Hubungi Kami

Unimma FM Talkshow Radio Magelang : DPRD Jateng Nyatakan Uji Coba PTM 2 Berhasil

(876Unimmafm ) Magelang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) tahap kedua pada Senin atau 26 April-7 Mei 2021 kemarin. Hal tersebut disampaikan pada saat Talkshow DPRD provinsi Jateng kerjasama dgn Kominfo Provinsi Jateng dipandu oleh penyiar Verdi Hasan di Radio Unimma FM Magelang, jumat (7/5).

Berlangsung sekitar 2 jam  dengan Nara sumber dari DPRD provinsi Jawa Tengah Endrianningsih Yunita Sp dari Komisi E, Sukardiono dari Partai Gerindra dan Sarno.

Anggota DPR Jateng sangat antusias menyampaikan perkembangan dan hasil PTM tahap 2 di beberapa sekolah yang ditunjuk , pelaksanaannya dinilai berhasil baik dan sesuai  dengan harapan.

Sebagai mana kita ketahui , Pada uji coba PTM tahap pertama dilakukan pada 5 April.

Namun, bagi kalangan legislatif uji coba PTM Senin 26 April 2021 lalu, merupakan yang tahap ketiga. Karena, yang pertama telah dilakukan pemprov pada akhir 2020. Namun, saat itu bisa dikatakan gagal lantaran ratusan siswa SMK Negeri Jateng Semarang dan  daerah Brebes terpapar Covid-19.

Sementara, pada tahap kedua kemarin yang diikuti 140 lebih sekolah di Jateng pada 5-16 April 2021 termasuk di Magelang dinyatakan uji coba PTM tahap 2 di nilai berhasil sesuai dengan yang diharapkan.

Endrianningsih Yunita Sp dari komisi E  DPRD provinsi Jateng mengatakan ” kemarin di SMA 3 Magelang, penerapan Prokes PTM mulai dari kedatangan siswa ke sekolah, proses belajar mengajar , hingga guru dan semua komponen sekolah benar- benar telah siap dengan standar uji coba PTM yang disyaratkan , hingga tes antigen terakhir dilakukan semuanya negatif artinya uji coba PTM tahap 2  bisa dikatakan berhasil”

Selain itu, Sarno Anggota DPRD Provinsi Jateng yang juga menjadi nara sumber  Talkshow di 87,6 Radio Unimma FM , mengatakan ” pelaksanaan PTM ini , Sebelumnya telah dilakukan penelitian dengan berbagai pendekatan,  dengan berbagai

Tambahnya “Jangan sampai uji coba PTM di semua jenjang pendidikan ini justru menimbulkan kasus baru. Lebih berat lagi jika itu nanti berimbas ke masalah ekonomi masyarakat,” .

Sedang Sukardiono dari partai Gerindra menambahkan ” kalo penerapan Prokes di sekolah sudah pasti aman untuk menekan penyebaran Covid’19, hanya masalahnya adalah sebelum atau setelah dari sekolah anak itu kemana, dengan siapa , ketemu siapa , apakah tetap menjalankankan  Prokes dengan benar?,

Ditambahkan godres  panggilan akrab Sukardiono ”  Kalau terpapar Covid yang berasal dari luar sekolah, tetap saja sekolah akan ditutup kembali karena anak tersebut ada anggota keluarga lainnya , ketika disekolah akan ada teman , guru dan komponen sekolah lainnya yang kontak dan dimungkinkan akan terpapar.

Tambahnya ” Jika dibandingkan, mungkin siswa kena Covid-19 tak masalah, karena imun tubuhnya baik. Tapi kalau menular ke guru atau ke orang tua atau keluarga di rumah, ini yang mengkhawatirkan,”

Ketika  memasuki sesi pertanyaan yang dibuka  melalui aplikasi WhatsApp  di 08112533876 di acara Talkshow tersebut,  ada pedagang kelontong  yang menyampaikan keluhan terkait anaknya yang sudah terlalu lama melakukan pembelajaran secara on line di rumah karena pandemi.

Dia meminta kepada para anggota dewan  yang menjadi nara sumbernya , untuk menyampaikan keluh kesahnya dan mendorong pemerintah provinsi Jateng agar segera melakukan PTM secepatnya.

Sedang penanya lainnya, menanyakan pendapat Anggota Dewan terkait ketertinggalan pendidikan Indonesia dibandingkan dengan negara lainnya karena adanya pandemi ini.

Menurut Endrianningsih dari partai PDIP ini  menjelaskan ” Oh ya jelas…tertinggal karena proses pembelajaran daring on line sangat berbeda dengan pembelajaran off line tatap muka,  dimana siswa akan berinteraksi langsung dengan guru, sehingga pembentukan karakter akan lebih kuat, sedang jika on line maka tidak akan maksimal, belum lagi masalah sinyal hp antara daerah satu dengan lainnya juga menjadi masalah tersendiri bagi siswa untuk mengikuti pembelajaran secara on line.

Bahkan berdasarkan data yang saya terima karena efek pandemi orangtua tidak bekerja , maka muncul eksploitasi anak , yang harus bekerja diusia sekolah, kemudian  munculnya kekerasaan dalam rumah tangga yang tinggi, kejahatan seksual  dan pernikahan dini dan masih banyak kasus lainnya, Imbuh owner rumah makan Diwak Tegalrejo ini.

Menaggapi pertanyaan yang sama,  Nada positif justru muncul dari pernyataan , Godres  menurutnya ” Dimasa pandemi ini, justru banyak muncul orang baik disekitar kita, begitu ada yang terpapar Covid’19 para tetangga langsung ” nyantelke ” (meletakkan ) sayur , sembako ke pagar rumah si penderita, yaa…program jogo tonggo itu kan malah berhasil dan sangat marak dilakukan dimasa sekarang ini, baguuus kan…tambahnya.

Terkait Keberhasilan uji coba PTM yang telah dilakukan, diharapkan, pelaksanaan PTM ini juga sejalan dengan program vaksinasi. Setidaknya 70 persen populasi di suatu daerah memperoleh vaksinasi hingga membentuk herd immunity.

“Jangan sampai uji coba PTM di semua jenjang pendidikan ini justru menimbulkan kasus baru. Lebih berat lagi jika itu nanti berimbas ke masalah ekonomi masyarakat,” imbuh Sarno.

diharapkan  bisa mendorong  pemerintah untuk segera melakukan PTM di sekolah yang lainnya dengan tetap menerapkan Prokes yang benar. Sehingga tidak akan muncul kasus Covid-19  di lingkungan sekolah.

Rinta

Leave a Reply

  • https://ssg.streamingmurah.com:8048
  • Copyright ©2025 by PT. Radio Unimma. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048
  • Copyright ©2025 by unimmafm. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048/stream
  • Copyright ©2025 by unimmafm All Rights Reserved