Mandalika, salah satu kawasan yang telah ditetapkan sebagai salah satu dari 10 Bali Baru oleh Presiden Joko Widodo, kini menjadi destinasi wisata yang sedang berkembang pesat. Dengan kawasan seluas 1.035 hektar yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) melalui Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2014, Mandalika menjadi tempat yang menjanjikan untuk dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun internasional. Keindahan alamnya yang memukau, ditambah dengan perkembangan infrastruktur yang pesat, menjadikan Mandalika tempat yang wajib untuk dikunjungi. Tidak hanya menawarkan pesona alam yang menakjubkan, namun Mandalika juga menjadi tuan rumah bagi ajang olahraga internasional seperti MotoGP yang akan diadakan di Sirkuit Mandalika.

Berikut adalah beberapa rekomendasi destinasi wisata di Mandalika yang tidak boleh Anda lewatkan!
1. Pantai Kuta Mandalika: Pesona Alam yang Menyegarkan
Bagi banyak orang, nama Pantai Kuta langsung terhubung dengan Bali. Namun, Mandalika juga memiliki Pantai Kuta yang tak kalah mempesona. Terletak di kawasan strategis dan hanya beberapa menit dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Pantai Kuta Mandalika menawarkan pasir putih yang halus, air laut biru yang jernih, dan bukit-bukit kecil yang mengelilinginya. Pantai ini memiliki garis pantai yang panjang, memberi kesan tak berujung, yang cocok untuk bersantai atau menikmati keindahan alam.
Saat ini, sedang dilakukan pembangunan besar-besaran di Pantai Kuta Mandalika untuk mendukung rencana Presiden Joko Widodo dalam mempromosikan Mandalika sebagai destinasi wisata super prioritas. Keindahan alam yang alami di pantai ini tetap terjaga, meskipun ada perkembangan infrastruktur di sekitarnya.
2. Pantai Tanjung Aan: Liburan Tenang dengan Suasana Sejuk
Tidak jauh dari Pantai Kuta, terdapat Pantai Tanjung Aan yang menawarkan suasana lebih tenang dan sepi. Dengan perjalanan hanya sekitar 30 menit dari Bandara Internasional Lombok, Pantai Tanjung Aan menjadi pilihan tepat bagi pengunjung yang ingin menghindari keramaian. Pantai ini dikenal dengan pasir putihnya yang lembut dan air laut yang biru kehijauan.
Pantai Tanjung Aan juga merupakan tempat yang ideal untuk aktivitas seperti berjemur, berselancar, dan menyelam. Di sekitar pantai, terdapat banyak tempat makan yang menawarkan hidangan lokal. Jika berkunjung ke sini, jangan lupa untuk membeli kain tenun khas Lombok sebagai oleh-oleh dari para pedagang kaki lima yang ada di sekitar pantai.
Selain itu, Bukit Merese dan Batu Payung, yang berada sekitar 30 menit berjalan kaki, juga menawarkan pemandangan indah yang sayang untuk dilewatkan.
3. Bukit Merese: Menikmati Keindahan Panorama Laut
Selanjutnya, Bukit Merese, yang dikenal juga dengan sebutan Bukit Cinta, merupakan destinasi wisata yang tidak boleh Anda lewatkan. Terletak di Kabupaten Lombok Tengah, bukit ini dapat dijangkau dalam waktu sekitar 45 menit berkendara dari Kota Mataram.
Dari puncak Bukit Merese, Anda akan disuguhi pemandangan laut yang bergradasi dari biru hingga kehijauan, serta panorama alam yang luar biasa indah. Saat matahari terbenam, pemandangan yang dihadirkan semakin memukau dan menjadi momen yang sempurna untuk berfoto bersama teman atau keluarga.
4. Batu Payung: Ikon Wisata yang Menakjubkan
Batu Payung adalah destinasi wisata yang unik di Mandalika, yang bisa dicapai dengan perahu sekitar 45 menit dari Pantai Tanjung Aan. Batu Payung terkenal dengan batu besar yang memiliki bentuk unik, yang dulunya dapat digunakan sebagai tempat berlindung dari teriknya matahari. Namun, sayangnya batu payung utama sudah roboh akibat abrasi pantai.
Meski begitu, Batu Payung tetap menjadi daya tarik wisata, karena kawasan ini memiliki keindahan alam yang luar biasa, dan banyak wisatawan yang datang untuk menikmati pesona alamnya.
5. Desa Adat Sade: Menyelami Budaya Lokal Suku Sasak
Bagi Anda yang tertarik dengan budaya lokal, Desa Adat Sade di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, adalah destinasi yang tepat. Desa ini masih mempertahankan kehidupan tradisional Suku Sasak yang asli Lombok. Rumah-rumah adat yang terbuat dari bahan alami seperti anyaman bambu, alang-alang, dan tanah liat, memberikan gambaran tentang cara hidup masyarakat Sasak yang sangat sederhana dan ramah.
Di desa ini, Anda dapat melihat berbagai aspek kehidupan sehari-hari masyarakat, seperti cara bertani, pernikahan adat, serta cara menenun kain tradisional. Para perempuan di Desa Sade membuat kain tenun yang indah sebagai oleh-oleh yang dapat Anda beli di sini. Mengunjungi Desa Adat Sade adalah cara yang bagus untuk lebih mengenal budaya lokal Lombok yang kaya dan unik.
Infrastruktur dan Aksesibilitas yang Mendukung
Dengan adanya Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, akses menuju Mandalika sangatlah mudah, terutama bagi wisatawan internasional. Pembangunan infrastruktur di kawasan Mandalika semakin mempermudah perjalanan ke tempat-tempat wisata, termasuk dengan adanya hotel dan resort yang menawarkan fasilitas lengkap.
Mandalika, yang telah ditetapkan sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK), juga terus berkembang dengan dukungan pemerintah dan para investor yang membangun fasilitas pariwisata kelas dunia. Salah satu yang paling ditunggu-tunggu adalah penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika, yang semakin memperkuat reputasi Mandalika sebagai destinasi wisata internasional.
Mandalika menawarkan kombinasi sempurna antara keindahan alam, budaya lokal, dan fasilitas modern yang mendukung sektor pariwisata. Dari pantai-pantai indah, bukit-bukit dengan pemandangan luar biasa, hingga kehidupan budaya yang masih sangat terjaga, Mandalika adalah tempat yang wajib dikunjungi. Dengan adanya berbagai macam atraksi wisata dan akses yang semakin mudah, Mandalika akan menjadi destinasi utama yang menarik banyak wisatawan dari seluruh dunia.
Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Mandalika dan menikmati semua pesona yang ditawarkannya!