Xenoblade Chronicles 3 hadir sebagai kisah tragis yang dipenuhi dengan kegetiran dan latar cerita kompleks. Game terbaru dari Monolith Soft ini, yang dirilis pada 29 Juli untuk Nintendo Switch, menghadirkan elemen-elemen khas dari dua seri sebelumnya, seperti dunia terbuka yang luas untuk dijelajahi, pertarungan melawan monster, serta cerita mendalam yang disampaikan melalui banyak cutscene. Meskipun gameplay-nya cukup kompleks, kisah yang disajikan mampu memberikan pengalaman memuaskan berkat karakter-karakternya yang kuat dan alur cerita yang mengejutkan.
Kisah Dunia Aionios yang Berperang
Xenoblade Chronicles 3 berlatar di Aionios, dunia yang dikuasai dua negara besar—Keves dan Agnus. Kedua negara ini terus berperang, menggunakan kombinasi mecha kuat dan prajurit yang hanya hidup selama 10 tahun. Para prajurit ini tergantung pada Flame Clock, yang perlu diisi ulang dengan kekuatan hidup dari makhluk yang gugur. Jika Flame Clock suatu koloni habis, seluruh koloni akan mati. Sistem ini memaksa para prajurit hidup dalam ketakutan dan pesimisme, terus-menerus menghadapi kehidupan yang suram dan penuh keputusasaan.
Cerita dimulai ketika dua trio Pasukan Khusus—Noah, Lanz, dan Eunie dari Keves, serta Mio, Sena, dan Taion dari Agnus—bertemu di medan pertempuran dan berubah menjadi Ouroboros. Transformasi ini membuat mereka bisa bergabung dalam bentuk kuat melalui sistem Interlink dan membebaskan mereka dari ketergantungan pada Flame Clock. Namun, mereka pun menjadi target organisasi misterius bernama Moebius, yang tampaknya ada di balik konflik abadi di Aionios. Moebius ini juga memiliki kemampuan untuk berubah menjadi monster dengan kekuatan setara Ouroboros.
Para protagonis kemudian memulai perjalanan melintasi Aionios untuk mengungkap misteri dunia mereka, sambil menghadapi keterbatasan hidup mereka yang singkat dan trauma dari banyaknya kehilangan yang mereka saksikan akibat perang yang tak berujung.
Gameplay yang Kompleks dan Berlapis
Sistem pertarungan dalam Xenoblade Chronicles 3 mirip dengan dua game sebelumnya. Pertarungan berlangsung secara real-time dan menggabungkan auto-attack dengan serangan khusus yang dapat diaktifkan melalui Arts. Pemain juga dapat menggunakan Master Arts, yang bisa memicu Cancel Attack jika waktunya tepat. Cancel Attack menambah kekuatan serangan Interlink Ouroboros dan dapat meningkatkan Chain Attack, di mana setiap karakter menyerang musuh secara bergantian dan menghasilkan serangan lebih kuat jika mencapai batas tertentu.
Salah satu perbaikan dalam game ini adalah pemain dapat dengan bebas berganti kelas karakter. Pemain bisa mencoba enam kelas inti dan merekrut Hero yang memiliki kelas serta kemampuan unik. Tiap Hero biasanya didapat setelah menyelesaikan misi sampingan. Dengan beragam kelas, pemain bisa merancang komposisi tim yang cocok untuk berbagai situasi, meskipun beberapa karakter lebih cocok untuk kelas tertentu.
Pengenalan Sistem yang Perlahan namun Rumit
Xenoblade Chronicles 3 perlahan-lahan memperkenalkan sistem gameplay yang cukup kompleks. Banyak aspek permainan yang baru terbuka setelah beberapa jam permainan, memberikan kesempatan bagi pemain untuk mempelajari setiap elemen satu per satu. Namun, terkadang sistem permainan terasa berlebihan dengan banyaknya mekanik yang serupa, seperti Master Skills, pohon keterampilan, aksesoris, dan permata, yang memiliki fungsi serupa. Beberapa sistem ini seakan ada hanya karena pernah digunakan di game sebelumnya, membuatnya terasa tidak perlu.
Dunia Aionios yang Menakjubkan
Dunia Xenoblade Chronicles 3 sangat luas dan penuh dengan berbagai monster dan item untuk dijelajahi. Pemain mendapat poin pengalaman saat menemukan lokasi baru, dan area awal permainan dirancang untuk menghalangi akses ke area yang lebih kuat agar eksplorasi lebih bertahap. Meskipun demikian, permainan terus mendorong pemain untuk melanjutkan cerita utama dengan mempertaruhkan nasib karakter yang memiliki waktu hidup terbatas. Walau tidak ada konsekuensi langsung bila pemain berlama-lama mengeksplorasi, terkadang dorongan untuk menyelesaikan cerita terasa lebih kuat daripada godaan untuk menjelajahi dunia yang kaya ini.
Kisah yang Menggetarkan Hati
Yang paling menonjol dalam Xenoblade Chronicles 3 adalah nuansa melankolis dalam ceritanya. Setiap karakter utama memiliki trauma yang mendalam, dan cerita sering kali membawa mereka kembali menghadapi masa lalu mereka yang menyakitkan. Meskipun perjalanan mereka ditemani dua Nopon yang ceria, kenyataan pahit bahwa keberadaan mereka sebagai prajurit anak-anak ternyata tidak berarti membuat alur cerita menjadi lebih menyedihkan. Ini adalah kisah yang kuat, meski terkadang menyakitkan, membuat pemain peduli terhadap karakter-karakternya dan merasakan kepedihan mereka.
