Kuliner Nusantara yang Merajai Negeri Jiran
Ketika berlibur ke luar negeri, salah satu pengalaman yang paling ditunggu adalah mencicipi kuliner khas dari negara yang dikunjungi. Namun, ada kejadian unik saat saya berlibur ke Malaysia pada Tahun Baru kemarin—bukan masakan khas Malaysia yang mendominasi, tetapi justru kuliner Indonesia yang banyak bertebaran di Negeri Jiran ini.
Bicara soal kuliner, Indonesia dan Malaysia memang memiliki banyak kemiripan. Tidak heran jika makanan Indonesia begitu populer di Malaysia, bahkan menjadi bagian dari keseharian masyarakat setempat. Mulai dari warung kecil hingga restoran besar, hidangan khas Nusantara bisa ditemukan dengan mudah di berbagai kota Malaysia, khususnya di Kuala Lumpur.
Salah satu contoh yang paling mencolok adalah keberadaan Ayam Gepuk Pak Gembus yang sudah memiliki lebih dari 70 cabang di Malaysia. Bahkan, di sekitar tempat saya menginap di Kuala Lumpur, ada beberapa cabang yang bisa dengan mudah ditemukan, seperti di Kampung Pandan, Pandan Indah, Ampang Point, dan Bangsar.
Kenapa Kuliner Indonesia Begitu Populer di Malaysia?
Ada beberapa alasan mengapa makanan khas Indonesia begitu mudah ditemukan dan diterima oleh masyarakat Malaysia:
- Kesamaan Budaya dan Lidah
Malaysia dan Indonesia merupakan dua negara serumpun yang memiliki akar budaya yang mirip, termasuk dalam hal selera makanan. Banyak hidangan berbumbu kaya rempah yang juga disukai oleh masyarakat Malaysia. - Banyaknya Pekerja Migran Indonesia di Malaysia
Malaysia merupakan salah satu negara tujuan utama pekerja migran Indonesia. Mereka yang bekerja di sektor konstruksi, perhotelan, dan rumah tangga tentu mencari makanan yang sesuai dengan cita rasa kampung halaman. Hal ini membuat permintaan akan kuliner Indonesia semakin tinggi. - Ekspansi Bisnis Kuliner Indonesia
Tidak hanya di Indonesia, beberapa brand kuliner Nusantara juga berekspansi ke Malaysia. Sebut saja Ayam Penyet Ria, Wong Solo, dan Ayam Gepuk Pak Gembus. Mereka melihat peluang besar dalam pasar Malaysia yang memiliki kesamaan selera makanan. - Kedekatan Geografis
Jarak antara Indonesia dan Malaysia yang relatif dekat membuat distribusi bahan makanan lebih mudah. Banyak bahan baku makanan Indonesia bisa ditemukan di pasar tradisional Malaysia, memungkinkan restoran dan warung makan menyajikan hidangan autentik.
Ayam Gepuk Pak Gembus: Hidangan Pedas yang Merajalela di Malaysia
Salah satu hidangan Indonesia yang paling banyak ditemukan di Malaysia adalah Ayam Gepuk Pak Gembus. Hidangan ini terkenal dengan ayam goreng yang dilumuri sambal pedas, serta disajikan dengan tahu, tempe, dan kol goreng.
Di Malaysia, restoran Ayam Gepuk Pak Gembus tetap mempertahankan cita rasa khas Indonesia. Namun, ada sedikit penyesuaian agar cocok dengan selera masyarakat setempat. Meskipun demikian, bagi wisatawan asal Indonesia, rasa yang disajikan tetap terasa familiar, bahkan 99% mirip dengan yang ada di tanah air. Tingkat kepedasan pun bisa disesuaikan sesuai selera, mulai dari level ringan hingga level ekstra pedas bagi pecinta sensasi pedas yang menggigit.
Cabang yang Memiliki Sertifikat Halal
Bagi wisatawan Muslim, kehalalan makanan menjadi salah satu faktor penting dalam memilih tempat makan. Di Malaysia, Ayam Gepuk Pak Gembus telah mendapatkan sertifikasi halal dari Departemen Pengembangan Islam Malaysia (JAKIM). Berikut adalah beberapa cabang yang sudah tersertifikasi halal:
- Saujana Utama 3 Puncak Alam
- Setiawangsa
- Putra Heights
- Semenyih
- Bandar Seri Putra
- Kajang
- Kampung Pandan
- NeoCyber
- Bandar Baru Nilai
- Seremban 3
- Bandar Enstek
Selain cabang-cabang yang telah mendapatkan sertifikat halal ini, restoran Ayam Gepuk Pak Gembus di Malaysia menggunakan dapur pusat yang sudah memiliki sertifikasi halal, sehingga wisatawan tidak perlu khawatir.
Rekomendasi Kuliner Indonesia Lainnya di Malaysia
Selain Ayam Gepuk Pak Gembus, ada banyak restoran Indonesia lain yang bisa dicoba saat berada di Malaysia. Berikut adalah beberapa rekomendasinya:
1. Wong Solo
Restoran ini menyajikan hidangan khas Jawa seperti ayam penyet, nasi lemak versi Indonesia, dan berbagai sambal khas Nusantara.
2. Sari Ratu
Bagi pecinta masakan Padang, Sari Ratu bisa menjadi pilihan tepat. Restoran ini menyajikan rendang, gulai ayam, dendeng balado, dan berbagai lauk khas Minang dengan rasa autentik.
3. Dapoer Kampoeng
Restoran ini menghadirkan berbagai hidangan tradisional Indonesia dengan suasana yang nyaman, seperti soto betawi, nasi uduk, dan bakso.
4. Warung Penyet
Seperti namanya, restoran ini terkenal dengan ayam penyet yang disajikan dengan sambal pedas dan lalapan segar.
5. RM Sederhana
Bagi yang rindu dengan cita rasa nasi Padang, RM Sederhana juga bisa menjadi pilihan. Dengan berbagai pilihan lauk seperti ayam pop, sambal ijo, dan telur balado, restoran ini cukup populer di kalangan perantau Indonesia.
Makanan Jalanan Indonesia di Malaysia
Tidak hanya restoran besar, makanan khas Indonesia juga bisa ditemukan dalam bentuk street food atau makanan kaki lima di Malaysia. Di beberapa pasar malam dan food court, kita bisa menemukan hidangan seperti:
- Martabak manis dan martabak telur
- Bakso malang dan bakso bakar
- Es cendol dan es teler
- Sate ayam dan sate kambing ala Indonesia
Indonesia di Lidah Malaysia
Perjalanan kuliner di Malaysia ternyata tidak selalu berarti menjelajahi makanan khas Negeri Jiran. Bagi para wisatawan Indonesia yang rindu dengan cita rasa Nusantara, Malaysia justru bisa menjadi “rumah kedua” karena banyaknya makanan khas Indonesia yang tersebar di berbagai sudut kota.
Dari ayam gepuk hingga rendang, dari warung kaki lima hingga restoran besar, kuliner Indonesia telah menancapkan eksistensinya di Malaysia. Hal ini menunjukkan bahwa makanan bukan sekadar kebutuhan, tetapi juga bagian dari budaya yang menyebar ke berbagai belahan dunia.
Jadi, jika Anda berlibur ke Malaysia dan ingin menikmati hidangan yang familiar dengan lidah Indonesia, tidak perlu khawatir! Banyak pilihan kuliner yang siap memanjakan selera Anda. Bahkan, mungkin Anda akan merasa seperti sedang kulineran di Jakarta, Bandung, atau Surabaya, meskipun berada di Kuala Lumpur.
Bagaimana dengan Anda? Pernahkah menemukan kuliner Indonesia yang tak terduga saat berlibur ke luar negeri?
