UNIMMA—Setelah hampir dua tahun vakum dari dunia blog, akhirnya saya kembali memperbarui blog ini di tengah malam. Meski keinginan untuk rajin menulis ada, waktu seringkali tidak mendukung, dan kegiatan lainnya kerap menyita perhatian. Namun, kebosanan menunggu kelanjutan anime musim panas yang sebagian besar telah tamat menjadi alasan saya untuk menulis lagi.

Kali ini, saya ingin berbagi pengalaman menarik mengenai donghua, animasi buatan Tiongkok yang belakangan ini semakin populer. Saya awalnya tidak memiliki ekspektasi tinggi karena kebiasaan menonton anime Jepang, tetapi ternyata banyak serial donghua yang layak dicoba. Salah satu yang menarik perhatian saya adalah “The Island of Siliang” (Juan Siliang).
Sinopsis “The Island of Siliang”
“The Island of Siliang” mengisahkan tentang Jing Xuan, seorang pria yang terbuang ke Pulau Siliang bersama makhluk immortal lainnya sebagai hukuman atas dosa besar mereka. Pulau ini adalah tempat buangan untuk makhluk-makhluk immortal yang harus menjalani kehidupan sebagai manusia biasa, menua dan mengalami kesulitan seperti manusia. Mereka terkurung di pulau yang bahkan tidak ada di peta dan hanya memiliki kesempatan untuk mendapatkan pengampunan setiap 500 tahun sekali, yang berarti mereka cenderung tidak akan pernah mendapatkannya.
Jing Xuan, yang merupakan tokoh utama, terjebak dalam kehidupan sial hingga ia menemukan cara untuk kabur dari pulau tersebut. Cerita dimulai dengan Shang Zhen, suami dari Ying Mo, yang berusaha keras untuk pulang kampung dan menyelamatkan istrinya. Setelah gagal, mereka semua hancur menjadi debu ketika terjatuh ke laut, termasuk Jing Xuan.
Sepuluh tahun kemudian, kita diperkenalkan pada Tu Li, seorang gadis tomboi yang dibesarkan oleh Elder Heng setelah keluarganya tewas tragis. Tu Li merupakan manusia biasa yang terjebak di Pulau Siliang karena kecelakaan yang melibatkan ayahnya. Meski hidup dalam perundungan dan diskriminasi, Tu Li memiliki hubungan dekat dengan Elder Heng, yang ternyata adalah Jing Xuan dalam penyamaran.
Pemeran Utama dan Karakter
Na In Woo sebagai Jing Xuan: Jing Xuan adalah karakter yang mengalami transformasi dramatis dari makhluk immortal menjadi manusia biasa. Dalam wujudnya sebagai Elder Heng, ia berusaha melindungi Tu Li sambil mencari cara untuk keluar dari Pulau Siliang.
Seohyun sebagai Tu Li: Tu Li adalah gadis manusia biasa yang tumbuh di Pulau Siliang setelah kecelakaan yang melibatkan ayahnya. Karakternya adalah pusat dari cerita, berjuang melawan diskriminasi dan mencari jalan keluar dari pulau yang mengekang hidupnya.
Aspek Teknis dan Visual
Salah satu aspek yang mencuri perhatian adalah kualitas animasi dari “The Island of Siliang”. Animasi dalam donghua ini sangat halus dan realistis, dengan detail yang sangat tajam pada karakter-karakter dan latar belakang. Kulit karakter terlihat memiliki kerutan alami, menciptakan efek visual yang sangat mengesankan. Dalam hal ini, animasi “The Island of Siliang” jauh lebih maju dibandingkan dengan banyak anime Jepang, termasuk “Soul Land” yang saat ini populer.
Plot dan Romansa
Walaupun teaser menunjukkan adanya elemen romansa antara manusia biasa dan immortal, romansa dalam “The Island of Siliang” baru muncul di episode-episode terakhir. Hubungan antara Tu Li dan Jing Xuan, yang ternyata adalah Elder Heng, memiliki dinamika kompleks yang mengaburkan batas antara cinta saudara dan cinta romantis. Jing Xuan yang telah lama menyamar sebagai Elder Heng tampaknya memiliki perasaan campur aduk terhadap Tu Li, yang menambah lapisan emosional dalam cerita.
Perkembangan Cerita dan Season Berikutnya
Season pertama “The Island of Siliang” berakhir di episode 15, dan ada desas-desus mengenai kemungkinan adanya season 2. Namun, informasi resmi mengenai tanggal rilisnya belum diumumkan. Sayangnya, donghua ini tidak memiliki versi novel yang bisa dijadikan bahan bacaan untuk menunggu season berikutnya, karena cerita ini adalah orisinal. Ini membuat penggemar seperti saya harus sabar dan berdoa agar sekuelnya segera dirilis.
“The Island of Siliang” adalah contoh donghua yang menunjukkan kualitas tinggi dalam animasi dan cerita. Meskipun ada elemen romansa yang agak lambat muncul, cerita ini menawarkan pengalaman menonton yang menarik dan penuh intrik. Kualitas animasi yang memukau dan plot yang mendalam membuat donghua ini layak untuk ditonton.
Bagi kalian yang tertarik untuk mengeksplorasi dunia donghua lebih jauh, “The Island of Siliang” adalah pilihan yang sangat baik. Pastikan untuk mengikuti episode-episodenya di platform streaming yang mendukung donghua, dan tetaplah menunggu kabar terbaru mengenai season 2.
Untuk informasi lebih lanjut dan pembaruan terbaru, jangan lupa untuk memantau blog ini. Terima kasih sudah membaca, dan semoga artikel ini bermanfaat untuk kalian semua!
1 Comment
Rohadiants
19 December 2022Iya nih kapan ya season 2 rilis? sudah 1 tahun 🤦🏼♂️