Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikenal sebagai sosok yang gemar mencicipi kuliner khas daerah yang ia kunjungi. Dalam salah satu episode vlog #JKWKULINER di kanal YouTube-nya, Jokowi berbagi pengalaman mencicipi makanan khas Aceh. Episode ini menampilkan beberapa tempat makan legendaris yang sudah berdiri sejak lama, serta beberapa yang masih terbilang baru tetapi sudah mendapatkan tempat di hati masyarakat.
Bagi para pecinta kuliner, rekomendasi tempat makan ini bisa menjadi referensi saat berkunjung ke Aceh. Berikut adalah empat tempat makan di Aceh yang pernah dikunjungi dan dicicipi oleh Jokowi:
1. Kopi Solong, Kedai Kopi Legendaris
Kopi Solong merupakan salah satu kedai kopi tertua di Aceh yang berlokasi di Ulee Kareng, Banda Aceh. Berdiri sejak tahun 1974, Kopi Solong masih mempertahankan metode penyajian tradisional yang membedakannya dari kedai kopi modern.
Tidak seperti coffee shop kekinian yang menerapkan sistem bayar di muka, di Kopi Solong, pelanggan bisa menikmati kopi mereka terlebih dahulu sebelum membayarnya. Kedai ini mulai beroperasi sejak pukul 06.00 pagi dan langsung ramai oleh pengunjung setia. Bahkan, menurut pemiliknya, Haji Nawawi, jumlah pelanggan yang datang ke Kopi Solong bisa mencapai 1.000 orang per hari.
Menu andalan di Kopi Solong antara lain:
- Kopi hitam manis
- Kopi hitam susu
- Kopi sanger
- Kopi kocok telur
Di antara menu tersebut, sanger espresso menjadi favorit pelanggan. Biji kopi yang digunakan adalah jenis robusta dan arabika pilihan, yang telah melalui proses sortir, penjemuran, dan penyangraian untuk menjaga kualitas rasa. Jokowi sendiri diketahui telah mencicipi kopi di kedai ini.
2. Warung Nasi Kambing Lem Bakrie
Warung Nasi Kambing Lem Bakrie terletak di Jalan P. Nyak Makam, Lamteh, Ulee Kareng, Banda Aceh. Berdiri sejak tahun 2013, warung ini hanya melayani pelanggan dari pukul 11.00 hingga 16.00.
Menu andalan di sini adalah:
- Kari kambing
- Ayam tangkap
- Ayam goreng panas
Menurut pemiliknya, Bakrie, fokus utama rumah makan ini adalah menyajikan kari kambing yang lezat dan otentik. Proses memasaknya cukup unik, dimulai dengan merebus daging kambing selama satu jam, lalu ditambahkan nangka, pisang, dan air. Sebelum matang, kari harus diaduk terus-menerus agar bumbu meresap dengan sempurna. Total waktu memasak kari kambing sekitar dua jam.
Ayam goreng pedas di warung ini juga menjadi favorit, dimasak hanya dalam waktu 10 menit dan disajikan dalam keadaan panas. Jokowi, bersama Ibu Negara Iriana dan Mufidah Jusuf Kalla, pernah mencicipi menu di warung ini. Ia dikabarkan sangat menyukai kari kambing dan ayam goreng khas Lem Bakrie.
3. Mie Razali, Mi Aceh Legendaris
Mie Razali adalah salah satu tempat makan yang wajib dikunjungi bagi pecinta mi Aceh. Kedai ini sudah beroperasi sejak tahun 1967 dan awalnya hanya berupa gerobak kecil di pinggir jalan sebelum akhirnya berkembang menjadi rumah makan besar yang terkenal di Banda Aceh.
Tempat makan ini mulai buka pukul 09.00 pagi dan tutup sementara saat waktu salat magrib, lalu kembali beroperasi setelah para pegawainya menunaikan ibadah.
Menu andalan di Mie Razali meliputi:
- Mi Aceh kuah
- Mi Aceh goreng
- Mi kepiting
- Mi seafood
- Martabak Aceh
- Roti canai
Mi Aceh di sini dimasak dengan bumbu khas, lalu ditambahkan kuah kaldu, kecap, air gula, dan cuka. Penyajiannya dilengkapi dengan bawang acar, jeruk nipis, mentimun, dan kerupuk emping.
Presiden Jokowi sempat mampir ke Mie Razali pada 8 Maret 2015 dan menikmati semangkuk mi Aceh kuah daging yang ia pesan bersama jus tomat sebagai pendampingnya.
4. Bu Si Itek Bireuen, Sajian Bebek Kari yang Unik
Berlokasi di Bireuen, rumah makan Bu Si Itek telah beroperasi sejak tahun 2002. Pemiliknya, Ustadz Heri, mulai menjajakan usahanya sejak masih kuliah, dengan berjualan di pinggir jalan sebelum akhirnya memiliki rumah makan sendiri.
Jam operasionalnya terbagi menjadi dua sesi, yaitu:
- Siang: 11.00 – 14.30 WIB
- Malam: 17.00 – 22.00 WIB
Pengunjung yang datang ke Bu Si Itek Bireuen bisa mencapai 400 orang di siang hari dan lebih dari 1.000 orang di malam hari.
Menu utama di rumah makan ini adalah:
- Bebek kari
- Bebek goreng
- Ayam kampung
Yang membuat sajian di sini unik adalah bebek kari yang dimasak dengan bumbu khas Aceh. Kuah karinya memiliki rasa gurih dengan sedikit rasa manis, dilengkapi dengan kentang dan labu sebagai pelengkap. Selain itu, makanan di sini juga disajikan bersama potongan nanas yang berfungsi sebagai pencuci mulut setelah menyantap bebek.
Wisata Kuliner di Aceh, Perpaduan Sejarah dan Cita Rasa
Mencicipi makanan di tempat-tempat makan yang pernah dikunjungi Jokowi bisa menjadi pengalaman menarik, terutama bagi pencinta kuliner. Selain dapat menikmati cita rasa khas Aceh, pengunjung juga bisa mengenal lebih dalam sejarah dan budaya kuliner di Tanah Rencong ini.
Keempat tempat makan di atas bukan hanya sekadar rumah makan biasa, tetapi juga bagian dari sejarah kuliner Aceh yang terus diwariskan dari generasi ke generasi. Dari kopi tradisional hingga hidangan berbumbu kuat, Aceh menawarkan pengalaman kuliner yang sulit dilupakan.
Jadi, jika kamu berkunjung ke Aceh, pastikan untuk mampir ke tempat-tempat ini dan mencicipi hidangan favorit Presiden Jokowi! Selamat berwisata kuliner!
