Hubungi Kami

FOSIPA Geliatkan Kembali Wisata Kota Magelang Melalui Heritage Walking Tour

(876unimmafm) Magelang- Semangat bangkit terlihat dari penampilan Tari Soreng yang memang identik dengan gerakan dan musiknya yang bersemangat saat menyambut kedatangan rombongan Forum Silaturahmi Insan Pariwisata (Fosipa) Indonesia dalam rangkaian acara Fosipa Country Road (FCR) di Magelang, Sabtu (22/1/2022). Walikota Magelang dr HM Nur Aziz SpPD K-GH juga hadir dalam acara ini.

Forum Silaturahmi Insan Pariwisata (FOSIPA) Indonesia yang beranggotakan para penyedia layanan pariwisata, di antaranya biro perjalanan wisata, hotel, transportasi pariwisata, dan kuliner, termasuk Hotel Atria Magelang, kembali mengadakan salah satu acara rutinnya, yakni FCR (FOSIPA Country Road). Acara yang berlangsung pada Sabtu, 22 Januari 2022 ini pertama kali digelar kembali setelah hampir dua tahun absen karena pandemi Covid-19.

Chandra Irawan, General Manager Atria Hotel Magelang mengatakan acara FCR ini merupakan acara rutin yang merekatkan para pelaku insan pariwisata. Selain itu, para anggota juga memiliki semangat yang sama, yakni turut berkontribusi untuk menggeliatkan kembali pariwisata yang sempat terpuruk akibat pandemi, terutama pariwisata di Kota Magelang.

Semangat para penari Soreng ini diharapkan akan menular pada member forsima yang rata-rata masih muda, untuk kembali menggeliatkan pariwisata di Magelang yang sempet terpuruk karena pandemi ,imbuh Chandra Irawan.

Acara tersebut diikuti 53 peserta dan mengunjungi beberapa tempat di Kota Magelang. Dimulai dari titik keberangkatan Alun-alun Kota Magelang dan berkeliling di Masjid Kauman, Gereja GPIB, Klenteng Liong Hok Bio, Water Tor, hingga Kawasan Pecinan.

Kawasan Alun-alun Kota Magelang dipilih karena memiliki nilai budaya yang tak dapat dipandang sebelah mata. Di kawasan ini tak hanya berdiri Water Torn peninggalan Belanda, namun juga terdapat 3 rumah ibadah yang berdekatan, yaitu Masjid Kauman, Gereja GPIB, dan Klenteng Liong Hok Bio.

Seusai berkeliling kawasan Alun-Alun Kota Magelang, rombongan kemudian melanjutkan acara ramah tamah dan makan siang bersama Walikota Magelang, Dokter Muchammad Aziz.

Dalam sambutannya, Dokter Muchammad Aziz menyampaikan bahwa di era pandemi dibutuhkan orang-orang kreatif dan ekstrim untuk kembali membangkitkan gairah pariwisata yang sempat lesu oleh pandemi. Terlebih, Kota Magelang adalah kota kecil yang berada di antara dua kota besar, Semarang dan Yogyakarta, dan memiliki potensi besar dalam pariwisata.

” Saya sebagai Walikota akan membuat sangat mudah, maka sajikan narasi yang baik tentang Magelang yang indah dan ramah , nantinya kalau Masyarakat sudah jadi, maka akan banyak orang mancanegara yang datang ke Magelang” tambahnya

“Silakan membuat narasi yang lebih menarik tentang Magelang. Potensi wisata kita tidak kalah dengan Korea, Taiwan, atau bahkan Amerika Serikat. Hanya saja, mereka mampu menarasikan pariwisata mereka dengan kemasan yang menarik.

Kota Magelang ini diapit 2 kota besar, Yogyakarta dan Semarang. Sehingga perlu kreativitas kita bagaimana caranya agar orang mau datang ke Magelang untuk berwisata,” ujar Dokter Aziz.

Besarnya potensi wisata di Kota Magelang juga diungkapkan oleh Andri Torres, Wakil Ketua FOSIPA. “Magelang punya potensi wisata yang kaya, yaitu perpaduan heritage dan alam. Ada museum dan bangunan tua yang disukai tamu-tamu Eropa, sekaligus di sini ada track ke Bukit Tidar di tengah kota,” Andri menyampaikan.

Rinta

Leave a Reply

  • https://ssg.streamingmurah.com:8048
  • Copyright ©2025 by PT. Radio Unimma. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048
  • Copyright ©2025 by unimmafm. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048/stream
  • Copyright ©2025 by unimmafm All Rights Reserved