Meskipun saya selalu menghargai pengembang Arkane Studios, saya tidak pernah merasa sepenuhnya terikat dengan pengalaman-pengalaman yang mereka buat. Ketidakpastian saya semakin besar menjelang perilisan Deathloop, terutama karena apa yang saya lihat sebelumnya terkesan rumit dan membingungkan. Namun, setelah memainkan game ini, saya bisa katakan bahwa Deathloop adalah salah satu game terbaik yang saya mainkan sepanjang 2021. Tidak hanya menawarkan pengalaman yang unik, tetapi juga penuh gaya dan pesona, sambil tetap mempertahankan keahlian Arkane dalam desain level.
Format Unik: Bermain sebagai Colt dan Julianna
Deathloop memiliki format yang sangat berbeda dari kebanyakan game lainnya, dimana pemain mengendalikan dua karakter berbeda: Colt dan Julianna. Mayoritas permainan dimainkan sebagai Colt, seorang pria yang terjebak dalam siklus waktu di sebuah pulau bernama Blackreef, dimana setiap hari selalu terulang tanpa henti. Sementara hampir semua orang di pulau menikmati pengulangan ini, Colt ingin keluar dari siklus tersebut. Untuk itu, dia harus membunuh semua “Visionaries”, yang bertanggung jawab atas terciptanya loop waktu tersebut. Julianna, di sisi lain, berusaha menghentikan Colt dan memastikan siklus ini terus berlanjut.
Pengalaman Multiplayer dengan Julianna
Saat mengendalikan Julianna, Anda akan menyusup ke sesi pemain lain dengan tujuan membunuh Colt. Ini sedikit mirip dengan seri Dark Souls, dimana Anda bisa mengganggu progres pemain lain. Meskipun fitur PvP ini bisa menyenangkan, saya merasa bahwa setiap lokasi dalam Deathloop terlalu besar untuk bentuk permainan ini. Kadang saya menghabiskan waktu 5-10 menit berlari-lari mencari Colt tanpa menemukannya. Fitur ini akan lebih seru jika dimainkan dengan teman, bukan pemain acak.
Gameplay Colt: Memburu Visionaries dalam “Murder Puzzle”
Sementara bagian Julianna memiliki kekurangan, inti dari Deathloop adalah memainkan Colt, yang harus memecahkan “puzzle pembunuhan” untuk menghancurkan siklus waktu. Anda harus menemukan cara untuk membunuh kedelapan Visionaries dalam satu hari. Karena mereka tersebar di berbagai lokasi, Anda tidak bisa membunuh mereka satu per satu sebelum hari berakhir. Proses ini melibatkan banyak detektif, menyusun informasi dan merencanakan rute pembunuhan yang efisien. Misalnya, Anda bisa mengeksploitasi hubungan cinta antara dua Visionaries untuk menaklukkan mereka sekaligus.
Menyelami Karakter dan Cerita
Proses mengumpulkan informasi tentang setiap Visionary adalah elemen yang paling menarik dalam Deathloop. Ini mengingatkan saya pada Return of the Obra Dinn, di mana Anda harus menyusun potongan-potongan cerita untuk memahami apa yang terjadi. Setiap Visionary memiliki kepribadian dan latar belakang yang menarik, dan semakin Anda belajar tentang mereka, semakin memuaskan rasanya saat berhasil mengalahkan mereka.
Desain Level yang Imersif dan Dinamis
Arkane dikenal dengan desain level yang memberi kebebasan kepada pemain, dan ini tetap menjadi kekuatan besar dalam Deathloop. Meskipun hanya ada empat lokasi utama, setiap area terasa sangat dalam, berkat perubahan dinamis sepanjang waktu. Setiap hari dalam game dibagi menjadi empat periode waktu—pagi, siang, sore, dan malam—yang memengaruhi apa yang dapat diakses atau tidak. Hal ini menjaga agar lokasi-lokasi yang ada tetap segar dan tidak monoton.
Mekanik Familiar dan Sistem Senjata
Banyak elemen gameplay dalam Deathloop yang mirip dengan Dishonored, termasuk kemampuan teleportasi dan menghubungkan musuh untuk menyerang mereka sekaligus. Namun, kali ini senjata menjadi fokus utama dalam pertempuran, meskipun senjata-senjata tersebut tidak terlalu mencolok. Pistol, senapan mesin, dan senapan pump-action adalah pilihan utama Colt dan Julianna, meskipun mereka lebih berfungsi sebagai alat untuk membunuh, bukan fitur utama permainan.
Masalah Teknis yang Mengganggu
Meski begitu, Deathloop tidak lepas dari beberapa masalah teknis. Saya sering kali mengalami bug dan kesalahan seperti terjebak di lingkungan game atau game yang crash ke menu utama, yang membuat frustrasi. Jika Arkane bisa memperbaiki masalah-masalah ini pasca-peluncuran, maka Deathloop akan menjadi pengalaman yang jauh lebih baik.
