap saja, sistem BP ini bisa terasa lamban ketika kedua pihak menunggu kesempatan yang tepat.

Sistem Job dan Customization yang Fleksibel

Pemain dapat memilih dari lebih dari 20 job yang bisa di-unlock dan ditingkatkan. Setiap karakter dapat menggunakan dua job sekaligus dengan lima slot kemampuan pasif, memberikan kebebasan bagi pemain untuk mengombinasikan berbagai kemampuan. Namun, semakin awal pemain menemukan kombinasi yang efektif, semakin sedikit hal baru yang bisa dieksplorasi. Walaupun fleksibilitas ini memberi variasi, proses grinding yang diperlukan untuk mencapai level maksimum bagi setiap job bisa terasa monoton, terutama bagi yang tidak menikmati proses naik level yang intens.

Elemen Visual dan Nostalgia JRPG Klasik

Secara keseluruhan, Bravely Default II terasa seperti versi 3D dari JRPG 16-bit yang tidak pernah ada. Namun, berbeda dengan game modern seperti Pillars of Eternity dan Streets of Rage 4, yang mengembalikan kejayaan game klasik dengan menghilangkan aspek yang mengganggu, Bravely Default II justru mempertahankan sifat grinding-nya yang intens. Dengan durasi lebih dari 60 jam, game ini menjadi ujian kesabaran bagi penggemar setia JRPG klasik. Jika Anda adalah penggemar berat JRPG dengan sentuhan nostalgia, Bravely Default II memberikan banyak hal untuk dinikmati. Namun, bagi yang bukan penggemar setia, Bravely Default II mungkin sulit untuk membuat Anda jatuh cinta.

unimma

Leave a Reply

  • https://ssg.streamingmurah.com:8048
  • Copyright ©2025 by PT. Radio Unimma. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048
  • Copyright ©2025 by unimmafm. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048/stream
  • Copyright ©2025 by unimmafm All Rights Reserved