(876Unimmafm) Magelang-
Ajang musik pelajar Distoria Band Competition 2026 yang diselenggarakan SMA Negeri 1 Kota Magelang mendapat perhatian khusus dari Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY. Kehadiran SBY dalam pembukaan acara menjadi sorotan sekaligus penyemangat bagi ribuan pelajar yang hadir.
Festival band antarpelajar tingkat SMP dan SMA se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tersebut digelar di GOR Samapta Sanden, Kota Magelang, Sabtu (9/5/2026). Acara berlangsung meriah dengan antusiasme peserta dan penonton yang memadati lokasi sejak pagi.
Dalam sambutannya saat membuka acara, SBY menekankan pentingnya peran seni dan olahraga dalam membangun karakter serta ketahanan masyarakat dan bangsa.
“Kita harus terus menghidupkan seni, termasuk olahraga sebetulnya, karena kesenian itu menghidupkan keteguhan hidup masyarakat dan bangsa,” ujar SBY saat membuka acara.
SBY juga menyampaikan bahwa seni memiliki peran besar dalam menggerakkan banyak aspek kehidupan masyarakat. Ia mengaku memiliki kedekatan pribadi dengan dunia seni, mulai dari musik hingga seni lukis.
“Seni bisa mengoperasikan banyak hal dalam kehidupan. I love art. Saya sendiri menyukai musik, lukis, dan dunia seni,” kata SBY di hadapan peserta dan tamu undangan.
Menurutnya, ruang-ruang kreatif seperti kompetisi musik pelajar perlu terus didukung sebagai wadah ekspresi positif bagi generasi muda. Ia juga menilai Kota Magelang memiliki potensi kreativitas yang kuat di berbagai bidang.
“Magelang ini banyak kreativitasnya, termasuk yang ini kerja sama dengan paguyuban yang saya bentuk yaitu SBY Komunitas,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, SBY turut mengapresiasi penyelenggaraan Distoria Band Competition 2026. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi ruang positif bagi pelajar untuk menyalurkan bakat dan kreativitas di bidang seni.
SBY juga menegaskan bahwa keterlibatannya dalam acara tersebut tidak berkaitan dengan aktivitas politik, melainkan murni sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan budaya dan kreativitas generasi muda.
“Ini bagus. Tidak ada kaitannya dengan politik, ini betul-betul ajang budaya,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, turut mengapresiasi kesuksesan penyelenggaraan festival musik pelajar tersebut. Menurutnya, Distoria Band Competition 2026 menjadi momentum penting karena mendapat perhatian hingga tingkat nasional dengan kehadiran Presiden ke-6 RI.
“Event ini dilihat secara nasional karena dihadiri Presiden ke-6 Republik Indonesia. Ini menjadi wadah bagi anak-anak kita dalam bermusik dan berkarya,” ujar Damar.
Ia menambahkan bahwa seni dan budaya merupakan bagian penting dalam membentuk karakter kepemimpinan generasi muda.
“Menjadi pemimpin pun harus memahami seni dan budaya, karena itu bagian dari membangun kepekaan dan karakter,” tambahnya.
Damar juga mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan acara di Kota Magelang dan berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang sebagai ruang kreativitas pelajar.
Kehadiran SBY disambut meriah oleh para pelajar yang memenuhi arena GOR Samapta Sanden. Selain menjadi ajang kompetisi, Distoria Band Competition 2026 juga diharapkan menjadi ruang pengembangan bakat sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antarpelajar di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
Panitia penyelenggara menyebut festival ini tidak hanya berfokus pada kompetisi musik, tetapi juga mendorong lahirnya energi positif dan kreativitas generasi muda melalui seni pertunjukan.