Wonosobo tidak hanya terkenal dengan pesona alamnya yang memukau, seperti Dataran Tinggi Dieng dan Telaga Warna, tetapi juga memiliki beragam kuliner khas yang menggugah selera. Kota ini menawarkan berbagai pilihan makanan mulai dari hidangan tradisional hingga sajian modern dengan harga yang terjangkau. Jika kamu berkunjung ke Wonosobo, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi makanan khasnya seperti mi ongklok, sate kelinci, nasi megono, hingga aneka hidangan prasmanan. Berikut ini adalah lima tempat kuliner di Wonosobo yang wajib kamu coba.
1. Mie Ongklok Longkrang
Salah satu kuliner yang paling terkenal di Wonosobo adalah mi ongklok, dan tempat terbaik untuk mencicipinya adalah di Mie Ongklok Longkrang. Berlokasi di Jalan Pasukan Ronggolawe Nomor 14, Wonosobo Timur, tempat ini buka dari pukul 09.00 hingga 22.00 WIB.
Mi ongklok merupakan mi kuning yang direbus dengan kuah kental berbumbu khas yang terbuat dari tepung kanji, ebi, dan bawang putih. Mi ini biasanya disajikan dengan tambahan sate sapi atau ayam, yang menambah cita rasa gurih dan nikmat. Harga seporsi mi ongklok di tempat ini hanya Rp 11.000, sedangkan menu sate sapi, sate ayam, tongseng sapi, dan gule berkisar antara Rp 26.000 hingga Rp 28.000.
2. RM Taman Puring
Jika kamu ingin menikmati aneka masakan khas dengan menu yang lebih bervariasi, RM Taman Puring bisa menjadi pilihan yang tepat. Rumah makan ini terletak di Jalan Mayjen Bambang Sugeng KM 3, Mendolo, Bumireso, dan buka dari pukul 09.00 hingga 20.00 WIB.
Menu yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari hidangan ayam, udang, cumi-cumi, hingga kepiting. Kamu juga bisa menikmati fuyunghai, kangkung, dan berbagai macam sambal sebagai pelengkap hidangan. Harga makanan di RM Taman Puring sangat terjangkau, mulai dari Rp 6.000 hingga Rp 35.000, sehingga cocok untuk makan bersama keluarga maupun teman-teman.
3. RM Sari Rasa Fast Food
Untuk kamu yang menyukai makanan rumahan dengan sistem prasmanan, RM Sari Rasa Fast Food adalah pilihan yang tepat. Berlokasi di Jalan Bhayangkara Nomor 19, Sumberan Selatan, Wonosobo Barat, rumah makan ini buka dari pukul 08.00 hingga 16.30 WIB.
Di sini, kamu bisa memilih berbagai menu masakan khas rumahan, mulai dari aneka sayur, masakan berkuah, hingga hidangan tumis dengan cita rasa yang menggugah selera. Konsep prasmanan memungkinkan kamu untuk mengambil sendiri lauk dan porsi sesuai selera, sehingga pengalaman makan menjadi lebih fleksibel dan menyenangkan.
4. Soto Sapi Khas Wonosobo
Cuaca sejuk di Wonosobo sangat cocok untuk menikmati makanan berkuah yang hangat dan gurih, seperti Soto Sapi Khas Wonosobo. Tempat makan ini berlokasi di Jalan A. Yani Nomor 118, Ngepelan, Wonosobo, dan buka dari pukul 08.00 hingga 21.00 WIB.
Soto sapi di sini memiliki kuah yang gurih dan segar, dengan potongan daging sapi yang empuk serta taburan bawang goreng dan daun seledri yang menambah aroma sedap. Selain soto sapi, tempat ini juga menawarkan berbagai menu lain seperti soto ayam, bakso sapi, mi bakso sapi, dan mi bakso ikan. Harga makanan di sini cukup terjangkau, dengan menu mulai dari Rp 15.000 per porsi.
5. Syalala Miesosis
Bagi pecinta mi dan olahan sosis, Syalala Miesosis adalah tempat yang wajib dikunjungi. Berlokasi di Jalan Veteran Nomor 68, Wonosobo Timur, tempat ini buka dari pukul 10.00 hingga 20.00 WIB.
Syalala Miesosis menawarkan berbagai variasi mi dengan tambahan sosis yang lezat, seperti Mie Sosis Telur, Mie Sosis Cocktail, hingga Mie Sosis Blackpepper. Harga yang ditawarkan sangat terjangkau, mulai dari Rp 12.000 hingga Rp 20.000 per porsi. Dengan konsep yang unik dan cita rasa yang lezat, tempat ini menjadi favorit bagi anak muda dan keluarga yang ingin menikmati hidangan mi dengan sentuhan modern.
Kuliner Khas Wonosobo yang Wajib Dicoba
Selain lima tempat makan di atas, Wonosobo juga memiliki beberapa kuliner khas yang sayang untuk dilewatkan. Beberapa di antaranya adalah:
- Tempe Kemul: Gorengan khas Wonosobo yang mirip dengan tempe mendoan, tetapi memiliki lapisan tepung yang lebih tebal dan garing.
- Nasi Megono: Nasi dengan lauk khas berupa cacahan nangka muda yang dicampur dengan parutan kelapa dan rempah-rempah.
- Sate Kelinci: Sate berbahan daging kelinci yang terkenal akan teksturnya yang empuk dan cita rasanya yang khas.
- Carica: Buah khas Wonosobo yang sering diolah menjadi manisan atau sirup yang segar.
- Purwaceng: Minuman herbal khas Dieng yang terkenal sebagai penambah stamina.
Tips Berwisata Kuliner di Wonosobo
Agar pengalaman wisata kulinermu semakin menyenangkan, berikut beberapa tips yang bisa kamu ikuti:
- Datang pada jam makan siang atau malam – Banyak tempat makan yang lebih ramai pada waktu ini, sehingga kamu bisa merasakan atmosfer khas Wonosobo yang lebih hidup.
- Coba makanan khas lebih dulu – Jika baru pertama kali ke Wonosobo, prioritaskan untuk mencicipi kuliner khas seperti mi ongklok, tempe kemul, dan nasi megono.
- Siapkan uang tunai – Beberapa warung makan di Wonosobo mungkin belum menyediakan pembayaran digital, jadi lebih baik membawa uang tunai dalam jumlah cukup.
- Jangan lupa oleh-oleh – Selain menikmati makanan di tempat, kamu juga bisa membeli oleh-oleh khas Wonosobo seperti carica dan purwaceng untuk dibawa pulang.
Wisata kuliner di Wonosobo menawarkan pengalaman yang tak hanya lezat tetapi juga unik dengan sentuhan khas daerah yang tidak ditemukan di tempat lain. Dari mi ongklok yang legendaris hingga soto sapi yang hangat, setiap hidangan mencerminkan kekayaan kuliner Wonosobo yang patut untuk dijelajahi. Jadi, jika kamu berencana berkunjung ke Wonosobo, pastikan untuk mencicipi berbagai hidangan khasnya dan menikmati keindahan alam serta keramahan penduduk setempat. Selamat berwisata kuliner!
