Cerita distopia memiliki estetika dan bahasa visual yang khas. Jika Anda memejamkan mata, Anda bisa membayangkan: lampu polisi berkedip biru dan merah di atas genangan air hujan, diterangi neon ungu. Liberated mungkin tidak memiliki warna mencolok seperti Cyberpunk 2077, tetapi suasana opresif yang suram terpancar dengan kuat. Dunia yang digambarkan dalam gradasi abu-abu adalah salah satu kekuatan utama permainan ini. Namun, melewati dunia yang begitu indah ini ternyata memberikan pengalaman yang agak ganjil, meskipun arahan seni yang ditampilkan luar biasa.
Kekuatan Visual yang Mengagumkan
Gaya visual Liberated adalah sebuah mahakarya. Sebagai kisah noir sejati, permainan ini menggunakan palet warna gelap yang dirender dalam skala tinta dengan pencahayaan putih dan biru yang menonjol. Hujan sering hadir, jatuh dengan lembut di latar belakang, menambah kesan muram. Pendekatan gaya komik tidak berhenti di situ. Setiap adegan dimainkan dalam panel-panel, yang kemudian berpindah ke panel berikutnya melalui celah-celah komik. Elemen-elemen seperti gelembung dialog dan perangkat naratif khas komik digunakan secara melimpah, menciptakan pengalaman yang imersif. Pemain juga berkesempatan mengendalikan beberapa karakter dari organisasi di dalam cerita, memberikan sudut pandang yang beragam.
Namun, keindahan visual ini hanya sebagian dari pengalaman. Saat benar-benar bermain, beberapa aspek gameplay justru terasa kurang memuaskan.
Gameplay yang Tidak Konsisten
Permainan dimulai dengan cukup sederhana—berlari dari pengejar tampak seru dan menegangkan. Tetapi ketika pemain diberi senjata, permainan melambat secara drastis. Pertempuran tembak-menembak terasa kaku. Meskipun menembak musuh dengan tepat bisa dilakukan, mengarahkan bidikan sering kali terasa seperti keberuntungan belaka, terutama ketika dihadapkan dengan hujan peluru musuh.
Bagian stealth memberikan alternatif yang lebih tenang. Sembunyi di balik pilar sambil menunggu penjaga lewat terasa memuaskan, apalagi dengan pencahayaan yang menyorot ruang gelap. Namun, elemen stealth ini bisa sangat menghukum, karena kesalahan kecil dapat menyebabkan kematian cepat.
Kontrol juga menjadi kendala, terutama jika bermain di platform seperti Nintendo Switch. Pemetaan tombol pada Joy-Con membuat pengalaman menargetkan dan menembak terasa tidak alami. Sebagai alternatif, permainan menyediakan mode di mana pemain hanya dapat menonton cerita tanpa harus terlibat langsung dengan kontrol, memberikan pengalaman sinematik yang menarik. Namun, ini mungkin tidak memuaskan bagi pemain yang menginginkan gameplay yang lebih interaktif.
Elemen Puzzle dan QTE
Untuk memecah monoton, Liberated menyisipkan teka-teki kecil berupa mini-game peretasan. Pemain harus memutar ubin atau menyusun kode angka dengan waktu yang terbatas. Bagian ini memberikan variasi yang menyenangkan dan berhasil menambah elemen strategis dalam permainan.
Quick Time Events (QTE) juga memainkan peran signifikan dalam beberapa adegan. Pemain harus cepat bereaksi terhadap perkembangan cerita. Pilihan-pilihan ini, meskipun berdampak kecil pada alur cerita, menambah sedikit variasi. Namun, mekanisme QTE terasa seperti warisan dari era game sebelumnya yang mungkin tidak terlalu relevan saat ini.
