(876Unimmafm) Magelang- Kebijakan satu harga minyak goreng kemasan Rp14.000 per liter yang dikeluarkan oleh pemerintah turut diterapkan oleh toko-toko modern di kota Magelang.
Terutama supermaket dan ritel modern yang tergabung dalam Aprindo (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia) dalam rangka menekan harga minyak goreng di pasaran yang terus melambung sejak sebelum Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Magelang Catur Budi Fajar Sumarmo mengatakan, harga minyak goreng kemasan di toko modern sudah serempak Rp14.000/liter mulai Kamis (20/1). Hal ini sesuai kebijakan dari pemerintah pusat yang menerapkan satu harga tersebut di seluruh Indonesia.
“Toko-toko modern di kota Magelang sudah menerapkan kebijakan satu harga tersebut. Hari ini kita cek langsung ke lapangan dan betul sudah satu harga,” akunya saat dihubungi, Kamis.
Dia menuturkan untuk tahap awal ini kebijakan satu harga baru dijalankan di supermarket dan ritel modern anggota Aprindo. Namun, pihaknya tidak mengetahui persis berapa jumlah kemasan yang dijual secara keseluruhan maupun di masing-masing toko tersebut.
“Kami tidak tahu jumlah pastinya berapa. Namun, dari pantauan kami di lapangan untuk stok rata-rata di Alfamart dan Indomaret sudah kehabisan. Sementara di Superindo masih aman,” ungkapnya
Perlu diketahui, kebijakan satu harga ini diberlakukan karena pemerintah memberi subsidi atas harga dari produsen dan harga di pasaran. Anggaran untuk subsidi yang disiapkan pemerintah mencapai Rp7,6 triliun yang bersumber dari dana pungutan ekspor sawit kelolaan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).
“Harga Rp14.000 per liter bisa mulai dinikmati konsumen yang berbelanja di ritel modern anggota Aprindo. Adapun kebijakan satu harga di pasar tradisional, kata pemerintah pusat akan diterapkan bertahap selambat-lambatnya sepekan sejak kebijakan dimulai,” imbuh Catur.
SM. Assef
