Oseng mercon merupakan kuliner pedas khas Jogja yang menggugah selera. Asal-usul hidangan ini terbilang unik, termasuk penamaan “mercon.” Begini kisahnya.
Membicarakan makanan khas Jogja, yang kerap terlintas di benak banyak orang adalah makanan manis seperti gudeg dan bakpia. Namun, di kota pelajar ini juga ada hidangan pedas bernama oseng mercon.
Oseng mercon memiliki rasa pedas yang kuat karena dibuat menggunakan cabai rawit dalam jumlah banyak. Disebut “mercon” lantaran kepedasannya yang seakan-akan meledak di dalam mulut, seperti petasan yang membakar lidah.
Asal-Usul Oseng Mercon
Oseng mercon sendiri berbahan dasar kikil, gajih atau lemak, kulit, dan koyor sapi yang dimasak dengan bumbu pedas khas. Hidangan ini tidak muncul begitu saja, melainkan memiliki sejarah yang menarik.
Salah satu pelopor oseng mercon di Jogja adalah Warung Oseng Mercon Bu Narti. Ide awal pembuatan oseng mercon muncul saat perayaan Idul Adha, di mana sang pemilik mendapatkan banyak koyor sapi. Ia pun mendapatkan ide untuk mengolah koyor tersebut dengan cabai rawit. Setelah itu, ia mulai menjual makanan ini kepada orang-orang dan mendapatkan respon yang sangat baik.
Munculnya nama oseng mercon sendiri bukan dari sang pemilik warung, tetapi dari seorang budayawan terkenal, yaitu Emha Ainun Najib atau yang dikenal dengan nama Cak Nun. Warung makan milik Bu Narti sering dikunjungi oleh para seniman serta budayawan yang kerap kali membahas betapa pedasnya makanan olahan Bu Narti tersebut. Akhirnya, lahirlah nama “oseng mercon” yang menggambarkan ledakan pedas yang ditimbulkannya.
Makanan ini sering kali ditemui pada malam hari, tentunya dengan suasana malam yang dingin, sehingga sangat cocok untuk menikmati makanan yang super pedas ini.
Keunikan Oseng Mercon
Oseng mercon memiliki keunikan tersendiri yang membedakannya dari hidangan pedas lainnya di Indonesia. Berikut beberapa hal yang membuat oseng mercon begitu istimewa:
- Tingkat Kepedasan yang Ekstrem
Jika kebanyakan makanan pedas hanya menggunakan sedikit cabai rawit, oseng mercon menggunakan cabai rawit dalam jumlah besar sehingga rasanya benar-benar membakar lidah. - Bahan Baku yang Berbeda
Dibandingkan dengan hidangan pedas lainnya, oseng mercon biasanya menggunakan koyor, kikil, atau kulit sapi yang memberikan tekstur kenyal dan gurih. - Cara Memasak yang Khas
Proses memasak oseng mercon dilakukan dengan cara dioseng lama di atas api kecil agar bumbu pedas meresap sempurna ke dalam daging. - Kombinasi Manis dan Pedas
Beberapa varian oseng mercon memadukan rasa manis khas kuliner Jogja dengan pedas yang menyengat, menciptakan keseimbangan rasa yang unik.
Rekomendasi Tempat Makan Oseng Mercon di Jogja
Bagi kamu yang ingin mencoba oseng mercon asli di Jogja, berikut beberapa tempat yang wajib dikunjungi:
1. Oseng Mercon Bu Narti
Tentunya, tempat ini wajib untuk dicoba karena menjadi pelopor oseng mercon pertama di Jogja. Dengan Rp 30.000, kamu sudah bisa menikmati kuliner pedas ini yang terkenal dengan bumbu yang meresap dan rasa yang menggigit.
Lokasi: Jl. KH. Ahmad Dahlan No.107, Notoprajan, Ngampilan, Jogja.
Jam buka: 17.00 – 23.00 WIB.
2. Oseng Mercon Mas Toni
Dikutip dari culinary.uad.ac.id, oseng mercon milik Mas Toni memiliki variasi lain yang berbeda dengan oseng mercon tradisional yang hanya menggunakan koyor. Di sini, kamu bisa menemukan oseng mercon dengan tambahan udang dan cumi, memberikan sensasi rasa yang lebih kaya.
Lokasi: Jl. KH. Ahmad Dahlan, Ngampilan, Jogja.
Jam buka: 18.00 – 00.00 WIB.
3. Gudeg Mercon Bu Tinah
Bergeser sedikit, warung milik Bu Tinah menawarkan hidangan unik yang menggabungkan dua makanan khas Jogja, yaitu Gudeg Mercon. Gudeg mercon ini sudah ada sejak tahun 1992 dan tetap populer hingga kini. Perpaduan rasa manis dari gudeg dan pedas dari oseng mercon menciptakan sensasi rasa yang luar biasa.
Lokasi: Jl. Asem Gede No.8, Cokrodiningratan, Jetis, Jogja.
Jam buka: 21.00 – 03.00 WIB.
Tips Menikmati Oseng Mercon
Bagi yang belum terbiasa dengan makanan super pedas, ada beberapa tips agar tetap bisa menikmati oseng mercon tanpa kewalahan:
- Siapkan Minuman Dingin atau Susu
Minum susu atau yoghurt dapat membantu meredakan sensasi terbakar akibat cabai rawit. - Jangan Makan dengan Perut Kosong
Makanan pedas bisa membuat lambung tidak nyaman jika dikonsumsi saat perut kosong. - Tambahkan Nasi Putih
Nasi putih dapat membantu mengurangi rasa pedas yang berlebihan di mulut. - Mulai dengan Porsi Kecil
Jika belum terbiasa dengan makanan pedas, cobalah sedikit dulu sebelum melahap porsi besar.
Variasi Oseng Mercon yang Bisa Dicoba di Rumah
Selain membeli langsung di warung terkenal, kamu juga bisa mencoba membuat oseng mercon sendiri di rumah. Berikut beberapa variasi yang bisa dicoba:
- Oseng Mercon Ayam – Menggunakan potongan daging ayam sebagai pengganti koyor sapi.
- Oseng Mercon Cumi-Udang – Memadukan seafood dengan bumbu oseng mercon yang pedas.
- Oseng Mercon Tetelan – Menggunakan tetelan daging sapi agar lebih berlemak dan gurih.
Jogja memang terkenal dengan makanan manisnya, tetapi oseng mercon hadir sebagai bukti bahwa kuliner pedas juga bisa menjadi ikon di kota ini. Dengan sejarah yang unik, rasa yang menggigit, dan variasi yang menarik, oseng mercon telah menjadi favorit banyak orang, baik wisatawan maupun warga lokal.
Jadi, kalau kamu berkunjung ke Jogja, jangan lupa mampir ke salah satu warung oseng mercon dan rasakan sensasi pedasnya yang meledak di mulut! 🔥
