Bali tidak hanya terkenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga dengan beragam kuliner lezat yang bisa dinikmati kapan saja, termasuk di malam hari. Bagi Anda yang merasa lapar di tengah malam dan bingung mencari tempat makan yang murah namun tetap enak, jangan khawatir! Pulau Dewata memiliki banyak pilihan kuliner yang siap memanjakan lidah Anda tanpa membuat kantong jebol. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi kuliner malam di Bali yang patut dicoba.
1. Nasi Jinggo
Salah satu kuliner khas Bali yang murah dan lezat adalah nasi jinggo. Hidangan ini biasanya dibungkus dengan daun pisang dan berisi nasi putih, ayam suwir, tempe goreng, mie goreng, serta sambal khas Bali yang pedas menggugah selera. Selain ayam, nasi jinggo juga memiliki varian lain seperti daging sapi, ikan laut, atau ati ayam.
Harga nasi jinggo sangat terjangkau, mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per porsi. Anda bisa menemukannya dengan mudah di berbagai sudut Bali, seperti di pinggir jalan atau warung-warung kecil. Beberapa penjual nasi jinggo bahkan buka hingga larut malam, sehingga cocok untuk dijadikan pilihan saat lapar di malam hari.
2. Sate Ayam dan Kambing di Pasar Sindhu
Jika Anda ingin menikmati sate ayam atau sate kambing dengan cita rasa khas, cobalah datang ke Pasar Sindhu yang terletak di Jalan Danau Toba Nomor 17, Sanur. Pasar tradisional ini menjadi salah satu destinasi kuliner favorit, terutama bagi wisatawan mancanegara.
Di sini, Anda akan menemukan banyak gerobak yang menjajakan berbagai makanan, termasuk sate kambing yang empuk dan kaya bumbu. Jika Anda kurang menyukai daging kambing, ada pilihan sate ayam yang tidak kalah lezat dengan harga yang lebih terjangkau. Pasar Sindhu mulai ramai sejak pukul 18.00 hingga 23.00 Wita, sehingga sangat cocok bagi Anda yang mencari makan malam di Bali.
3. Seblak dan Bakso di Pasar Badung
Seblak, makanan khas Bandung yang berbahan dasar kerupuk basah dan bumbu pedas, kini juga bisa dengan mudah ditemukan di Bali. Salah satu tempat terbaik untuk menikmatinya adalah di Pasar Badung, pasar tradisional terbesar di Bali yang berlokasi di Jalan Sulawesi, Denpasar.
Selain seblak, pasar ini juga menawarkan berbagai makanan lain seperti bakso, nasi campur, mie ayam, cilok, crepes, serta aneka es segar. Harga makanan di sini cukup ramah di kantong, dimulai dari Rp 5.000 per porsi. Yang lebih menarik, Pasar Badung buka selama 24 jam, sehingga Anda tidak perlu khawatir jika merasa lapar di tengah malam.
4. Nasi Tepeng, Kuliner Khas Gianyar
Bagi Anda yang ingin mencicipi hidangan khas Bali lainnya, cobalah nasi tepeng. Makanan ini populer sebagai menu sarapan di Gianyar, namun juga bisa dinikmati kapan saja.
Nasi tepeng memiliki tekstur unik, berada di antara nasi dan bubur, serta disajikan dengan aneka lauk seperti ayam goreng, telur, kacang-kacangan, terong, nangka muda, dan bumbu rempah khas Bali. Hidangan ini biasanya disajikan di atas daun pisang, yang semakin menambah aroma khasnya. Dengan harga mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per porsi, nasi tepeng bisa menjadi pilihan makanan murah meriah yang tetap lezat.
5. Minuman dan Aneka Es di Angkringan Jalan Tukad Barito
Bagi Anda yang ingin bersantai sambil menikmati minuman segar, datanglah ke kawasan Jalan Tukad Barito, Denpasar. Di sepanjang jalan ini terdapat banyak angkringan yang menyediakan berbagai minuman seperti es jeruk, es teh manis, es campur, hingga kopi susu khas Bali.
Angkringan di kawasan ini tidak hanya menawarkan minuman murah, tetapi juga suasana yang nyaman untuk nongkrong bersama teman-teman hingga larut malam. Beberapa angkringan bahkan buka mulai pukul 18.00 Wita hingga dini hari, sehingga menjadi tempat favorit anak muda di Bali.
6. Warung Makan 24 Jam di Denpasar dan Sekitarnya
Jika Anda mencari makanan berat di tengah malam, banyak warung makan di Denpasar yang buka 24 jam. Beberapa warung terkenal yang bisa Anda kunjungi antara lain:
- Warung Nasi Bali Men Weti di Sanur, yang menyajikan nasi campur khas Bali dengan lauk ayam betutu, sate lilit, dan sambal matah.
- Warung Mak Beng di Sanur, yang terkenal dengan menu sup kepala ikan segar.
- Warung Laota di Kuta, yang menyajikan bubur ayam ala Tionghoa dengan aneka topping lezat.
7. Aneka Jajanan Khas Bali di Pasar Malam Kreneng
Salah satu tempat kuliner malam yang tidak boleh dilewatkan adalah Pasar Malam Kreneng. Pasar ini terletak di Denpasar dan menjadi pusat kuliner yang menjual berbagai jenis makanan khas Bali dengan harga yang sangat terjangkau.
Di sini, Anda bisa menemukan aneka jajanan seperti laklak (pancake tradisional Bali), jaje uli, dan jaje bantal yang merupakan makanan khas dari daerah ini. Selain itu, tersedia juga nasi campur khas Bali dan lawar yang menggugah selera. Pasar ini buka hingga larut malam, sehingga sangat cocok untuk Anda yang ingin menikmati kuliner malam di Bali.
8. Bubur Bali di Warung Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku
Jika Anda ingin menikmati bubur khas Bali yang kaya akan rempah, datanglah ke Warung Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku yang terletak di Ubud. Warung ini terkenal dengan nasi ayamnya yang lezat, tetapi mereka juga menyajikan bubur khas Bali yang gurih dan menggoda selera.
Bubur ini disajikan dengan suwiran ayam betutu, telur, dan sambal khas Bali yang pedas. Harga makanan di warung ini cukup terjangkau dan tempatnya juga nyaman untuk bersantap malam bersama keluarga atau teman.
Dengan banyaknya pilihan kuliner malam di Bali, Anda tidak perlu khawatir jika tiba-tiba merasa lapar. Mulai dari jajanan murah seperti nasi jinggo dan seblak hingga makanan berat seperti sate kambing dan nasi campur, semua bisa Anda temukan dengan mudah di berbagai sudut Bali. Jadi, jangan ragu untuk menjelajahi kuliner malam di Pulau Dewata! Selamat menikmati.
