(876Unimmafm) Magelang-Kota Magelang diperkirakan kembali dipenuhi ribuan pelari dari berbagai daerah di Indonesia melalui gelaran HK 10K yang akan berlangsung pada 9 Agustus 2026. Kota dengan suasana sejuk dan kekayaan bangunan bersejarah ini dinilai semakin menarik sebagai tujuan wisata olahraga atau sport tourism.
Setelah sukses menyelenggarakan HK Fun Run dan mencatat rekor MURI sebagai toko emas penyelenggara fun run dengan jumlah peserta terbanyak, HK Gold kembali menghadirkan ajang lari dengan skala lebih besar. Tahun ini, event tersebut ditingkatkan menjadi HK Run 10K dengan target 10.000 peserta serta mengusung konsep yang memadukan olahraga, gaya hidup (lifestyle), sport tourism, dan hiburan yang lebih meriah.
Kegiatan yang akan dipusatkan di Alun-Alun Kota Magelang pada 7–9 Agustus 2026 ini menjadi langkah baru bagi HK Gold atau Mustika Gold Magelang dalam mendorong budaya hidup sehat sekaligus memperkuat posisi Kota Magelang sebagai salah satu destinasi sport tourism. Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah diharapkan memberi dampak positif terhadap sektor ekonomi lokal, mulai dari tingkat hunian hotel, restoran, hingga pelaku usaha lainnya selama berlangsungnya acara.
Jika sebelumnya sejumlah event lari di Kota Magelang digelar oleh pemerintah daerah, kali ini ajang tersebut diselenggarakan oleh HK Gold melalui event bertajuk HK 10K. Pada penyelenggaraan ketiganya, panitia menargetkan partisipasi hingga 10.000 pelari.
Ketua Panitia HK 10K, Roby EAP, menjelaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini membawa konsep berbeda dibanding dua edisi sebelumnya yang sepenuhnya mengusung fun run. Kini, HK 10K menghadirkan kombinasi fun run dan kategori perlombaan (race) dengan tiga pilihan jarak, yakni 2,5 kilometer, 5 kilometer, dan 10 kilometer.
“Karena menghadirkan kategori race, maka nama event pun kita ubah dari sebelumnya HK Fun Run menjadi HK 10K. Selain untuk gembira, lari kali ini juga untuk prestasi dan meraih hadiah,” ujarnya saat jumpa pers di Toko HK Gold, Sabtu (30/5).
Selain menghadirkan kompetisi, Roby menyebut kegiatan tersebut bertujuan mendorong pola hidup sehat di masyarakat serta menjadi ruang positif bagi komunitas dan pecinta olahraga lari untuk menyalurkan minat, meningkatkan aktivitas fisik, dan mempererat interaksi sosial.
“Tak lupa, juga untuk meningkatkan brand awareness HK sebagai toko emas terkemuka di Magelang. Dengan tujuan itu, kita mengusung semangat Energimu Emasmu yang bermakna setiap langkah begitu bernilai sekaligus berkesempatan mendapat hadiah emas,” katanya.
Tema “Energimu Emasmu” tidak hanya menjadi identitas kegiatan, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai hadiah yang disiapkan panitia. Seluruh peserta berkesempatan memperoleh doorprize, termasuk hadiah utama berupa logam mulia seberat 10 gram yang nilainya diperkirakan mencapai sekitar Rp25 juta.
Pada penyelenggaraan kali ini, panitia menerapkan skema berbeda terkait biaya pendaftaran. Jika dua event sebelumnya digelar tanpa biaya, kategori 2,5K dan 5K tetap dapat diikuti secara gratis, sedangkan kategori 10K dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp200.000 dengan fasilitas berupa jersey, medali, nomor BIB, dan produk sponsor.
“Karena berbayar, maka kita siapkan hadiah uang untuk pelari tercepat 1-5 dan jam tangan khusus podium pertama. Hadiah kita bagi untuk empat kelas, yaitu Open Male, Open Female, Master Male, dan Master Female,” jelasnya.
Selain hadiah untuk para pemenang, peserta juga berpeluang memperoleh berbagai doorprize, termasuk hadiah utama emas murni seberat 10 gram.
“Kami siapkan juga hadiah total Rp 10 juta untuk 10 peserta dengan kostum terunik. Dengan banyak hadiah ini, kami ingin memberikan pelayanan lebih kepada para peserta,” imbuhnya.
Di sisi lain, Penanggung Jawab Kegiatan, John Santosa, menyampaikan bahwa pengalaman penyelenggaraan sebelumnya mendorong panitia untuk meningkatkan kualitas event dengan membuka kategori race 10K guna menarik lebih banyak pelari dari luar daerah, termasuk atlet nasional.
“Untuk menyambut event akbar ini, kami mendesain khusus jerseynya yang berbeda dari dua event sebelumnya. Inspirasi desain dari karya agung bangsa Indonesia, yaitu batik. Seperti batik yang beragam tapi tetap satu Indonesia, maka beragam pelari datang dari seluruh negeri akan bersatu di Kota Magelang,” ungkapnya.