Monark, sebuah RPG dari Lacarse dan NIS America, berhasil menawarkan pengalaman unik dengan memadukan elemen RPG berbasis giliran, strategi, dan horor. Di tengah persaingan genre RPG yang saat ini berkembang pesat, Monark menonjol berkat kombinasi gameplay yang tak biasa namun tetap berhasil menjaga keseimbangan untuk memberikan pengalaman bermain yang menarik.
Kisah Kelam di Dunia Mistis Shin Mikado Academy
Dalam Monark, pemain memerankan seorang siswa amnesia yang terbangun di Shin Mikado Academy, sebuah sekolah yang terisolasi dari dunia luar oleh penghalang misterius. Kabut tebal yang menyelimuti sekolah ini membuat para siswa terserang kegilaan. Setiap bangunan di sekolah memiliki sosok misterius yang disebut “Pactbearer” sebagai sumber dari kabut tersebut. Untuk membebaskan para siswa, pemain harus menghancurkan kristal “ideals” yang dijaga oleh Pactbearer di setiap lantai gedung.
Alur cerita Monark cukup gelap, dengan latar belakang para Pactbearer yang penuh kesedihan. Permainan ini secara langsung menyentuh tema-tema serius seperti perundungan di sekolah, bunuh diri, dan konflik internal. Setelah berhasil mengalahkan Pactbearer, pemain akan mengintip ke dalam pikiran musuh, memahami alasan mengapa mereka menjadi seperti itu. Meski kisahnya kadang terasa membingungkan di awal, ceritanya cukup memikat untuk membuat pemain penasaran tentang bagaimana akhir dari perjalanan mereka.
Kabut Gila dan Pertarungan Melawan Daemon di Otherworld
Saat menjelajahi lantai yang diselimuti kabut, tingkat kewarasan pemain akan terus menurun seiring waktu. Semakin tinggi tingkat kegilaan, suasana permainan menjadi semakin menyeramkan. Pemain bahkan bisa menerima “panggilan kematian” di ponsel dalam permainan yang mengharuskan mereka menghadapi Daemon dalam pertempuran berat di dunia alternatif bernama Otherworld. Untuk mengurangi kesulitan, pemain bisa memulai pertarungan dengan menelepon sendiri terlebih dahulu.
Sistem Pertarungan Berbasis Strategi dan Penempatan Karakter
Pertarungan di Monark berbasis giliran, tetapi menggabungkan elemen pergerakan dan penempatan karakter seperti dalam game strategi ala XCOM. Pemain perlu memperhatikan jarak serang, memanfaatkan sudut dan posisi untuk memberikan serangan balik, atau menyerang dari belakang untuk menghasilkan kerusakan lebih besar. Sistem ini menambahkan lapisan strategi yang menarik dalam setiap pertempuran.
Analisis Ego dan Dampaknya pada Gameplay
Di awal permainan, pemain menjalani “analisis Ego” melalui serangkaian pertanyaan pilihan ganda. Hasilnya, pemain mendapatkan profil psikologis berdasarkan tujuh dosa besar (atau “kelemahan” dalam istilah permainan). Profil ini menentukan tipe Daemon atau Fiend yang akan menjadi rekan dalam pertarungan. Fiend dapat diandalkan dalam pertempuran, dan hasil analisis Ego pemain juga berpengaruh pada peningkatan statistiknya. Pemain juga bisa mengembangkan Ego sepanjang permainan dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan tambahan.
Sistem Pengalaman dan Kenaikan Level yang Unik
Setelah menyelesaikan pertempuran, pemain mendapatkan “Spirit” yang berfungsi sebagai mata uang dan alat untuk meningkatkan level. Spirit ini digunakan untuk membuka kemampuan baru pada pohon keterampilan setiap karakter dan Fiend. Namun, elemen ini sedikit membingungkan di awal karena permainan kurang menjelaskan sistemnya dengan baik. Spirit dapat dialihkan antar karakter, namun ada penalti saat mengurangi level suatu karakter untuk memberi Spirit kepada yang lain.
Kualitas Visual dan Audio: Presentasi yang Campur Aduk
Secara visual, Monark mungkin tidak seindah RPG lain, dengan lingkungan yang cukup sederhana dan model karakter yang sekilas mirip dengan game era 3DS. Namun, dari segi suara, Monark menawarkan beberapa musik yang enak didengar dan akting suara yang cukup baik. Selama permainan, saya tidak mengalami masalah teknis yang berarti, menjadikan pengalaman bermain tetap lancar.
Meski bukan RPG yang sempurna, Monark adalah permainan yang patut dicoba bagi para penggemar genre ini. Sistem pertarungannya yang solid, alur cerita yang gelap namun menarik, dan musik yang menyenangkan adalah kelebihan yang dapat membuat pemain jatuh cinta. Meskipun dari segi visual Monark kurang memuaskan dan beberapa elemen dalam sistem pertarungannya bisa diperbaiki, permainan ini tetap menyuguhkan pengalaman yang layak bagi para penggemar RPG yang menyukai campuran elemen horor, strategi, dan RPG ala Jepang. Monark hadir sebagai pilihan menarik di antara banyaknya RPG berkualitas yang ada saat ini.
