Januari 2024 menjadi bulan yang menarik bagi para pencinta anime dengan hadirnya berbagai judul baru. Selain musim terbaru Classroom of the Elite dan arc terbaru dari One Piece, ada satu anime yang sedang ramai diperbincangkan, yaitu Solo Leveling. Serial ini merupakan adaptasi dari manhwa populer dan telah lama dinantikan oleh penggemarnya.
Sebagai salah satu anime yang paling diantisipasi, Solo Leveling menghadirkan cerita yang unik, aksi yang intens, dan animasi berkualitas tinggi dari studio A-1 Pictures. Sebelum mulai menonton, yuk simak lima fakta menarik tentang Solo Leveling berikut ini!
1. Diadaptasi dari Web Novel Populer Asal Korea Selatan
Berbeda dengan kebanyakan anime yang diadaptasi dari manga Jepang, Solo Leveling berasal dari web novel Korea Selatan yang ditulis oleh Chugong pada tahun 2016. Web novel ini pertama kali rilis di platform Kakao dan mendapat respons luar biasa dari pembaca.
Pada 2018, kisah Solo Leveling kemudian diadaptasi menjadi webtoon atau manhwa oleh mendiang ilustrator Jang Sung-rak alias Dubu. Manhwa ini sangat populer hingga berhasil mencapai 48 juta pembaca di seluruh dunia dan dianggap sebagai salah satu manhwa paling sukses sepanjang masa.
Meskipun berasal dari Korea Selatan, Solo Leveling tetap dikategorikan sebagai anime karena diproduksi oleh studio Jepang A-1 Pictures, yang sebelumnya menggarap Fairy Tail dan Black Butler.
2. Mengusung Tema Fantasi dengan Nuansa Dark
Cerita Solo Leveling berlatar di dunia yang penuh dengan monster mengerikan dan portal misterius yang menghubungkan dunia manusia dengan dimensi lain. Tokoh utama, Sung Jin-woo, adalah seorang pemburu monster peringkat terendah yang sering diremehkan. Namun, kehidupannya berubah drastis setelah mendapatkan kekuatan dari sebuah sistem misterius yang membuatnya bisa berkembang tanpa batas.
Anime ini menyuguhkan aksi epik, pertarungan mendebarkan, serta atmosfer gelap yang membuatnya berbeda dari kebanyakan anime fantasi. Tak hanya itu, adegan di mana beberapa karakter menyembah sosok raksasa dalam anime ini juga telah menjadi meme populer di media sosial.
3. Proses Adaptasi Anime yang Penuh Tantangan
Meskipun pengumuman adaptasi anime Solo Leveling pertama kali muncul pada 2022, proyek ini mengalami berbagai tantangan dalam proses produksinya. Salah satu perubahan besar adalah latar tempat cerita yang awalnya berlokasi di Korea Selatan diubah menjadi Jepang dalam versi anime. Hal ini memicu perdebatan di kalangan penggemar, meski tetap tidak mengurangi antusiasme terhadap serial ini.
Selain itu, Studio A-1 Pictures berupaya keras untuk menghadirkan animasi yang memukau demi memenuhi ekspektasi penggemar. Dengan dukungan teknologi canggih dan tim produksi yang berpengalaman, adaptasi ini akhirnya bisa dinikmati mulai 6 Januari 2024 di berbagai platform streaming, termasuk Netflix.
4. Soundtrack yang Digarap oleh Komposer Terkenal
Salah satu daya tarik lain dari Solo Leveling adalah musiknya yang digarap oleh komposer ternama, Hiroyuki Sawano. Nama ini sudah tidak asing bagi para penggemar anime, karena ia juga pernah mengerjakan soundtrack untuk anime populer seperti Attack on Titan dan Guilty Crown.
Soundtrack yang epik dan dramatis tentu semakin meningkatkan pengalaman menonton anime ini, terutama dalam adegan-adegan aksi yang intens dan penuh ketegangan.
5. Game Solo Leveling Sedang Dalam Pengembangan
Kesuksesan Solo Leveling tidak hanya terbatas pada manhwa dan anime, tetapi juga merambah ke dunia game. Pada tahun 2022, Netmarble, developer game asal Korea Selatan, mengumumkan bahwa mereka tengah mengembangkan game adaptasi dari Solo Leveling.
Game ini kabarnya akan memiliki konsep role-playing (RPG) yang memungkinkan pemain merasakan petualangan layaknya Sung Jin-woo. Meski belum ada tanggal rilis resmi, game ini diprediksi akan menjadi salah satu game yang paling ditunggu oleh para penggemar Solo Leveling dan genre RPG.
