Gunung-gunung ini tersebar di berbagai tempat dan masing-masing memiliki keunikan. Dari gunung yang memiliki pemandangan indah hingga gunung lain yang memiliki trek yang sangat menantang untuk mencapai puncak, ada banyak petualangan untuk mendaki. Apalagi di Pulau Jawa terdapat sejumlah gunung yang memiliki jalur pendakian ekstrim dan siap menantang Anda.
1. Raung (3.344 mdpl)

Yang diingat orang tentang Gunung Raung adalah jalan setapak menuju puncak. Beberapa pendaki mengatakan itu adalah puncak gunung yang sebenarnya di Indonesia. Berbeda dengan puncak lainnya di Pulau Jawa; untuk sampai ke puncak Gunung Raung, Anda harus melintasi dan mendaki tebing-tebing batu terjal dengan bantuan anyaman atau karmantel. Tak heran jika Puncak Raung dinobatkan sebagai puncak yang paling sulit dijangkau. Hanya orang-orang yang telah menaklukkan rasa takut dalam dirinya yang akan cukup berani untuk mencapai Puncak Raung. Gunung Raung adalah gunung tertinggi kedua di Jawa Timur.
2. Argopuro (3.088 mdpl)
Argopuro terkenal dengan trek ekstrimnya. Terletak di Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, Kabupaten Bondowoso, dan Kabupaten Situbondo, Gunung Argopuro merupakan gunung terpanjang di Pulau Jawa. Jika diukur dari satu sisi ke sisi lain (gerbang Baderan di Situbondo ke Bremi di Probolinggo atau sebaliknya) lintasan Argopuro sekitar 60km. Jaraknya antara Yogyakarta dan Solo hampir sama.
3. Arjuno (3339 mdpl)
Bagi para pendaki, Gunung Arjuno merupakan salah satu gunung yang memiliki jalur pendakian yang cukup ekstrim. Salah satu bagian yang terkenal dari jalur Gunung Arjuno adalah hutan Lali Jiwo. Hutan ini dikelilingi oleh pohon pinus dan cemara yang sangat besar. Kabarnya, hutan Lalo Jiwo bisa membuat pendaki tersesat dan bingung arah. Hal yang paling mengejutkan adalah membuat para pendaki melupakan segalanya, bahkan dirinya sendiri. Itu adalah mitos, tetapi orang-orang mengaku pernah mengalaminya.
4. Piramida (1521 mdpl)
Gunung Piramida terlihat seperti piramida. Gunung ini terletak di Bondowoso dan ketinggiannya hanya 1.521 meter di atas permukaan laut. Namun, kemiringan Gunung Piramida sangat ekstrim dengan jurang di sisi kanan dan kiri jalur pendakian. Jalur pendakian yang masih berupa bebatuan berpasir membuat pendaki harus ekstra hati-hati. Untuk mencapai puncak Gunung Piramida, pendaki harus melewati ‘punggung naga’ (Punggung naga). Disebut demikian karena bentuk lintasannya yang terlihat seperti punggung naga yang panjang dan sempit. Lintasan naga sangat sulit sehingga membutuhkan banyak fokus saat melewati area tersebut. Baru-baru ini, seorang pendaki bernama Thoriq Rizky Maulidan ditemukan tewas setelah hilang selama 12 hari di gunung ini.
5. Ciremai (3078 mdpl)
Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat. Jalur pendakian Gunung Ciremai melalui linggarjati dikenal sebagai salah satu jalur pendakian tersulit di Indonesia. Jalur Linggarjati termasuk dalam kelompok jalur pendakian berat, apalagi jika di musim hujan: tingkat bahayanya berlipat ganda. Oleh karena itu, pastikan untuk menghindari pendakian Gunung Ciremai menggunakan jalur Linggarjati saat musim hujan. Seruni dan Bapa Tere adalah dua bagian trek di Gunung Ciremai yang sangat menantang: tanah yang licin dan lereng yang ekstrem.
https://www.sekaidearu.com/