UNIMMA—Film “Cinta Subuh” adalah karya terbaru dari Falcon Pictures yang disutradarai oleh Indra Gunawan. Diadaptasi dari novel karya Ali Farighi, film ini menyajikan drama religius yang menggugah dan penuh makna. Diperankan oleh Dinda Hauw, Rey Mbayang, dan Roger Danuarta, film ini menggabungkan elemen cinta, agama, dan pertumbuhan pribadi dalam narasi yang menyentuh.

Sinopsis
“Cinta Subuh” mengisahkan Angga (Rey Mbayang), seorang mahasiswa yang cenderung abai terhadap kewajiban agama, khususnya salat subuh. Meskipun demikian, Angga jatuh cinta kepada Ratih (Dinda Hauw), seorang wanita yang cerdas, religius, dan memiliki harapan tinggi untuk pasangannya. Ratih menginginkan pasangan yang tidak hanya menjaga pandangannya dan berbudi pekerti tinggi tetapi juga patuh pada ajaran agama.
Ratih menemukan semua kualitas yang diinginkannya dalam Arya Satria Negara (Roger Danuarta). Arya adalah sosok yang sangat religius dan taat pada ajaran agama, dan ia menunjukkan ketertarikan yang mendalam terhadap Ratih. Berbeda dengan Angga, Arya tidak hanya berfokus pada pendekatan romantis, tetapi juga pada keseriusan hubungan melalui ikatan pernikahan. Namun, Angga, yang belum mampu memenuhi permintaan Ratih untuk melaksanakan salat subuh secara konsisten, menghadapi tantangan besar.
Permintaan Ratih yang sederhana namun krusial—salat subuh tepat waktu—merupakan titik perpecahan dalam hubungan mereka. Ketidakmampuan Angga untuk memenuhi harapan tersebut membuat Ratih memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka. Konflik ini mendorong Angga untuk introspeksi dan berusaha mengubah dirinya demi mendapatkan kembali cinta Ratih.
Review
“Cinta Subuh” menawarkan tontonan yang ringan namun sarat dengan konflik emosional dan pesan religius yang mendalam. Film ini berhasil menggabungkan drama romantis dengan elemen religius dalam narasi yang mudah diikuti namun menyentuh hati.
Salah satu kekuatan film ini adalah kemampuannya untuk mengangkat tema cinta dan agama dengan cara yang relevan bagi generasi milenial. Konflik antara Angga, Ratih, dan Arya menggambarkan tantangan yang dihadapi dalam hubungan modern, terutama yang melibatkan nilai-nilai agama dan pribadi. Penonton dapat merasakan perjalanan emosional yang mendalam dari karakter-karakter tersebut dan menemukan solusi atau pencerahan setelah menonton film ini.
Film ini juga menawarkan sentuhan komedi yang cerdas, menciptakan keseimbangan yang baik antara momen serius dan humoris. Dialog-dialog yang penuh warna dan interaksi antara para tokoh menambah dimensi hiburan yang menyegarkan dan membuat film ini tidak monoton.
Lebih dari sekadar kisah cinta, “Cinta Subuh” menyampaikan pelajaran tentang bagaimana cinta kepada Tuhan dapat mempengaruhi dan memperbaiki hubungan manusia. Pesan utama film ini adalah pentingnya menjaga ibadah dan memenuhi kewajiban agama dalam kehidupan sehari-hari, serta bagaimana cinta yang tulus dapat membawa seseorang kembali ke jalan yang benar.
Penayangan
“Cinta Subuh” direncanakan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 19 Mei 2022. Selain itu, film ini juga akan ditayangkan di Malaysia, memungkinkan penonton internasional untuk menikmati cerita dan pesan yang ditawarkan oleh film ini.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang “Cinta Subuh” dan penayangan film ini, Anda bisa mengunjungi situs berita film atau platform bioskop online. Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan film yang memadukan drama, komedi, dan pesan religius dalam satu paket yang menyentuh hati.
Selamat menonton!