Hubungi Kami

talkshow kemenkes

Unimma FM Talkshow Radio Magelang: Siaran Sehat bersama Dokter Reisa Hadapi Pandemi di Bulan Ramadhan

(87.6 Unimma Fm) Magelang – dr. Reisa : Peniadaan Mudik, Cegah Kenaikan Tingkat Kematian Karena Covid-19

Jakarta, Peniadaan mudik pada bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri tahun ini secara resmi diumumkan oleh Pemerintah dalam rangka untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19.

Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr. Reisa Broto Asmoro mengatakan jika melihat dari pengalaman tahun lalu bahwa peningkatan kasus dipastikan selalu terjadi pada saat liburan panjang sehingga menciptakan mobilitas masyarakat menjadi tinggi.

“Belajar dari apa yang terjadi tahun lalu, biasanya dipastikan itu selalu terjadi saat liburan panjang dan mobilitas masyarakatnya tinggi. Jadi ada tren kenaikan kasus setelah 4 kali libur Panjang,” kata dr. Reisa saat siaran streaming di Radio Kesehatan, yang di relai radio Unimma fm Magelang Senin (19/04).

dr. Reisa mengungkap bahwa pengalaman tahun lalu, tren kenaikan kasus setelah 4 kali libur Panjang diantaranya yang pertama, saat libur Idul Fitri tahun 2020, dimana terjadi kenaikan kasus harian hingga 93%, dan terjadi tingkat kematian mingguan hingga 66%.

Kemudian yang kedua kenaikan hingga 119% terjadi saat libur panjang pada 20-23 agustus 2020, dengan tingkat kematian mingguan meningkat hingga 57%.

Lalu yang ketiga, terjadi saat libur panjang pada 28 oktober hingga 1 November 2020, yang menyebabkan terjadinya kenaikan kasus Covid-19 hingga 95%, dan kenaikan tingkat kematian mingguan mencapai 75%.

Sedangkan yang terakhir atau keempat, terjadi kenaikan saat libur di akhir tahun yaitu pada 24 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021, yang mengakibatkan kenaikan jumlah kasus harian mencapai 78% dan kenaikan tingkat kematian mingguan hingga 46%.

Berdasarkan dari pengalaman ini, menurut dr. Reisa, peniadaan mudik pada bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2021 perlu dilakukan sebagai suatu upaya untuk mencegah penularan serta mencegah terjadinya tingkat kematian yang tinggi karena Covid-19.

“Itu sebenarnya ya tujuannya baik untuk kita semua gitu kan, ini demi kepentingan bersama yakni mencegah terjadinya penularan, tentunya mencegah jangan sampai ada kematian tinggi karena covid 19,” ungkapnya.
dr. Reisa juga menjelaskan bahwa kebanyakan kasus konfirmasi positif Covid-19 terjadi di wilayah perkotaan. Sedangkan di wilayah pedesaan relatif aman. Maka dari itu, setiap orang harus menyayangi dan melindungi desanya. Menyayangi orang tua dan keluarga yang berada di kampung halamannya. Jangan sampai justru membawa pulang virus.

Sebelumnya, pemberlakuan pembatasan kegiatan bepergian ke luar daerah atau peniadaan mudik pada Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 H akan mulai berlaku dari tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. (tp)

Hal tersebut akan menjadi penghambat bagi penularan Covid 19. dr Reisa memberikan sosialisai pula pada Siaran Sehat di radio Kesehatan Kementrian Kesehatan, dengan tema “Hadapi Pandemi di Bulan Ramadhan” dan direlay di beberapa radio, termasuk 87.6 Unimma Fm Magelang, Senin,(19/3). Respon pendengar di Talkshow tersebut sangat antusias, terbukti ada beberapa pertanyaan dari pendengan di Magelang, Temanggung dan sekitarnya.

dr Reisa menjawab pertanyaan dari Jaka di Temanggung tentang Asupan gizi pada orang berpuasa di tengah pandemi Covid 19, menurutnya ”
makan jangan berlebihan porsinya, tetap gizi seimbang yang utama, kalau misalkan pengen kenyang lebih lama, konsumsi serat dan juga makanan yang mengandung protein tinggi supaya kita bisa kuat sepanjang hari di bulan Ramadhan.

anna

Leave a Reply

  • https://ssg.streamingmurah.com:8048
  • Copyright ©2025 by PT. Radio Unimma. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048
  • Copyright ©2025 by unimmafm. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048/stream
  • Copyright ©2025 by unimmafm All Rights Reserved