Persona 5 Strikers, judul spin-off terbaru dari franchise Persona yang terus berkembang, menggabungkan pesona dan gaya seni khas Persona 5 dengan gameplay ala Dynasty Warriors. Pada pandangan pertama, mekanik musou yang melibatkan pertempuran skala besar mungkin terasa tidak cocok dengan Persona, tetapi Persona 5 Strikers berhasil memadukan keduanya dengan sangat baik tanpa mengorbankan identitas masing-masing. Meskipun ini adalah pencapaian yang rumit, game ini membuatnya terasa lancar dan menyatu sempurna, terutama saat berada pada titik terbaiknya.
Cerita yang Memperluas Alam Semesta Persona 5
Cerita Persona 5 Strikers dimulai setelah peristiwa Persona 5 berakhir, dan meskipun latar belakang dari game pertama sangat berpengaruh terhadap alur cerita, tidak ada keharusan untuk memainkan Persona 5 untuk memahami jalan ceritanya. Dalam Strikers, serangkaian kasus misterius muncul yang mengingatkan pada kasus yang pernah diselesaikan oleh Phantom Thieves. Mereka pun segera direkrut kembali untuk menyelidiki kejadian-kejadian ini, yang membawa mereka berhubungan dengan berbagai tempat yang mirip dengan Palaces di Persona 5, namun kali ini tempat tersebut disebut sebagai Jails.
Di salah satu Jails inilah mereka bertemu dengan Sophia, sebuah AI dengan masa lalu yang misterius. Tujuan utama dalam Persona 5 Strikers adalah untuk menutup Jails ini, membuat Monarchs mereka bertobat, dan mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi, sambil menyelidiki peran Sophia dalam semua kejadian ini. Selama perjalanan mereka, Phantom Thieves menghabiskan waktu di berbagai kota di Jepang, sementara setengah lainnya — bagian musou — berlangsung di dalam Jails yang mereka temui di sepanjang jalan.
Pertempuran yang Menuntut Perhatian Penuh
Pertempuran dalam game ini yang berlangsung di dalam Jails sangat intens dan membutuhkan perhatian penuh. Jika Anda tidak memperhatikan berbagai indikator seperti bar, pengukur, dan petunjuk tombol, Anda akan kesulitan. Bahkan pada tengah permainan, saya merasa perlu menurunkan tingkat kesulitan ke “Easy” alih-alih “Normal,” dan meskipun begitu, pertempuran tetap tidak mudah. Seri Dynasty Warriors dikenal dengan aksi bertempur massal, tetapi Persona 5 Strikers mengharuskan pemain untuk lebih berhati-hati dan berpikir strategis.
Menjadi “terampil” dalam pertempuran di Persona 5 Strikers berarti harus mengingat kelemahan musuh, Persona yang dimiliki, kombinasi tombol untuk aksi khusus, apakah gauge Showtime penuh, apakah salah satu anggota Phantom Thieves ingin melakukan gerakan ekstra, bahaya lingkungan, dan lainnya. Semua ini ditangani dengan tampilan pop-up yang menyarankan aksi yang berbeda, tetapi jumlah informasi yang harus dikelola cukup membingungkan.
Sering kali, saya merasa berlari ke tiang saat ingin melakukan aksi yang berbeda. Terkadang, saya melewatkan serangan kuat hanya karena terlalu banyak informasi yang harus diproses sekaligus. Pada akhirnya, ini sedikit terlalu banyak untuk dikelola. Misalnya, saya membutuhkan sekitar 24 jam bermain untuk menyadari bahwa setiap karakter memiliki senjata api yang bisa digunakan terpisah dari aksi lainnya. Itu bukanlah sebuah hiperbola.
Kebersamaan yang Mendalam di Balik Aksi
Meskipun awalnya Persona 5 Strikers terkesan lebih ringan dalam hal kebersamaan antar karakter dibandingkan dengan game utamanya, hal ini dengan cepat berubah seiring permainan berlangsung. Saat menjelajahi Jails dan tempat-tempat lain di Jepang, setiap anggota Phantom Thieves akan membuka diri tentang keinginan dan tujuan pribadi mereka. Meskipun tidak ada banyak hal untuk dilakukan di Shibuya, perjalanan mereka mengungkapkan lebih banyak cerita di sepanjang jalan, baik secara harfiah maupun figuratif.
Namun, perlu dicatat bahwa Persona 5 Strikers bukanlah kelanjutan langsung dari Persona 5 Royal, meskipun dirilis setelahnya. Jika Anda berharap untuk melihat lebih banyak karakter seperti Kasumi atau tambahan konten dari Persona 5 Royal, Anda mungkin akan kecewa. Alasan resmi untuk ini adalah bahwa Strikers didasarkan pada cerita Persona 5 asli, bukan Persona 5 Royal. Hal ini juga bisa jadi merupakan akibat dari siklus pengembangan yang tidak memungkinkan untuk mengintegrasikan konten dari Royal ke dalam Strikers, mengingat perbedaan waktu rilis antara keduanya.
Pengalaman yang Lebih Terfokus dan Singkat
Berbeda dengan Persona 5 yang bisa memakan waktu lebih dari 100 jam, Persona 5 Strikers adalah petualangan yang lebih singkat meskipun Anda akan mengunjungi berbagai tempat di Jepang. Total waktu bermainnya bisa lebih dari puluhan jam, tergantung seberapa banyak Anda ingin kembali ke berbagai area untuk menyelesaikan Requests yang memberi imbalan berupa gear baru dan item lainnya. Namun, tetap saja, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan game ini jauh lebih sedikit dibandingkan dengan judul utama.
