Hubungi Kami

Mie Kopyok: Kuliner Legendaris yang Terus Bertahan di Tengah Perubahan Zaman

Seiring berkembangnya zaman, kuliner pun mengikuti perubahan. Kini kuliner semakin beragam. Makanan khas dari luar negeri mulai ‘menjajah’ untuk memanjakan lidah masyarakat luas. Belum lagi, semakin variatifnya kuliner fusion yang menggabungkan kuliner lokal dan mancanegara.

Tak ayal, kondisi ini membuat beberapa kuliner lokal pun semakin langka. Selain karena penjualnya yang sudah tidak banyak seperti dulu, bisa juga cita rasanya kurang cocok dengan generasi kekinian. Salah satunya adalah mie kopyok

Mie kopyok ering dikira sama dengan mie kocok  Bandung, padahal jelas berbeda. Mi kopyok merupakan mi yang dilengkapi tahu pong, taoge kemudian disiram kuah kaldu gurih. Karena bahan kuahnya dari rempah-rempah, rasa mie kopyok lebih ringan di lidah jadi cocok disantap dalam situasi apa pun. Bahkan rasa mie kopyok ini lebih ringan dibandingkan soto.

Salah satu mie kopyok yang hingga sekarang masih bertahan adalah Mie Kopyok Mbah Waji. Warung yang dikelola oleh seorang wanita berusia lanjut di Yogyakarta ini sudah berdiri selama lebih dari tiga dekade.

Warung terletak di Jalan Jagalan, Pakualaman, Yogyakarta. Warung sederhana yang berada di tepi jalan Jagalan ini dikelola oleh sepasang suami istri lanjut usia yang tetap terlihat cekatan melayani para pelanggan.

Semarang termasuk kota yang dikenal dengan kuliner lezat dan  beragam, salah satunya mie kopyook bisa menjadi pilihan wisata kuliner di Semarang selain lumpia dan tahu gimbal.

Bagi kamu yang ingin mencicipi mi kopyok ada salah satu tempat legendaris di Semarang, yaitu mie kopyok Pak Dhuwur. Tempat makan ini selalu ramai pengunjung, termasuk jadi langganan para pejabat loh!

Dilihat Z Creators Neni Virginia, mie kopyok Pak Dhuwur ini berlokasi di jalan Tanjung, No.18A, Pandansari, Semarang Tengah, semarang. Tepatnya berada di belakang kantor PLN, Jalan Pemuda.

Pak Dhuwur juga membuka cabang lain di Semarang, yaitu ada di Jalan Kyai Saleh, Banyumanik, dan di dekat Stadion Diponegoro. Selain itu tempat makan ini juga ada di wilayah Jakarta, tepatnya di Jakarta Timur.

Seluruh cabang mie kopyok Pak Dhuwur buka mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Sedangkan satu-satunya cabang di Jakarta Timur buka pada pukul 09.00- 21.00 WIB.

Meskipun telah menjadi favorit bagi warga lokal maupun wisatawan luar daerah sejak dulu, mie kopyok hanya dibanderol dengan harga Rp12.000 saja. Adapun minumannya mulai dari Rp1.000 hingga Rp3.000.

Tempat makan ini disebut mie kopyok Pak Dhuwur lantaran banyak orang yang menyebut Pak Dhuwur adalah sosok yang memiliki postur tubuh tinggi, dalam Bahasa Jawa disebut dhuwur.

Sementara itu, nama kopyok dalam Bahasa Jawa berarti diaduk. Dengan kata lain mie kopyok ini merupakan mie yang diaduk. kopyok ini disajikan dalam piring dengan ditambahkan potongan lontong, tauge mentah, mie, irisan tahu, yang kemudian dicampur dengan bumbu air bawang putih sesuai selera.

Topping dari mie kopyok adalah seledri, irisan bawang merah dan gendar. Gendar atau karak gendar merupakan jenis kerupuk yang berbahan dasar beras. Kerupuk ini tidak dinikmati secara utuh, namun diremas lebih dulu, kemudian baru ditaburkan di atas mie kopyok

 

unimma

Leave a Reply

  • https://ssg.streamingmurah.com:8048
  • Copyright ©2025 by PT. Radio Unimma. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048
  • Copyright ©2025 by unimmafm. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048/stream
  • Copyright ©2025 by unimmafm All Rights Reserved