Hubungi Kami

Menemukan Sensasi Baru Menyantap Nasi Goreng dengan Kuah Gulai di Medan, Inovasi Berempah yang Menggugah Selera di The People’s Cafe

Jika biasanya nasi goreng disajikan kering dan sederhana, maka inovasi kuliner yang satu ini mungkin akan membuatmu terkejut sekaligus penasaran. Bayangkan sepiring nasi goreng yang sudah kaya bumbu, kemudian disiram dengan kuah gulai gurih nan berempah, menciptakan sensasi rasa yang menggugah sejak suapan pertama. Di Medan, tepatnya di The People’s Cafe, pengunjung bisa mencicipi menu unik bernama Nasi Guyur Tikungan, sajian nasi goreng yang disiram kuah khas gulai tikungan atau gultik, lengkap dengan rempah dan aroma menggoda.

Nasi Goreng Disiram Kuah: Inovasi Cita Rasa yang Tak Biasa

Nasi goreng selama ini identik dengan menu makanan cepat saji yang praktis namun penuh rasa. Mulai dari nasi goreng sederhana dengan bawang putih dan kecap manis, hingga nasi goreng kambing atau seafood yang penuh topping dan aroma kuat. Tapi bagaimana jika nasi goreng yang telah diolah berempah ini, justru dipadukan dengan kuah gulai? Inilah yang membuat Nasi Guyur Tikungan menjadi menu yang sangat mencuri perhatian.

Sajian ini menggabungkan nasi goreng cincang ayam dengan kuah gulai khas gultik yang telah dimodifikasi. Kuahnya memiliki warna kecoklatan, tekstur cair, dan cita rasa rempah yang kuat tapi tetap segar di lidah. Kuah ini disiramkan langsung di atas nasi goreng panas, menciptakan pengalaman makan yang berbeda dari biasanya. Tidak hanya menambah rasa, kuah ini juga memperpanjang kenikmatan santapan karena menjaga suhu makanan tetap hangat lebih lama.

Yang menarik, nasi goreng guyur ini disajikan di atas tungku kecil berbahan bakar kayu, sebuah detail kecil yang memberikan nuansa tradisional dan kehangatan dalam pengalaman bersantap. Menurut pihak pengelola cafe, konsep penyajian ini sengaja dihadirkan agar menu tetap hangat dan aromanya lebih meresap ketika disantap.

Inspirasi dari Nasi Gultik: Kuliner Khas Jakarta yang Diadaptasi ala Medan

Menu Nasi Guyur Tikungan ini tidak lahir tanpa inspirasi. Menurut Nuranti Dwiyana Putri, Marketing Manager The People’s Cafe, ide menu ini datang dari nasi gultik (gulai tikungan)—kuliner khas Jakarta yang biasa dijual di pinggir jalan, terutama di kawasan Blok M. Gultik biasanya disajikan dalam porsi kecil dengan nasi putih, suwiran daging sapi, dan kuah gulai ringan yang gurih.

“Menu ini terinspirasi dari nasi gultik, kuliner ini kan enak. Kita coba sesuatu yang berbeda, kita coba padukan dengan disiram ke nasi goreng yang berempah, ternyata cocok,” ungkap Nuranti.

Hasilnya, lahirlah Nasi Guyur Tikungan, yang meskipun terinspirasi dari gultik, tetap membawa identitas khasnya sendiri. Perpaduan antara nasi goreng yang gurih-pedas-manis dengan kuah gulai yang ringan namun kompleks, membuat menu ini terasa unik, terutama bagi pencinta makanan berkuah yang ingin mencoba sajian baru.

Menyediakan Tingkat Kepedasan: Disesuaikan dengan Selera Lidah Lokal

Satu hal lain yang membuat menu ini fleksibel dan ramah bagi banyak kalangan adalah adanya opsi tingkat kepedasan. Penikmat kuliner bisa memilih seberapa pedas nasi goreng guyur yang mereka inginkan, dari yang ringan hingga super pedas. Hal ini tentu menjadi nilai tambah, mengingat banyak orang Indonesia menyukai makanan pedas.

Kehadiran cabai dalam nasi goreng ini juga memperkaya pengalaman rasa. Pedasnya tidak asal membakar lidah, tetapi menyatu dengan rasa manis dari kecap dan gurih dari ayam serta rempah. Kuah gulai yang disiramkan di atasnya pun menambahkan lapisan rasa baru, seperti kunyit, ketumbar, kapulaga, hingga daun kari yang samar terasa di lidah.

Menu Nasi Goreng Nusantara Lainnya: Jelajahi Beragam Rasa dalam Satu Tempat

Tak hanya Nasi Guyur Tikungan, The People’s Cafe juga menghadirkan berbagai jenis nasi goreng khas nusantara lainnya. Ada lebih dari sepuluh jenis nasi goreng, yang masing-masing memiliki karakter rasa tersendiri. Beberapa yang jadi favorit antara lain:

  • Nasi Goreng Sei Kecombrang: Menggabungkan aroma bunga kecombrang dengan irisan daging asap sei khas Nusa Tenggara Timur. Aromanya harum, rasanya sedikit asam dan segar.

  • Nasi Goreng Teri Medan: Menggunakan teri medan renyah sebagai bahan utama, ditambah sambal cabai rawit yang menggoda selera.

  • Nasi Goreng Lidah: Berisi potongan lidah sapi yang empuk dengan saus gurih beraroma bawang.

  • Nasi Goreng Kambing: Kental dengan rempah khas Timur Tengah, berpadu dengan daging kambing yang empuk dan juicy.

Semua nasi goreng ini dibanderol mulai dari Rp 40 ribuan per porsi, cukup terjangkau untuk sajian dengan rasa yang berkelas dan porsi mengenyangkan.

Kolaborasi dengan Chef Profesional: Menu yang Dikurasi dengan Cermat

Keistimewaan lainnya dari The People’s Cafe adalah proses kreatif di balik pengembangan menunya. Tidak sekadar menciptakan menu baru, mereka juga berkolaborasi dengan para profesional di dunia kuliner. Beberapa menu bahkan merupakan hasil kolaborasi dengan chef dari ajang MasterChef Indonesia, memastikan bahwa setiap sajian memiliki standar rasa dan presentasi yang tinggi.

Kolaborasi ini membuktikan bahwa cafe ini tak hanya berfokus pada inovasi rasa, tetapi juga pada nilai estetika dan keunikan sajian. Hal ini penting untuk menarik minat para pelanggan muda yang senang membagikan pengalaman kuliner mereka di media sosial.

Minuman Pendamping yang Unik: Muscat Grape Cold Brew hingga Kopi Lokal

Tidak lengkap rasanya menikmati sajian nasi goreng tanpa ditemani minuman segar atau kopi yang nikmat. The People’s Cafe juga dikenal memiliki koleksi minuman kopi dari Djournal Coffee, sebuah brand kopi terkenal yang menggunakan biji kopi lokal berkualitas tinggi.

Salah satu menu minuman yang cukup mencuri perhatian adalah Muscat Grape Cold Brew. Minuman ini merupakan cold brew yang diseduh selama beberapa jam dan disajikan dengan tambahan tiga buah anggur muscat, memberikan sensasi rasa buah yang manis dan segar berpadu dengan pahitnya kopi. Cocok untuk penikmat kopi yang mencari sensasi rasa baru di luar espresso atau latte biasa.

Selain itu, tersedia juga aneka kopi lokal dari daerah seperti Sidikalang dan Mandailing, dua kawasan di Sumatera Utara yang terkenal akan biji kopinya yang berkarakter kuat dan aroma tajam. Bagi pecinta kopi sejati, ini adalah tempat yang tepat untuk mengeksplorasi kekayaan rasa kopi Indonesia.

Medan: Kota yang Terus Berinovasi dalam Dunia Kuliner

Kehadiran menu seperti Nasi Guyur Tikungan menunjukkan bahwa Medan tidak hanya kaya akan makanan tradisional seperti Bihun Bebek, Soto Medan, atau Lontong Kak Lin. Kota ini juga mulai menjadi tempat berkembangnya inovasi kuliner yang menggabungkan tradisi dan kreativitas modern, menjadikan Medan sebagai salah satu destinasi gastronomi yang layak dijelajahi lebih dalam.

The People’s Cafe adalah salah satu contoh tempat makan yang berhasil memadukan konsep kekinian dengan cita rasa lokal. Suasananya yang nyaman, menu beragam, dan pendekatan rasa yang tidak biasa membuatnya cocok untuk dijadikan tempat nongkrong, makan malam bersama keluarga, hingga pertemuan santai dengan teman.

Mencicipi Pengalaman Baru Melalui Nasi Guyur Tikungan

Jika kamu adalah pencinta nasi goreng atau penggemar makanan berkuah, maka Nasi Guyur Tikungan di The People’s Cafe Medan bisa jadi pengalaman kuliner yang wajib dicoba. Perpaduan antara nasi goreng berempah dan kuah gulai khas gultik memberikan sensasi baru yang jarang ditemukan di tempat lain.

Dengan harga yang terjangkau, pilihan rasa yang luas, serta didukung dengan minuman kopi lokal berkualitas, tempat ini menawarkan paket lengkap bagi siapa saja yang ingin mengeksplorasi rasa dengan cara yang berbeda. Medan kembali membuktikan diri sebagai kota yang tidak pernah kehabisan ide dalam menyajikan cita rasa lezat dari berbagai penjuru Nusantara, bahkan lewat sepiring nasi goreng yang tak biasa.

unimma

Leave a Reply

  • https://ssg.streamingmurah.com:8048
  • Copyright ©2025 by PT. Radio Unimma. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048
  • Copyright ©2025 by unimmafm. All Rights Reserved
  • http://45.64.97.82:8048/stream
  • Copyright ©2025 by unimmafm All Rights Reserved