Hubungi Kami

Sekolah Tani Mandiri Muhammadiyah Dorong Petani Milenial Wujudkan Pertanian Modern dan Sehat Tanpa Rokok

(876Uijmmafm) Magelang – Muhammadiyah Tobacco Control Center (MTCC) Universitas Muhammadiyah Magelang kembali menggelar Sekolah Tani Mandiri Muhammadiyah Seri 7 dengan tema “Membangun SDM Pertanian Unggul dan Sehat, Menuju Pertanian Berkelanjutan”. Kegiatan yang berlangsung di Resto Inggit strowbery, Sawangan, Kabupaten Magelang Sabtu (01/11).

Acara ini diikuti oleh 40 petani milenial anggota Forum Petani Multikultur Indonesia (FPMI) yang tampak antusias mengikuti berlangsungnya acara yang di rencanakan dari pagi sampai dengan sore.

Program ini lahir dari kegelisahan MTCC terhadap kondisi pertanian nasional, terutama merosotnya kesejahteraan petani tembakau dan melemahnya regenerasi petani muda. Ketua MTCC UNIMMA, Dr Retno Rujiyati, M. Kes menuturkan kondisi di lapangan sangat memprihatinkan.

“Beberapa hari lalu saya menanyakan langsung kepada salah satu petani, berapa harga daun tembakau siap panen. Jawabannya hanya Rp2.000 per kilogram. Artinya, tidak sebanding dengan modal tanamnya. Ini menjadi bukti bahwa ketergantungan pada tembakau bukan lagi pilihan yang menyejahterakan,” tegasnya.

Padahal, lanjutnya, wilayah Wonolelo, Sawangan, selama ini dikenal sebagai salah satu daerah dengan produksi tembakau. Namun rendahnya harga jual membuat petani kian merugi dan generasi muda semakin kehilangan minat.

Di sisi lain, Retno ibu 2 anak ini, berharap keberadaan Sekolah Tani Mandiri mampu memotivasi petani muda untuk menggeluti pertanian modern.

“Pertanian bukan sesuatu yang kuno atau ketinggalan zaman, justru membawa peluang besar bagi anak muda untuk berkembang. Dengan teknologi, pemasaran digital, dan inovasi, petani muda bisa jadi pelaku utama pertanian masa depan,” ujarnya.

Selain penguatan kapasitas pertanian modern, program ini juga menjadi wadah kampanye sadar rokok di kalangan petani muda. Tingginya konsumsi rokok di pedesaan terbukti berdampak pada ekonomi keluarga, kesehatan, serta produktivitas kerja. MTCC UNIMMA ingin menunjukkan bahwa petani dapat sejahtera tanpa bergantung pada komoditas maupun konsumsi tembakau.

Sekolah Tani Mandiri Muhammadiyah ini berlangsung satu hari penuh dengan pendekatan edukasi dan praktik. Materi meliputi pengelolaan pertanian modern, digitalisasi pemasaran, kampanye “Petani Muda Sehat Tanpa Rokok”, serta simulasi aksi kreatif komunitas petani muda.

Kegiatan ini tidak berhenti di Magelang saja. MTCC UNIMMA menargetkan penyelenggaraan berikutnya di Boyolali dan Temanggung dari 3 tahap yang di programkan MTCC.

Diharapkan Sekolah Tani Mandiri Muhammadiyah mampu mencetak SDM pertanian unggul, modern, dan berkelanjutan. Para petani milenial dipandang mampu menjadi role model gerakan kedaulatan pangan dan pertanian terpadu ala Muhammadiyah. Dengan semangat tajdid, Muhammadiyah berharap petani muda menjadi kekuatan baru umat dan bangsa di sektor pertanian.

Rinta

Leave a Reply

  • https://ssg.streamingmurah.com:8048
  • Copyright ©2025 by PT. Radio Unimma. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048
  • Copyright ©2025 by unimmafm. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048/stream
  • Copyright ©2025 by unimmafm All Rights Reserved