Hubungi Kami

Melepas Rindu pada Kuliner Solo: Dari Selat Segar hingga Sate Buntel

Solo, atau Surakarta, bukan hanya dikenal sebagai kota budaya dan batik, tetapi juga sebagai surga kuliner bagi para pecinta makanan tradisional. Keunikan rasa, perpaduan bumbu khas, serta sejarah panjang yang melekat pada tiap sajian menjadikan kuliner Solo begitu istimewa. Salah satu kesempatan terbaik untuk menikmati berbagai hidangan khas Solo di luar kota adalah melalui acara “Ngenteni Buka Ning Pasar Klewer” yang diadakan di La Piazza Kelapa Gading, Jakarta. Acara ini membawa lebih dari 60 tenant makanan dan minuman, termasuk 10 tenant asli dari Solo yang menyajikan cita rasa autentik kota Bengawan.

Selat Segar Galantin, Perpaduan Rasa Barat dan Tradisi Jawa

Salah satu hidangan khas Solo yang menarik perhatian pengunjung adalah Selat Segar Galantin. Makanan ini merupakan interpretasi lokal dari hidangan Eropa, yaitu salad steak, yang telah diadaptasi dengan cita rasa khas Jawa.

Selat Segar Galantin terdiri dari daun selada, potongan wortel, buncis, kentang goreng, telur pindang, serta galantin yang merupakan olahan daging ayam giling berbentuk rolade. Semua bahan ini kemudian disiram dengan kuah khas yang memiliki cita rasa manis dan segar. Kuah ini dibuat dari campuran kecap, bawang putih, dan berbagai bumbu rempah yang menciptakan rasa unik dan menggugah selera.

Sate Buntel, Kelezatan Daging yang Dibungkus Lemak

Selain Selat Segar, kuliner Solo yang tak kalah populer adalah Sate Buntel. Berbeda dengan sate pada umumnya, sate buntel dibuat dari daging cincang yang dibungkus dengan lemak tipis sebelum dibakar di atas bara api. Proses pemanggangan ini membuat lemak meleleh dan meresap ke dalam daging, menghasilkan tekstur yang lembut dan cita rasa yang khas.

Terdapat tiga varian sate buntel yang tersedia dalam acara ini, yaitu sate buntel kambing, sate buntel ayam, dan sate buntel sapi. Masing-masing jenis sate memiliki pendamping saus yang berbeda. Untuk sate buntel ayam, disajikan dengan saus bumbu kacang yang gurih, sementara sate buntel sapi dan kambing dilengkapi dengan saus kecap dan taburan kacang goreng cincang yang menambah tekstur renyah pada hidangan.

Berbagai Kuliner Solo yang Menggoda Selera

Selain Selat Segar dan Sate Buntel, berbagai makanan khas Solo lainnya juga turut hadir dalam acara “Ngenteni Buka Ning Pasar Klewer”. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Srabi Solo Notosuman Ny. Handayani
    • Srabi Solo adalah pancake tradisional khas Solo yang terbuat dari adonan tepung beras, santan, dan gula. Teksturnya lembut dengan bagian bawah yang sedikit renyah. Srabi ini tersedia dalam berbagai varian, mulai dari polos hingga dengan topping coklat atau keju.
  2. Nasi Liwet & Ayam Goreng Kampung Solo Asli Ny. Lany
    • Nasi liwet merupakan hidangan khas Solo yang disajikan dengan sayur labu siam, ayam suwir, telur pindang, dan sambal goreng ati. Rasa gurihnya berasal dari santan yang digunakan dalam proses memasak nasi.
  3. Bakso Pak Min Penumping Solo
    • Bakso ini terkenal dengan tekstur daging sapinya yang kenyal dan kuah kaldunya yang gurih. Ditambah dengan mie kuning, bihun, serta pelengkap seperti pangsit goreng dan tahu, bakso ini menjadi favorit banyak orang.
  4. Dawet Bu Dermi Pasar Gede Solo
    • Minuman khas Solo yang menyegarkan ini terbuat dari cendol hijau, santan, gula merah cair, dan es serut. Rasanya manis, segar, dan sangat cocok untuk menghilangkan dahaga.
  5. Soto Ayam Lek Sri Asli Solo
    • Soto ayam khas Solo memiliki kuah bening dengan cita rasa kaldu ayam yang ringan namun kaya rasa. Biasanya disajikan dengan suwiran ayam, irisan tomat, dan taburan bawang goreng serta seledri.

Martabak Kottabarat, Kuliner Kekinian dari Solo

Selain makanan tradisional, acara ini juga menghadirkan kuliner modern khas Solo, salah satunya adalah Markobar alias Martabak Kottabarat. Martabak ini menjadi terkenal karena dimiliki oleh Gibran Rakabuming Raka, putra dari Presiden Joko Widodo. Berbeda dengan martabak manis biasa, Markobar menawarkan berbagai varian topping seperti coklat, keju, kacang, dan selai dengan kualitas premium.

Suasana Pasar Klewer di Tengah Ibu Kota

Tak hanya menyajikan kuliner, “Ngenteni Buka Ning Pasar Klewer” juga menghadirkan suasana khas Solo dengan dekorasi yang menyerupai Pasar Klewer, salah satu pasar tradisional terbesar di Solo. Pengunjung dapat menikmati berbagai hidangan sambil berbelanja batik asli Solo yang dibawa langsung oleh para pedagang dari Pasar Klewer.

Acara ini berlangsung dari 19 Juni hingga 5 Juli 2015 dan menjadi daya tarik utama bagi para pencinta kuliner dan budaya Solo yang merindukan suasana kampung halaman. Terlebih lagi, saat menjelang berbuka puasa, tempat ini semakin ramai oleh pengunjung yang ingin menikmati sajian khas Solo bersama keluarga dan teman-teman mereka.

Kuliner Solo memang memiliki daya tarik tersendiri yang membuat siapa saja ingin kembali mencicipinya. Dari selat segar yang menyegarkan hingga sate buntel yang kaya rasa, setiap hidangan menawarkan keunikan tersendiri yang mencerminkan kekayaan budaya Solo. Acara seperti “Ngenteni Buka Ning Pasar Klewer” menjadi jembatan bagi masyarakat di luar Solo untuk tetap bisa menikmati kelezatan makanan khas kota ini tanpa harus berkunjung langsung ke Solo.

Bagi Anda yang belum sempat menghadiri acara ini, jangan khawatir! Solo selalu menyambut para pecinta kuliner dengan berbagai warung dan rumah makan legendaris yang menyajikan makanan-makanan khas tersebut. Jadi, jika Anda berkunjung ke Solo, pastikan untuk mencicipi kelezatan kuliner tradisionalnya agar pengalaman wisata Anda semakin lengkap.

unimma

Leave a Reply

  • https://ssg.streamingmurah.com:8048
  • Copyright ©2025 by PT. Radio Unimma. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048
  • Copyright ©2025 by unimmafm. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048/stream
  • Copyright ©2025 by unimmafm All Rights Reserved