Supermassive Games kembali lagi dengan petualangan horor sinematik interaktif terbaru mereka dalam bentuk The Quarry. Kali ini, sekelompok konselor kamp berada di Camp Hackett’s Quarry untuk malam terakhir mereka. Mereka mencoba memperbaiki hubungan yang retak, membentuk koneksi baru, dan memikirkan masa depan mereka saat mereka bersiap untuk kuliah. Namun, momen-momen kebersamaan ini segera terganggu oleh makhluk liar yang menakutkan dan pemburu misterius yang tampak seperti karakter dari film Deliverance. Sebagai pemain, Anda harus mengungkap apa yang sebenarnya terjadi dan bertahan hidup semalam. Sesuai dengan gaya khas Supermassive, setiap karakter bisa saja mati kapan saja, mengarahkan cerita ke berbagai arah yang tak terduga.
Supermassive telah membuktikan kemampuannya dalam menangani banyak karakter dengan kepribadian yang berbeda, sambil merangkai alur cerita bercabang yang kompleks. The Quarry terasa seperti upaya terbaik mereka sejak Until Dawn. Dalam satu jam pertama, pemain diperkenalkan dengan para konselor yang menghabiskan waktu bersama, bercengkrama, dan berbagi cerita. Walaupun terdapat beberapa petunjuk kecil yang mengarah pada bahaya, pengembang memberikan waktu bagi karakter-karakter ini untuk berkembang sebelum mereka harus menghadapi kengerian yang akan datang. Bahkan ketika darah mulai tertumpah, cerita tetap kembali pada pergolakan pribadi setiap karakter—kebohongan dalam hubungan mereka, keinginan untuk mengungkapkan perasaan mereka kepada orang yang disukai, dan lain sebagainya.
Bagi orang dewasa, masalah remaja ini mungkin terasa sepele, tetapi Supermassive berhasil menangkap perasaan intens yang dialami para remaja. Memiliki perasaan pada seseorang di usia remaja sering kali terasa seperti hidup atau mati, dan The Quarry menghidupkan perasaan itu dalam sebuah kisah horor di mana kematian benar-benar menjadi ancaman nyata.
Ketegangan yang Konsisten dan Tantangan yang Nyata
The Quarry mempertahankan tingkat ketegangan yang sangat tajam selama sekitar 10 jam cerita. Setiap tindakan terasa krusial dan salah langkah sedikit bisa berujung fatal. Fitur Death Rewind memungkinkan pemain mengulang hingga tiga kematian dalam permainan, memberi kesempatan kedua, namun saya tetap terkejut dengan betapa mudahnya beberapa karakter dapat mati. Dalam game lain, Anda mungkin mendapatkan kesempatan kedua melalui peristiwa cepat (quick-time event), namun di The Quarry, satu keputusan salah bisa langsung membawa pada kematian tanpa peringatan, menciptakan atmosfer yang benar-benar menakutkan dan intens.
Tidak seperti game Supermassive lainnya yang hanya berfokus pada bertahan hidup, The Quarry memiliki tujuan yang lebih besar. Tanpa membocorkan alur, game ini kadang mengharuskan Anda mengambil risiko demi keselamatan orang lain. Terkadang tindakan ini berakhir buruk, menyebabkan kematian karakter lain, tetapi kadang juga berbuah manis. Ini menciptakan kecemasan konstan, sebuah ciri khas cerita horor yang baik. Setiap pilihan tidak selalu memberikan kepastian, dan kadang pemain harus menunggu cukup lama untuk mengetahui hasil dari keputusan mereka.
Narasi Bercabang yang Berarti
Salah satu kekuatan The Quarry adalah narasi bercabang yang benar-benar terasa berpengaruh. Setiap keputusan bisa membawa jalan cerita yang sangat berbeda dari pemain lain, mulai dari siapa yang selamat hingga jalan yang mereka ambil. Karakter yang bertahan atau mati juga dapat mengubah pengalaman permainan secara drastis. Hal ini membuat The Quarry sangat menarik untuk dimainkan berulang kali, karena setiap sesi bisa menawarkan pengalaman baru.
Kartu Tarot sebagai Petunjuk Masa Depan
Dalam perjalanan mereka, pemain bisa mengumpulkan kartu tarot yang dapat dibaca oleh seorang peramal di antara bab-bab cerita. Kartu ini memberikan sedikit wawasan tentang kemungkinan masa depan, kadang mengarahkan pemain untuk menghindari situasi tertentu. Meski begitu, mengetahui masa depan kadang bisa berbahaya, membuat pemain terlalu berhati-hati dan justru menyebabkan kegagalan. Terkadang, bereaksi secara spontan lebih baik daripada mencoba mengalahkan takdir.
Beberapa Kekurangan dalam Pilihan dan Pengeditan
Namun, meskipun karakter yang ditulis dengan baik dan atmosfer yang tegang, The Quarry tidak tanpa cacat. Beberapa pilihan dalam permainan terasa membingungkan atau bahkan tidak memiliki dampak yang diharapkan. Misalnya, ada opsi untuk menyerang atau melarikan diri dari musuh. Jika Anda memilih untuk lari, musuh tetap ada di ruangan dan memutus aliran listrik, yang kemudian menyebabkan kematian karakter lain. Ini terasa membuat frustrasi karena karakter tidak benar-benar mengikuti instruksi pemain, menghasilkan konsekuensi yang berada di luar kendali pemain.
Kekurangan lainnya adalah adanya “kesalahan” dalam penyuntingan, yang mungkin terjadi karena narasi bercabang yang luas. Transisi antartemakan kadang terasa kaku, dan beberapa adegan terasa tidak mulus. Walaupun hal ini tidak terlalu mengganggu keseluruhan pengalaman, kekurangan kecil ini bisa mengurangi imersi pemain dalam beberapa momen.
