Serial animasi dari Asia Tenggara telah menarik perhatian banyak penonton, baik di regional maupun internasional. Berikut adalah beberapa serial animasi yang telah mencuri perhatian dan meninggalkan jejaknya di industri hiburan.

1. Upin & Ipin
Upin & Ipin adalah salah satu serial animasi paling ikonik dari Malaysia. Serial ini pertama kali ditayangkan pada tahun 2007 sebagai bagian dari program spesial Ramadan, dengan durasi awal hanya empat menit. Meskipun durasinya singkat, respons dari penonton Malaysia sangat positif. Hal ini mendorong Les’ Copaque Production untuk mengembangkan Upin & Ipin menjadi sebuah musim penuh untuk Ramadan berikutnya.
Sejak saat itu, Upin & Ipin telah berkembang menjadi salah satu serial animasi anak yang paling populer di Asia Tenggara, dengan total 12 musim. Serial ini mengikuti petualangan Upin dan Ipin, dua anak kembar yang lucu dan penuh semangat, serta teman-temannya dalam berbagai kegiatan sehari-hari mereka. Kisah-kisah dalam Upin & Ipin sering kali mengandung pesan moral dan nilai-nilai budaya yang mendidik, menjadikannya tidak hanya menghibur tetapi juga bermanfaat bagi penontonnya.
2. BoBoiBoy
BoBoiBoy adalah serial animasi yang diproduksi oleh Animonsta Studios, dikenal dengan gaya animasi yang ceria dan penuh warna. Ditayangkan perdana pada tahun 2011, cerita ini berpusat pada seorang anak bernama BoBoiBoy yang memiliki kekuatan super. BoBoiBoy dan teman-temannya—Ying, Yaya, Gopal, dan Fan—bekerja sama untuk melindungi Bumi dari ancaman alien yang dipimpin oleh Adu Du, seorang makhluk asing dengan kepala kotak yang ingin menguasai dunia.
Serial ini juga memiliki film layar lebar yang berjudul BoBoiBoy: The Movie, yang dirilis pada tahun 2016. Film ini tidak hanya ditayangkan di Malaysia tetapi juga di Indonesia, menambah jangkauan audiensnya. BoBoiBoy dikenal dengan kombinasi cerita yang menarik dan aksi yang seru, serta elemen humor yang membuatnya disukai oleh anak-anak dan keluarga.
3. Pada Zaman Dahulu
Pada Zaman Dahulu adalah serial animasi Malaysia yang mengangkat kisah-kisah tradisional dengan karakter utama Kancil, seekor hewan kecil yang sering muncul dalam dongeng-dongeng Melayu. Dalam serial ini, Kancil diceritakan dalam bentuk cerita yang disampaikan oleh seorang kakek kepada dua cucunya, Aris dan Ara.
Setiap episode menyajikan cerita baru tentang Kancil, kerbau, dan berbagai hewan lainnya, dikemas dengan nilai-nilai moral dan pesan-pesan berharga. Cerita-cerita ini tidak hanya menghibur tetapi juga mendidik, membuat anak-anak terpesona dan terinspirasi oleh kebijaksanaan dan kreativitas dari dongeng tradisional tersebut. Keberhasilan Pada Zaman Dahulu turut memotivasi animator di Indonesia untuk membuat serial animasi lokal yang berkualitas.
4. Ejen Ali
Ejen Ali adalah serial animasi Malaysia yang tayang perdana di TV3 pada 8 April 2016. Serial ini merupakan hasil ide dari Usamah Zaid Yasin, pendiri WAU Animation, yang telah memulai produksi animasi ini sejak 2013. Meskipun awalnya direncanakan untuk dirilis sebagai film layar lebar, Ejen Ali akhirnya disajikan dalam format serial televisi.
Cerita Ejen Ali mengikuti seorang anak bernama Ali yang menjadi agen rahasia setelah bergabung dengan sebuah organisasi intelijen. Dengan bantuan gadget canggih dan pelatihan intensif, Ali menghadapi berbagai misi dan ancaman untuk melindungi negara. Keberhasilan Ejen Ali di pasar domestik dan internasional terbukti dengan tayangnya di Amazon Prime pada Juni 2020, menjadikannya salah satu serial animasi Malaysia yang dikenal secara global.
Serial-serial animasi dari Asia Tenggara ini tidak hanya menawarkan hiburan yang menyenangkan tetapi juga menghadirkan nilai-nilai pendidikan dan budaya yang penting. Dari Upin & Ipin yang mempopulerkan budaya Malaysia, BoBoiBoy yang menggabungkan aksi dan fantasi, Pada Zaman Dahulu yang menghidupkan dongeng tradisional, hingga Ejen Ali yang membawa elemen spionase ke layar kaca—setiap serial memiliki daya tariknya sendiri. Baik untuk anak-anak maupun keluarga, animasi-animasi ini memberikan pengalaman menonton yang seru dan mendidik.
1 Comment
Maulana
31 August 2023Bagaimana car nonton animasi Malaysia lengkap episode