(876Unimmafm) Potensi wisata di Kabupaten Magelang memang luar biasa, seperti dibagian Magelang utara sangat beragam. Yaitu mulai dari Gunung, Air Terjun, Telaga, Embung, dan Candi.
Air Terjun Sumuran Seloprojo salah satu tempat wisata ynag menarik. Namun karena Pandemi menjadi sepi pengunjung.
Bahkan dalam waktu satu minggu sejak hadirnya pandemi covid – 19 jumlah pengunjung Air Terjun Sumuran hanya sekitar 10 orang saja.
Untuk membangkitkan ekonomi warga sekitar serta menambah pendapatan, warga Desa Seloprojo berinisiatif untuk menambah fasilitas di sekitar area Air Terjun Sumuran seperti musholla, kantin, toilet dan gazebo guna untuk menarik wisatawan yang berkunjung ke Air Terjun Sumuran seperti sebelum covid – 19.
Selain itu untuk memikat para wisatawans Di sediakan spot foto yang menarik guna memikat para wisatawan supaya tergugah untuk mengunjungi Air Terjun Sumuran.
Spot foto jembatan kecil dari besi yang berada di depan Air Terjun Sumuran, memungkinkan Pengunjung yang berfoto akan terlihat dengan jelas Air Terjun yang mengalir deras dan aliran airnya sangat jernih.
Selain itu ada hal unik yang bisa didapatkan di Air Terjun ini yaitu Pertama adalah adanya dua buah kolam yang digunakan untuk menampung aliran dan kedalamannya sekitar satu meter.
Kolam ini sengaja dibendung untuk wisatawan agar bisa menikmati segarnya Air Terjun Sumuran dan supaya wisatawan bisa mandi di aliran air terjunnya langsung.
Kemudian ada replika tiga buah patung yang mirip dengan kepala burung yang berada di pojok kolam. Setiap patungnya diberi lubang aliran di bagian paruh dan mulutnya sama persis dengan batuan yang berada di candi.
Selain itu adanya cerita mestik tentang ular naga yang konon katanya bukan ular naga asli, namun ular ini diindikasikan sebagai makhluk halus. Justru dengan hal yang unik seperti ini menjadikan pengunjung penasaran untuk mengunjungi tempat ini.
Warga Seloprojo meyakini bahwa ular naga ini sebagai penunggu Air Terjun Sumuran.
Suasana yang sunyi sepi dan sejuk ini menjadikan pengunjung seolah sedang mengunjungi surga di balik pegunungan. Lokasinya yang sulit diakses memungkinkan menjadi alasan sepinya wisata ini.
Padahal Air Terjun ini memiliki berbagai macam keunikan. Selain melihat keindahan Air Terjun ini pengunjung juga bisa menikmati indahnya panorama Gunung Andong dan Telomoyo dari kejauhan.
“Di jalan setapak yang menuju ke Air Terjun Sumuran warga menanam berbagai tanaman dan berbagai jenis palawija yang bisa dipetik oleh wisatawan, dibeli kemudian bisa dijadikan untuk oleh-oleh.” Ujar Si Pengelola Air Terjun Sumuran.
Yang perlu diperhatikan Wisatawan jika mendatangi tempat ini , adalah tidak diperbolehkan mendirikan tenda didekat Air Terjun.
Harga Tiket Masuk ke Air Terjun Sumuran ini sebesar Rp 4.000 per orang , parkir motor Rp 2.000 dan parkir mobil Rp 5.000.
.
Penulis Uke Rully Damareta mahasiswa Ilkmo Unimma
