(876Unimmafm) MAGELANG – Sebanyak 10.000 warga Muhammadiyah diperkirakan akan menghadiri acara silaturahim keluarga besar Muhammadiyah (SKBM) Kabupaten Magelang, di Lapangan drh Soepardi, Kota Mungkid, Kabupaten Magelang, Sabtu, (6/5) mendatang. Pada hari yang sama, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang melangsungkan musyawarah daerah (musyda) ke-8 untuk memilih formatur pengurus baru, periode 2023-2027.
Ketua PDM Kabupaten Magelang Jumari mengaku akan mengerahkan warga dan simpatisan Muhammadiyah mulai dari tingkat ranting sampai daerah. Kemudian para pelajar, guru-guru, dan karyawan amal usaha Muhammadiyah (AUM). “Kita harapkan, kegiatan SKBM ini bisa menjadi obat rindu dan memperkuat tali persaudaraan warga Muhammadiyah,” ujar Jumari, di Aula PDM Kabupaten Magelang, Rabu, (3/5).
Menurut Jumari, SKBM tahun ini berbeda karena ada Bazar Expo yang diisi kegiatan pameran produk UMKM, AUM, serta menampilkan karya pelajar Muhammadiyah. Selain itu, ada pameran bursa kerja berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Pameran produk dan bursa kerja ini akan dilaksanakan dua hari, 5-6 Mei. Acara ini juga bertepatan dengan hari pengumuman kelulusan tingkat SMA/SMK. “Ini momen yang pas untuk mereka mencari informasi lowongan kerja,” tambahnya didampingi Sekretaris PDM Kabupaten Magelang M. Nasirudin.
Sularto Ketua SKBM menambahkan, di mulai pada hari jum at rangkaian Expo produk Aum dan UMKM binaan Muhamdiyah, juga dimeriahkan gelar budaya dengan tari Gamboyong kolosal, Tapak Suci Putra Muhammadiyah kolosal serta penampil lainnya Drumband, seni karawitan, Band dan kesenian lainnya oleh para pelajar dan Guru Muhammadiyah.
Sementara agenda musyda dilaksanakan 6-7 Mei, di kampus Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma). Jumari menjelaskan, musdya ini akan diikuti sekitar 516 orang. Terdiri dari 320 utusan Muhammadiyah dan 196 utusan ‘Aisyiyah. Namun tidak seluruhnya memiliki hak suara. Utusan musyda terdiri dari anggota, peserta dan peninjau. Yang memiliki hak pilih hanya anggota musyda.
“Kami sudah menetapkan 32 calon pimpinan daerah Muhammadiyah yang kemudian akan dipilih menjadi 11 orang anggota pimpinan dan yang memilih ketua PDM, serta menetapkan 27 calon pimpinan ‘Aisyiyah yang kemudian akan dipilih 9 orang yang akan masuk formatur pimpinan ‘Aisyiyah daerah dan memilih Ketua PD ‘Aisyiyah,” jelasnya.
Sistem pemilihan formatur pimpinan ini akan dilaksanakan dengan e-voting. Sehingga akan langsung diketahui siapa pimpinan terpilih. Dirinya berharap, musyda ke-8 yang membawa semangat “Membumikan Islam yang Unggul dan Berkemajuan di Kabupaten Magelang” dapat benar-benar terwujud di periode kepemimpinan yang mendatang. Ia ingin musyda berjalan lancar, sesuai harapan.
“Muhammadiyah itu punya ciri khas regenerasinya model rumpun bambu. Yang tua masih ada, yang muda sudah muncul. Maka harapannya, musyda ini membawa semangat baru untuk menatap masa depan lebih cerah, dan tugas Muhammadiyah adalah senantiasa memberikan manfaat untuk masyarakat secara luas,” ujarnya.
Namun ia menilai, bahwa kehidupan bermasyarakat itu dinamis. Ini adalah tantangan Muhammadiyah, agar selalu berbenah dan berubah mengikuti zaman. “Kalau tidak berubah dan berpikir seperti yang lalu, maka Muhammadiyah tidak akan bisa bermanfaat untuk masyarakat. Kalau sudah tidak bermanfaat, Muhammadiyah bisa punah,” ungkapnya.
Namun demikian, perubahan yang dilakukan Muhammadiyah harus berdasarkan risalah Islam berkemajuan. Setidaknya ada lima karakter yang tidak boleh ditinggalkan. Pertama, selalu bersumber pada Alquran dan Hadits. Kedua, berdasarkan tauhid murni. Ketiga, mewujudkan ijtihad dan tajdid. Keempat, mewujudkan Islam yang moderat, dan kelima, mewujudkan Islam yang Rahmatan lil ‘Alamin.
“Konkritnya adalah beragama Islam yang membantu menyelesaikan masalah keumatan sesuai dinamika perkembangan zaman,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah (PD) ‘Aisyiyah Kabupaten Magelang Nida Ul Hasanah mengatakan, musyda merupakan kegiatan pengkaderan. Dimana pengurus baru akan meneruskan estafet kepemimpinan, sehingga ‘Aisyiyah akan lebih maju. Salah satu program baru yang akan dilaksanakan adalah pencegahan kelahiran prematur.
