Hubungi Kami

Ajakan Bawaslu Kepada Awak Media Untuk Melakukan Patroli Pengawasan di Media Sosia

(876Unimmafm) Magelang – Dihadapan awak Media, konten kreator dan penggiat sosial media, Ketua Bawaslu kab. Magelang habib Saleh mengajak Masyarakat untuk ikut patroli pengawasan di media sosial, pada sosialisasi strategi pengawasan partisipasif di media sosial kamis 26 Oktober 2022 di Atria hotel Mgl.

Kenapa kami mengundang teman-teman wartawan dan konten kreator karena mereka komunikator yang baik, hal tersebut disampaikan Habib sesaat setelah acara selesai.

Dengan membuat tulisan dan konten yang kemudian tersampaikan ke publik, baik lewat TV media sosial, radio dan saluran lainnya. Ini kan mempengaruhi publik, jadi apa yang kalian unggah mempengaruhi publik, bagaimana yang diunggah ini adalah hal- hal positif berkontribusi baik dan mensukseskan Pemilu 2024, tambahnya.

Pemilu dimaknai orang sesuatu yang menyeramkan, bagaimana pemilu ini menjadi sejuk dan indah yang mewujudkan peilu yang bebs langsung g dan rahasia, sehingga berkontribusi pada partisipasi pemilih, mereka datang tidak hanya saat pencoblosan namun juga ikut berpartisipasi pada setiap tahapan Pemilu.

Menurut Habib, sukses pemilu bukan hanya menjadi tanggungjawab Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu sebagai lembaga penyelenggara. Tapi juga menjadi beban tanggungjawab seluruh elemen masyarakat.

Habib juga mendorong masyarakat untuk ikut melakukan patroli pengawasan di media sosial. Ketika ada konten yang melanggar, kampanye diluar jadwal, kampanye oleh yang tidak berhak sampaikan pada Bawaslu, untuk melakukan pencegahan pelanggaran pada akhirnya melakukan tindakan penindakan pelanggaran, imbuhnya.

Dia mengajak berbagai pihak, untuk bersama-sama membangun demokrasi yang sehat. Membangun opini positif agar masyarakat tidak antipati terhadap pemilu sehingga mau berpartisipasi dalam politik.

Ketua PWI Jawa Tengah, Amir Mahmud, yang menjadi nara sumber pada kesempatan tersebut, mengingatkan para wartawan bersikap bijak dalam penulisan berita. Mengajak sebening mungkin, sejernih mungkin untuk menyampaikan pemberitaan.

Artinya, tetap mengedepankan etika bermedia. Mengemas berita dengan bahasa yang menyejukkan namun mampu bersaing di tengah kerasnya kompetisi antarmedia.

“Tidak terjebak dalam pelanggaran kode etik jurnalistik sebagai pedoman dalam bermedia. Jurnalisme eksotik haruslah dipertahankan sebagai fungsi sosial media serta untuk menjaga kebinekaan,” saran Amir Mahmud.

Agus Mulyadi, seorang Blogger asal Magelang yang juga nara sumber pada acara tersebut, mengatakan ” untuk “memerangi” konten-konten yang cenderung berdampak negatif, dengan membanjiri konten yang bersifat unik, menghiburvdan menggelitik.

Membuat konten di medsos, menurut dia, tidak harus baik dengan mempergunakan peralatan yang mahal dan profesional. Karena konten jelekpun tetap mempunyai pasar tersendiri sehingga mampu ditonton oleh banyak orang.

Gunakan semua plafom di media sosial, seperti Facebook, Tweeter, tik tok atau youtube karena kita tidak pernah tau plafom yang mana yang banyak disukai orang, kuncinya adalah konsisten.

Rinta

Leave a Reply

  • https://ssg.streamingmurah.com:8048
  • Copyright ©2025 by PT. Radio Unimma. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048
  • Copyright ©2025 by unimmafm. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048/stream
  • Copyright ©2025 by unimmafm All Rights Reserved