( 87,6 Unimma FM) Asam urat merupakan kondisi peradangan kronis yang ditandai dengan penumpukan dan kirstalisasi asam urat di persendian dan jaringan tubuh. Biasanya, rasa nyeri akibat asam urat ini terjadi di area kaki, meski dapat terjadi di area lainnya. Lalu jika dibiarkan, penumpukan asam urat ini bisa memicu beberapa kondisi tertentu, mulai dari pembentukan batu ginjal, terjadinya gangguan jantung koroner, hingga kerusakan pada sendi.
Untungnya, mengubah gaya hidup dan pola makan bisa membatu menurunkan kadar asam urat dalam darah dan meminimalisir rasa nyerinya. Seledri pun disebut-sebut sebagai salah satu makanan yang disebut-sebut dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah. Namun, bagaimana cara kerjanya? Dikutip dari Healthline, seledri terbukti mengandung beberapa kandungan untuk mengurangi peradangan dan produksi asam urat yang biasa ditemukan di bijinya.

Misalnya, berikut ini: luteolin 3-n-butylphthalide (3nB) beta-selinene Dalam sebuah studi yang diterbitkan di PubMed Central, ditemukan bahwa luteolin dari biji seledri dapat mengurangi produksi oksida nitrat dari asam urat, sehingga mungkin dapat mengurangi peradangan akibat asam urat.
Lalu, dalam sebuah studi yang dilakukan pada 2017, ditemukan bahwa mengekspos beberapa sel tertentu pada senyawa 3-n-butylphthalide (3nB) dapat menurunkan stres oksidatif dan risiko peradangan. Hal ini menunjukkan bahwa biji seledri ndapat membantu mengurangi peradangan terkait asam urat. Lebih lanjut, sebuah studi yang dilakukan pada tanaman herba obat Varbenaceae, menemukan bahwa beta-selinene memiliki kandungan antioksidan dan anti radang. Artinya, kemungkinan besar beta-selinene dalam biji seledri juga dapat memberi efek yang sama.
Beberapa penelitian yang diterbitkan dalam PubMed Central membuktikan bahwa dosis biji seledri berikut dapat membantu menurunkan asam urat: Menurunkan serum asam urat dan aktivitas antioksidan: 5 gram per kilogram Menurunkan kadar asam urat: 1.000 milligram per kilogram (mg/kg) untuk dua minggu Menghambat xanthine oxidase: 100 microgram per milliliter (μg/mL) Lalu terkait cara mengonsumsinya, bisa dengan cara mengonsumsi suplemen dengan ekstrak hidroalkohol, yang mengandung persentase tertentu dari senyawa bermanfaat, seperti luteolin atau 3nB. Selain itu, kita juga bisa memasukkan biji seledri ke dalam masakan atau dijadikan bumbu makanan agar terasa lebih enak dikonsumsi.
Bagian seledri lain seperti batang dan daun juga bisa dikonsumsi, meski kandungan manfaat untuk asam uratnya tidak sebanyak kandungan pada biji dan minyaknya. Kendati demikian, batang seledri mengandung serat, yang diyakini dapat mengurangi serangan asam urat.