Hubungi Kami

Sniper Elite 5 Review: Calon Kuat dalam Genre Stealth-Action

Sniper Elite 5 adalah salah satu evolusi terbesar dalam seri ini sejak Sniper Elite 2 dan membantu memperkuat posisinya sebagai franchise stealth yang harus diperhatikan. Meskipun sebelumnya saya hanya memainkan seri Sniper Elite secara kasual, dan tidak pernah merasa terlalu antusias, entah bagaimana, Sniper Elite 5 berhasil membuat saya menjadi penggemar sejati.

Berbeda dari beberapa game sebelumnya yang memiliki level semi-linear, Sniper Elite 5 menghadirkan level yang lebih besar dan terbuka, dengan setting sandbox penuh ketegangan di belakang garis musuh. Pemain memiliki kebebasan untuk menentukan cara menyelesaikan misi, mirip dengan konsep Hitman, meskipun tidak sekompleks Hitman dalam hal skenario penyamaran. Dalam Sniper Elite 5, pemain berperan sebagai mata-mata dan pembunuh di Perang Dunia II yang harus menyusup ke basis-basis musuh yang dijaga ketat tanpa perlindungan dari keramaian atau acara publik. Misi utamanya adalah menyusup ke kota yang penuh lapisan keamanan, menghadapi musuh, dan mengeliminasi target yang dilindungi.

Desain Level dan Ketegangan Dinamis

Jarang ada game yang berhasil menangkap perasaan menjadi agen stealth dalam setting yang non-linear, tetapi Rebellion Entertainment berhasil menciptakan sesuatu yang menantang dan sangat menegangkan. Salah satu level menggambarkan pemain berada di luar kota pulau yang besar dengan arsitektur bergaya gothic dan berbagai medan berbukit. Memasuki kota bukan hal sulit, asalkan tidak menggunakan jembatan yang dipenuhi ranjau dan sniper. Tantangan sebenarnya adalah menghadapi patroli-patroli yang berjaga di setiap sudut kota.

Setiap sudut kota dipenuhi dengan penjaga, pelatih, hingga perwira Nazi berpangkat tinggi. Di sinilah Sniper Elite 5 benar-benar bersinar. Memerhatikan gerakan musuh, menentukan target, dan mengambil risiko besar menjadi strategi yang terbayar dengan memuaskan. Game ini mengutamakan kesabaran dan sering mengingatkan saya pada misi All Ghillied Up di Call of Duty 4: Modern Warfare, di mana pemain harus merangkak di rerumputan sambil dikelilingi oleh tank dan infanteri. Namun, Sniper Elite 5 menciptakan momen-momen itu secara dinamis, bukan sekadar mengikuti naskah.

Di level kota yang disebutkan, pemain bisa membuat rute sendiri dengan menggunakan jalan belakang, gedung-gedung yang terhubung, memanjat dinding yang ditumbuhi tanaman, atau melewati terowongan bawah tanah. Kota ini penuh dengan lapisan yang membuat pemain harus berpikir kreatif dan memunculkan tantangan baru di setiap sudutnya. Pada satu titik, saya mendekati pos pemeriksaan yang dijaga ketat. Saya berhasil mengalihkan perhatian penjaga dengan melempar botol kaca, lalu merangkak dan menyelinap di bawah bayangan untuk menghindari patroli kendaraan yang melintas.

Ketegangan dan Pilihan Taktis

Jika penyamaran gagal dan situasi beralih ke baku tembak, gameplay menjadi lebih sulit, tetapi tidak sepenuhnya buruk. Berbeda dari game aksi lainnya, Sniper Elite 5 tidak dirancang untuk bermain “lari dan tembak”. Namun, pengembang menambahkan mekanik iron sights pandangan orang pertama yang membuat pertempuran jarak dekat lebih menyenangkan, meskipun masih ada ruang untuk peningkatan. Saat terpojok, pemain dapat memanfaatkan posisi strategis untuk menghabisi beberapa musuh secara diam-diam. Namun, ketika harus menghadapi musuh dalam jumlah besar, karakter pemain tidak dapat menembak sambil bergerak, sehingga sulit untuk melarikan diri.

Kekurangan lainnya adalah tidak adanya fitur blind fire yang memungkinkan pemain menembak dari balik perlindungan tanpa mengintip, membuat karakter pemain terekspos sepenuhnya. Hal ini mungkin menjadi perhatian di mode multiplayer PvP. Meskipun belum dapat mencoba mode ini selama masa peninjauan, kontrol jarak dekat yang belum sempurna bisa menjadi masalah dalam permainan PvP.

Sniping yang Menggugah

Meski terdapat beberapa kekurangan dalam pertempuran jarak dekat, elemen sniping tetap menjadi inti yang sangat memuaskan dalam game ini. Pemain dapat mengatur posisi untuk mengambil tembakan dari ratusan meter jauhnya dan melihat efek dari peluru yang mengenai target. Efeknya brutal namun memuaskan, menciptakan sensasi khas dari seri Sniper Elite.

Cerita yang Kurang Memikat

Sayangnya, cerita dalam Sniper Elite 5 terasa agak lemah. Drama dalam cutscene kurang terasa dan karakternya tidak terlalu menarik. Meskipun temanya seputar Perang Dunia II yang cukup ikonik, alur cerita yang disajikan kurang menonjol. Kebanyakan pemain mungkin akan melewatkan cutscene atau mengambil ponsel mereka selama adegan ini. Meski cerita dalam game seperti ini bukan daya tarik utama, beberapa pemain mungkin menginginkan narasi yang lebih kuat untuk menguatkan pengalaman bermain mereka.

Sniper Elite 5 menghadirkan pengalaman stealth yang sangat menyenangkan dengan desain level yang dinamis dan elemen sandbox yang memungkinkan pemain bermain sesuai gaya mereka sendiri. Meski masih ada aspek yang perlu diperbaiki seperti cerita dan pertempuran jarak dekat, ini adalah game stealth yang sangat matang dan membawa seri ini ke era baru yang lebih segar. Bagi mereka yang menyukai game stealth klasik atau merasa rindu dengan game seperti Splinter Cell, Sniper Elite 5 adalah pengalaman yang layak dicoba, baik bermain sendiri maupun bersama teman.

unimma

Leave a Reply

  • https://ssg.streamingmurah.com:8048
  • Copyright ©2025 by PT. Radio Unimma. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048
  • Copyright ©2025 by unimmafm. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048/stream
  • Copyright ©2025 by unimmafm All Rights Reserved