Sepanjang tahun 2024, sejumlah perusahaan teknologi terkemuka dunia telah memamerkan konsep produk mereka dalam bentuk Proof of Concept (PoC) di Ibu Kota Nusantara (IKN). Uji coba ini mencakup tiga bidang utama: transformasi hijau, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dan ekosistem digital. Dengan total sembilan perusahaan dari Indonesia dan berbagai negara, serta tujuh perusahaan asal Amerika Serikat yang masih dalam proses uji coba, IKN semakin menjadi panggung bagi inovasi teknologi masa depan.
Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Mohammed Ali Berawi, mengungkapkan bahwa hampir semua PoC berjalan sesuai rencana, kecuali Trem Otonom Terpadu (TOT) dari CRRC Qingdao Sifang yang masih memerlukan penyempurnaan sistem otonomnya. “Produk-produk yang telah menjalani proses PoC di IKN menunjukkan kinerja yang baik, baik dari segi fungsi maupun operasi, sesuai dengan persyaratan, ketentuan, dan standar yang telah ditetapkan,” ujar Ali kepada Kompas.com.
Transformasi Hijau Dalam kategori transformasi hijau, tiga perusahaan telah menjalani uji coba teknologi ramah lingkungan:
- Schneider Electric (Prancis): Menjalankan PoC Building Management Systems, yang mencakup pengelolaan listrik gedung, sensor keamanan, pengelolaan pencahayaan, dan pemanfaatan energi surya.
- Signify Lighting Corporation (Belanda): Menggelar PoC Solar Smart Lighting & Smart Pole, yang mengimplementasikan teknologi penerangan cerdas dan tiang pintar dengan fitur konektivitas serta efisiensi energi.
- Plasticpay (Indonesia): Melakukan PoC Reverse Vending Machine untuk mendukung ekonomi sirkular dengan memberikan insentif bagi masyarakat dalam pengumpulan sampah plastik.
Kecerdasan Buatan (AI) Tiga perusahaan global yang berfokus pada pengembangan kecerdasan buatan turut serta dalam uji coba:
- Yellow AI (India): Mengembangkan PoC chatbot bernama IKNOW untuk mendukung layanan digital di IKN.
- NTT Docomo (Jepang): Menguji PoC OpenRAN dan OpenWIFI untuk layanan konektivitas internet 5G yang tersedia secara gratis bagi masyarakat di area publik.
- Starlink Services LLC (Amerika Serikat): Melakukan PoC Low Earth Orbit Satellite, menyediakan internet berbasis satelit orbit rendah di IKN.
Ekosistem Digital Di bidang ekosistem digital, tiga perusahaan telah menuntaskan uji coba mereka:
- Sergek Group (Kazakhstan): Menyelesaikan PoC Advanced Traffic Management System (ATMS) untuk sistem manajemen lalu lintas berbasis AI di Balikpapan.
- Hyundai (Korea Selatan): Menguji teknologi Advanced Air Mobility (AAM), berupa taksi terbang otonom yang didemonstrasikan di Bandara Samarinda APT Pranoto.
- CRRC Qingdao Sifang (China): Melakukan uji coba Trem Otonom Terpadu (TOT), meskipun masih membutuhkan penyempurnaan sistem otonomnya.
Peran Perusahaan Teknologi Amerika Serikat Selain sembilan perusahaan tersebut, tujuh raksasa teknologi asal Amerika Serikat juga terlibat dalam pengembangan sistem Integrated Command and Control Center (ICCC) Tahap II, yang saat ini masih berlangsung. Perusahaan-perusahaan tersebut adalah:
- Amazon Web Services
- Autodesk Incorporation
- Cisco Systems Incorporation
- Environmental Systems Research Institute Incorporation (ESRI)
- International Business Machines (IBM)
- Honeywell International Incorporation
- Motorola Mobility LLC
IKN menjadi laboratorium inovasi bagi perusahaan teknologi dunia untuk menguji konsep produk mereka di bidang transformasi hijau, kecerdasan buatan, dan ekosistem digital. Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan teknologi global, IKN berpotensi menjadi kota pintar yang berbasis teknologi canggih dan ramah lingkungan. Keberhasilan PoC ini akan menjadi langkah penting dalam mewujudkan IKN sebagai kota masa depan yang berkelanjutan dan terhubung secara digital.
