Nasi Kapau adalah salah satu kuliner khas Bukittinggi, Sumatera Barat, yang memiliki cita rasa kaya rempah dan bumbu khas Minang. Sering kali, orang-orang mengira bahwa Nasi Kapau dan Nasi Padang adalah sajian yang sama. Padahal, meskipun keduanya berasal dari Sumatera Barat, terdapat perbedaan mendasar dalam jenis lauk, cara penyajian, dan cita rasa yang membuat Nasi Kapau memiliki keunikan tersendiri.
Asal-usul Nasi Kapau
Dikutip dari berbagai sumber, nama “Kapau” berasal dari nama sebuah nagari (desa) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, tepatnya di Nagari Kapau, Kecamatan Tilatang Kamang. Dari daerah inilah kuliner Nasi Kapau berkembang dan kemudian terkenal di Bukittinggi hingga ke berbagai daerah lain di Indonesia.
Seiring berjalannya waktu, banyak perantau Minang yang membawa Nasi Kapau ke kota-kota besar, termasuk Jakarta, sehingga kuliner ini semakin dikenal luas. Salah satu pusat Nasi Kapau yang terkenal adalah di Pasar Lereng Bukittinggi, tempat banyak penjual menyajikan hidangan khas ini dengan ciri penyajian yang unik.
Ciri Khas Nasi Kapau
1. Cita Rasa yang Berbeda
Salah satu perbedaan mendasar antara Nasi Kapau dan Nasi Padang adalah penggunaan rempah-rempah. Nasi Kapau cenderung memiliki cita rasa yang lebih kaya rempah dengan penggunaan 13 jenis bumbu kering, seperti bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, dan cabai merah yang lebih dominan. Hal ini membuat rasa masakan Nasi Kapau lebih pedas dan berempah dibandingkan dengan Nasi Padang.
2. Cara Penyajian yang Unik
Jika di warung Nasi Padang, hidangan disajikan dalam piring-piring kecil yang ditata di etalase kaca dan pelayan membawa beberapa piring sekaligus ke meja pelanggan (mananting), maka di warung Nasi Kapau, lauk-pauk disusun di wadah besar yang ditata bertingkat di atas meja panjang.
Para pelanggan dapat langsung melihat dan memilih lauk yang diinginkan, dan penjual akan mengambil lauk tersebut menggunakan sendok sayur bertangkai panjang yang terbuat dari batok kelapa, menambah keunikan dalam penyajian Nasi Kapau.
3. Ragam Lauk Khas Nasi Kapau
Lauk yang disajikan di warung Nasi Kapau juga memiliki ciri khas tersendiri. Berikut beberapa lauk khas Nasi Kapau yang wajib dicoba:
- Gulai Kapau: Salah satu ciri khas utama Nasi Kapau adalah gulai kapau, yang terbuat dari sayuran seperti kol, nangka muda, dan kacang panjang dengan kuah santan kuning yang memiliki rasa sedikit asam.
- Gulai Tambusu: Lauk ini terbuat dari usus sapi yang diisi dengan campuran telur dan tahu, kemudian dimasak dengan kuah gulai kuning yang kaya rempah.
- Rendang Ayam: Jika rendang sapi lebih populer di rumah makan Padang, di Nasi Kapau, rendang ayam adalah menu andalan. Rendang ayam dimasak dengan santan dan bumbu khas hingga bumbunya meresap ke dalam daging.
- Gulai Tunjang: Sajian kikil sapi yang dimasak dengan santan dan bumbu khas Minang, membuatnya memiliki tekstur kenyal dan rasa yang gurih.
- Gulai Ikan Bertelur: Sajian ikan yang dimasak dalam gulai kental dengan bumbu yang kaya akan rempah.
- Dendeng Kering: Daging sapi yang diiris tipis dan dikeringkan, kemudian digoreng hingga garing dan disajikan dengan sambal balado yang pedas.
Selain lauk utama, beberapa warung Nasi Kapau juga menyediakan kudapan khas Minang seperti bubur kampiun, es tebak, keripik singkong pedas (balado), dan lemang tapai sebagai pelengkap hidangan.
Nasi Kapau di Luar Bukittinggi
Meskipun berasal dari Bukittinggi, Nasi Kapau kini bisa ditemukan di berbagai daerah lain di Indonesia. Di Jakarta, salah satu sentra Nasi Kapau yang terkenal adalah di Jalan Kramat Raya, Senen. Kawasan ini menjadi tempat berkumpulnya berbagai lapau (warung) Nasi Kapau yang menawarkan cita rasa otentik khas Bukittinggi.
Beberapa warung Nasi Kapau yang terkenal di Jakarta antara lain:
- Nasi Kapau Uni Lis
- Nasi Kapau Uni Upik
- Nasi Kapau Sabana Asli Hj Zaidar
Di warung-warung ini, pelanggan dapat menikmati pengalaman menyantap Nasi Kapau dengan suasana yang mirip seperti di Bukittinggi, termasuk cara penyajian lauk dengan sendok batok kelapa bertangkai panjang.
Nasi Kapau adalah salah satu warisan kuliner khas Bukittinggi yang memiliki cita rasa khas Minang dengan rempah yang lebih kaya dan penyajian yang unik. Meskipun sering disamakan dengan Nasi Padang, Nasi Kapau memiliki banyak perbedaan, baik dari segi rasa, jenis lauk, maupun cara penyajian.
Bagi pecinta kuliner Minang, mencicipi Nasi Kapau adalah pengalaman yang wajib dicoba, baik langsung di Bukittinggi maupun di berbagai warung Nasi Kapau yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Jika Anda mencari sajian yang lebih berempah, pedas, dan unik dibandingkan dengan Nasi Padang, maka Nasi Kapau adalah pilihan yang tepat untuk memanjakan lidah Anda.
