(876unimmafm) Magelang — Atria Hotel Magelang resmi menghadirkan Tourism Information Center (TIC) sebagai pusat informasi destinasi wisata terintegrasi yang diharapkan menjadi penghubung strategis antara wisatawan, pelaku industri pariwisata, serta pemerintah daerah di wilayah Magelang Raya. Peresmian TIC dilaksanakan pada Jumat, 27 Februari 2026 dan ditandai dengan penandatanganan prasasti serta simbolis pembukaan yang dihadiri Bupati Magelang, Wali Kota Magelang, jajaran manajemen Parador Hotels & Resorts, serta tamu undangan.
Tourism Information Center (TIC) ini dihadirkan sebagai bentuk komitmen Atria Hotel Magelang bersama Parador Hotels & Resorts dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing, khususnya di kawasan Magelang yang dikenal memiliki kekayaan wisata sejarah, budaya, dan alam.
General Manager Atria Hotel Magelang, Evriansyah, menjelaskan bahwa keberadaan TIC bukan sekadar fasilitas tambahan di hotel, tetapi menjadi bagian dari gerakan kolaboratif untuk memperkuat ekosistem pariwisata daerah.
“TIC ini kami rancang sebagai pusat informasi terintegrasi yang tidak hanya melayani tamu hotel, tetapi juga wisatawan domestik maupun mancanegara. Kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, komunitas, dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, COO Parador Hotels & Resorts, Johannes Hutauruk, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan destinasi wisata melalui pendekatan kolaboratif.
“Sebagai bagian dari jaringan perhotelan nasional, Parador percaya bahwa hotel harus menjadi bagian dari pertumbuhan destinasi. TIC ini adalah wujud nyata dukungan kami terhadap penguatan pariwisata Magelang,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Magelang Damar Prasetyo menyampaikan bahwa keberadaan Tourism Information Center sangat dibutuhkan sebagai sarana penguatan sektor pariwisata di Magelang Raya.
“TIC ini sangat dibutuhkan bagi kami, dan tidak ada kata terlambat. Ini luar biasa dan menjadi momentum hidupnya pariwisata di Magelang Raya yang akan tumbuh dan berkembang,” ujarnya.
Ia juga berharap TIC tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi wisata, tetapi juga berkembang menjadi pusat inovasi pariwisata di Magelang Raya. Pemerintah Kota Magelang berencana mengundang para pelaku wisata, perhotelan, budayawan, serta stakeholder terkait untuk duduk bersama merumuskan strategi pengembangan pariwisata Magelang Raya ke depan.
“Kami berharap TIC ini tidak hanya menjadi pusat informasi wisata, tetapi juga menjadi pusat inovasi pariwisata di Magelang Raya. Nantinya kami akan mengundang para pelaku wisata, perhotelan, budayawan, serta stakeholder terkait untuk duduk bersama menentukan langkah strategis dalam pengembangan pariwisata Magelang Raya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang Mulyanto menilai kehadiran Tourism Information Center menjadi langkah progresif dalam memperkuat jejaring pariwisata di Magelang Raya.
Menurutnya, TIC akan membantu pemerintah dan pelaku wisata melihat potensi pariwisata secara lebih utuh sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.
“TIC ini menjadi progres luar biasa untuk membangun jejaring dan membuka kran kerja sama sehingga kita bisa melihat secara utuh bagaimana pariwisata Magelang Raya,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Magelang siap berkolaborasi dalam pengembangan TIC sejalan dengan kalender event pariwisata yang telah dicanangkan Bupati Magelang pada 31 Desember 2025.
“Dengan diresmikannya TIC ini, kami dari Pemerintah Kabupaten Magelang tentu akan berkolaborasi sejalan dengan kalender event yang telah dicanangkan Bapak Bupati. Langkah yang sudah ditempuh juga termasuk menggali potensi seni budaya yang nantinya akan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan,” tambahnya.
Keberadaan Tourism Information Center di Atria Hotel Magelang diharapkan dapat menjadi pusat informasi destinasi unggulan Magelang Raya, membantu wisatawan memperoleh referensi perjalanan yang terpercaya, mendukung promosi desa wisata dan pelaku UMKM, serta memperkuat posisi Magelang sebagai destinasi wisata sejarah, budaya, dan alam.
Rangkaian acara peresmian juga dimeriahkan dengan pertunjukan Tari Gambyong sebagai representasi budaya Jawa yang menambah nuansa budaya dalam kegiatan tersebut.
Dengan diresmikannya Tourism Information Center ini, Atria Hotel Magelang diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam membangun sinergi pariwisata yang lebih terintegrasi, inovatif, dan berkelanjutan di wilayah Magelang Raya.
