Berkunjung ke Cilacap, Jawa Tengah, rasanya belum lengkap tanpa mencicipi atau membawa pulang rempeyek yutuk sebagai oleh-oleh khas. Rempeyek ini terkenal unik karena bahan utamanya bukan sekadar kacang tanah atau udang rebon seperti rempeyek pada umumnya, melainkan yutuk, sejenis hewan laut yang banyak ditemukan di pesisir pantai selatan Jawa Tengah. Gurih dan renyahnya rempeyek yutuk membuatnya selalu diburu wisatawan dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kuliner khas Cilacap.
Mengenal Yutuk, Undur-Undur Laut yang Kaya Nutrisi
Yutuk atau yang sering disebut undur-undur laut adalah hewan laut yang termasuk dalam kelompok crustacea. Bentuk tubuhnya beruas-ruas seperti udang dengan cangkang keras yang melindungi tubuhnya. Habitat asli yutuk banyak ditemukan di pesisir pantai selatan, khususnya di Cilacap dan sekitarnya. Masyarakat setempat biasanya mendapatkan yutuk dengan cara menggali pasir pantai, terutama saat air laut surut.
Selain unik dari segi bentuk dan habitatnya, yutuk juga memiliki nilai gizi yang cukup tinggi. Seperti seafood pada umumnya, yutuk kaya akan protein, kalsium, serta mineral penting lainnya yang baik untuk kesehatan tulang dan otot. Kandungan gizinya membuat rempeyek yutuk tidak hanya lezat, tetapi juga bernutrisi.
Proses Pembuatan Rempeyek Yutuk
Rempeyek yutuk dibuat dengan proses yang hampir sama dengan rempeyek lainnya. Berikut langkah-langkah pembuatan rempeyek yutuk yang sering dilakukan oleh masyarakat Cilacap:
- Persiapan Bahan
- 250 gram yutuk segar
- 200 gram tepung beras
- 50 gram tepung tapioka
- 1 butir telur
- 200 ml santan cair
- 3 siung bawang putih (dihaluskan)
- 1 sendok teh ketumbar bubuk
- Garam dan penyedap secukupnya
- Minyak goreng secukupnya
- Proses Pembuatan
- Yutuk segar dibersihkan terlebih dahulu untuk menghilangkan pasir yang masih menempel.
- Campurkan tepung beras, tepung tapioka, bawang putih, ketumbar, garam, serta telur dalam satu wadah.
- Tambahkan santan cair sedikit demi sedikit hingga adonan memiliki tekstur yang tidak terlalu encer dan tidak terlalu kental.
- Panaskan minyak dalam wajan.
- Ambil satu sendok adonan, letakkan beberapa ekor yutuk di atasnya, lalu tuangkan ke dalam minyak panas.
- Goreng dengan api sedang hingga rempeyek berwarna kuning keemasan dan teksturnya renyah.
- Angkat dan tiriskan sebelum disajikan atau dikemas untuk oleh-oleh.
Keunikan dan Daya Tarik Rempeyek Yutuk
Rempeyek yutuk memiliki cita rasa yang khas, dengan kombinasi gurih dari bumbu dan renyahnya tekstur yang berpadu sempurna dengan rasa alami yutuk yang sedikit manis dan asin. Bagi masyarakat Cilacap, rempeyek yutuk sering dijadikan lauk pendamping nasi pecel, soto, atau sekadar camilan yang nikmat dinikmati bersama teh hangat.
Selain itu, daya tahan rempeyek yutuk cukup lama, bisa mencapai beberapa minggu jika disimpan dalam wadah tertutup dan kering. Karena daya tahannya yang baik, rempeyek yutuk kerap menjadi oleh-oleh khas yang dibawa wisatawan setelah berkunjung ke Cilacap.
Tradisi dan Nilai Ekonomi Rempeyek Yutuk
Rempeyek yutuk bukan sekadar makanan lezat, tetapi juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat pesisir Cilacap. Banyak keluarga di daerah ini yang mengandalkan usaha produksi rempeyek yutuk sebagai mata pencaharian utama. Permintaan rempeyek yutuk meningkat pesat terutama saat musim liburan dan hari raya, di mana banyak perantau pulang ke kampung halaman dan mencari oleh-oleh khas daerahnya.
Di beberapa pasar tradisional Cilacap, rempeyek yutuk dijual dengan harga yang bervariasi, tergantung pada ukuran dan kualitasnya. Kisaran harga per bungkusnya antara Rp15.000 hingga Rp30.000. Beberapa pengusaha juga mulai memasarkan rempeyek yutuk secara online, sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat di luar Cilacap.
Rempeyek yutuk adalah salah satu kuliner khas Cilacap yang wajib dicoba, terutama bagi pencinta makanan laut dan camilan gurih. Dengan rasa yang unik, tekstur yang renyah, serta kandungan gizi yang tinggi, rempeyek ini menjadi salah satu ikon kuliner yang tidak hanya lezat tetapi juga bernilai ekonomi bagi masyarakat setempat. Jadi, jika berkunjung ke Cilacap, jangan lupa mencicipi dan membawa pulang rempeyek yutuk sebagai oleh-oleh khas pantai selatan Jawa Tengah!
